Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

H-1 Tahun Baru 2020, Harga Cabai Naik Hingga Rp50.000 per Kg

H-1 Tahun Baru 2020, Harga Cabai Naik Hingga Rp50.000 per Kg harga cabai merah meroket. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Baru Bekasi terus mengalami peningkatan di penutupan akhir 2019. Peningkatan ini terjadi pada harga cabai yang meroket mencapai Rp50.000 per kilogram (Kg).

Salah satu pedagang sayuran, Ibu Enok, mengungkapkan kenaikan cabai terjadi terutama pada rawit merah. Di mana saat ini, harga jual yang ditawarkan di tempatnya menyentuh Rp50.000 per Kg dari harga normal sebelumnya yakni Rp30.000 per Kg.

"Lagi naik. Tahun baru wajar. Sejak Natal juga sudah naik," katanya saat berbincang dengan merdeka.com, saat ditemui di lokasi, Selasa (31/12).

Kenaikan juga terjadi pada jenis cabai merah keriting yang tembus mencapai Rp40.000 per Kg atau naik Rp10.000 dari harga normal sebelumnya yakni di kisaran Rp30.000 per Kg. Sedangkan untuk cabai rawit hijau tembus mencapai Rp30.000 per Kg.

"Bawang merah juga naik dari Rp25.000 per Kg sekarang Rp40.000 per Kg," sebutnya.

Berbeda dengan Ibu Enok, pedagang sayur lainnya bernama Rohim, justru menjual cabai rawit merah di kisaran Rp40.000 per Kg. Meski diakui ada kenaikan sedikit, namun kenaikan tak separah pada saat sebelum Natal kemarin.

Untuk cabai rawit keriting di tempatnya sendiri saat ini dipatok sebesar Rp35.000 per Kg. Sementara untuk jenis cabai rawit hijau dijual sebesar Rp30.000 per Kg. Sedangkan lainnya, seperti bawang merah dipatok sebesar Rp30.000 per Kg.

Sementara bila melansir Informasi Pangan Jakarta hari ini, untuk rata-rata harga jual pada cabai di pasar tradisional Jakarta rawit merah berada di kisaran Rp47.384 per Kg, untuk cabai merah keriting Rp45.820 per Kg, dan cabai rawit hijau berada di Rp34.230 per Kg.

Harga Daging Sapi Masih Stabil

Harga jual daging sapi di Pasar Baru Bekasi terpantau stabil di akhir tahun. Dari pantauan merdeka.com rata-rata pedagang menjual daging sapi mencapai Rp120.000 per Kg.

Salah satu pedagang, Muhammad Soleh, mengungkapkan untuk harga jual daging sapi saat ini tidak bergerak jauh dari awal bulan bahkan pada saat Natal kemarin. Menurutnya harga ini terbilang normal dan tidak berpengaruh di akhir tahun.

"Belanjanya kita Rp115.000 kita jual Rp120.000 per Kg," katanya saat berbincang dengan merdeka.com.

Kendati begitu, dia mengakui secara tren pada masa-masa pergantian tahun harga daging sapi bisa melonjak tinggi. Namun para pedangan menahan untuk tidak menaikan harga tersebut lantaran menjaga kepercayaan di tingkat konsumen.

"Momentum setiap tahun biasanya udah pasti harga gerak. Dari atasnya begini. Kasian kalau kita nakin rakyat susah gak bisa beli daging," jelas dia.

Tak bereda jauh, pedagang lainnya, Heru menuturkan harga jual daging sapi saat ini memang masih cukup stabil. Kenaikan tertinggi justru tidak terjadi pada saat akhir tahun melainkan pada saat momentum Lebaran.

"Stabil harga. Sama Rp120.000 per Kg daging lokal. Lebaran bisa Rp130.000 - Rp140.000 per Kg. Daging stabil sebetulnya," jelas dia.

Sementara itu, untuk harga daging beku atau daging kerbau impor juga tidak mengalami kenaikan. Rata-rata pedagang mematok harga jual sebesar Rp80.000 per Kg.

Seperti diketahui, berdasarkan Info Pangan Jakarta, rata-rata untuk komoditas daging sapi murni atau semur di pasar tradisional Jakarta hanya dibandrol seharga Rp118.421 per Kg.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP