Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

IMF desak pemerintah segera naikkan harga BBM

IMF desak pemerintah segera naikkan harga BBM Tolak Utang IMF. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Dana Moneter Internasional (IMF) menilai tantangan fiskal Indonesia pada tahun ini akan semakin berat. Nilai tukar rupiah diprediksi bakal tergerus akibat lonjakan inflasi.

Kepala perwakilan IMF untuk Indonesia Ben Bingham menyatakan inflasi akan mencapai 6 persen tahun ini. Faktor pendorongnya adalah kenaikan tarif listrik dan upah buruh.

"Dibanding tahun lalu, di mana inflasi mencapai 4,3 persen, kami percaya tahun ini harga makanan, tarif dasar listrik, dan upah minimum menyumbang kenaikan inflasi mencapai 6 persen," ujar Ben di Hotel Interkontinental, Jakarta, Selasa (19/3).

Peningkatan inflasi, dipercaya melemahkan sentimen terhadap rupiah. Karena itu, IMF menyarankan pemerintah segera meredam potensi negatif dari pelemahan rupiah melalui skema kenaikan bahan bakar subsidi.

Subsidi BBM yang dipercaya bakal menembus Rp 300 triliun tahun ini, kata dia, bisa mengurangi besaran inflasi. "Pemerintah perlu mengambil langkah alternatif, meliputi kebijakan penyesuaian harga bahan bakar bersubsidi," ungkapnya.

Terlepas dari prediksi inflasi yang relatif suram, IMF optimis pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) akan sedikit membaik, menjadi 6,3 persen di akhir tahun nanti. Tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,2 persen.

Untuk menjamin pertumbuhan itu berada di jalur positif, Ben menyarankan pemerintah mengambil langkah dan meningkatkan komitmennya dalam perdagangan bebas dan mempermudah akses bagi investor asing.

"Perlu ada penjaminan baru dari pemerintah untuk meneruskan komitmen terhadap perdagangan bebas dan memperbanyak investasi ke negara ini," ungkapnya. (mdk/arr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP