Pengunjung keluhkan biaya masuk Pameran Waralaba di JCC

Merdeka.com - Asiosiasi Franchise Indonesia (AFI) dan PT Dyandra Promosindo menggelar acara International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2016 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Acara ini menarik minat muda-mudi Tanah Air yang ingin berbisnis.
Meski demikian, acara yang diselenggarakan dari 2-4 September 2016 tidak gratis. Pengunjung dikenakan biaya Rp 50.000. "Acara ini bagus sih cuma sayang, enggak semua orang bisa masuk, harusnya free (gratis), kalau untuk numbuhin enterpeuner itu harusnya free," ungkap pengujung asal Jakarta, Tio Rolis di Jakarta, Minggu (4/9).
Padahal, menurutnya acara-acara ini perlu dibuka secara gratis. Selain bisa menambah inspirasi untuk enterpreuner muda, waralaba yang berada di pameran ini akan lebih banyak pengunjung. "Yang bisa menikmati acara ini hanya orang-orang mampu saja," ungkap Tio.Tio menambahkan, kondisi pengusaha muda di Indonesia masih terbatas modal. Namun, mereka butuh inspirasi terkait peluang usaha sedang hits. Agar tumbuh pengusaha muda di Indonesia.
"Kalau kita datang ke sini kan kita bisa nyari inspirasikan untuk bisnis," ungkap Tio.
Tio sendiri mengaku tertarik dengan waralaba kuliner dan pangan. Hal tersebut dikarenakan omzet yang didapatkan cukup besar. "Saya lebih tertarik usaha kuliner dan pangan, terutama, kalau pangan itu banyak orang butuh. Kalau kuliner itu banyak orang yang datang," katanya.
Dia sebelumnya telah membuka usaha Coffee Shop di Kemang, Jakarta. Namun, ia ingin mengembangkan usahanya dengan membuka usaha baru dan mencari inspirasi ke pameran ini.
Berbeda dengan alasan Tio, ada pengunjung yang tertarik usaha bidang kuliner dikarenakan life style atau gaya hidup. Dia adalah Gitta.
"Ya, acara ini bagus sih, soalnya sekarang lagi gayanya anak muda punya usaha, aku tertarik sih untuk buka coffee shop."
Laporan: Aisyah
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya