Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perbaiki Kesehatan Keuangan Kamu dengan 7 Langkah ini

Perbaiki Kesehatan Keuangan Kamu dengan 7 Langkah ini ilustrasi perencanaan keuangan. © picpedia.org/Nick Youngson

Merdeka.com - Apa yang terjadi dengan keuangan anda di 40 tahun yang akan datang? Sudahkah kamu mengetahui bagaimana akan mengelola keuanganmu di tengah intaian inflasi yang terus merangkak naik?

Penasihat keuangan tersertifikasi, Sharon Epperson melalui ulasannya seperti dilansir dari CNBC, memberi tips bagi kamu yang ingin mengetahui kesehatan keuangan, dengan tujuh langkah.

Adapun ketujuh langkah tersebut antara lain:

1. Hitung Inflasi Keuangan Pribadi

Sharon menyarankan, kamu sudah seharusnya menyadari dampak dari inflasi dan kenaikan harga barang-barang, terhadap alokasi biaya yang kamu miliki.

Kumpulkan semua tagihan dan rekening koran bank selama satu tahun, untuk melihat apa yang telah kamu habiskan. Membeli makanan, membayar cicilan rumah, gas, hiburan, pakaian, pendidikan, dan hal lainnya. Setelah itu hitung inflasi dengan cara sebagai berikut:

Jumlahkan pengeluaran bulanan dengan barang-barang atau jasa yang kamu beli selama satu tahun. Kurangi total pengeluaranmu sejak Juli 2021 hingga Juli 2022. Setelah hasilnya keluar, dibagi dengan pengeluaran Juli 2021.

Hasil dari pembagian itulah yang merupakan besaran inflasi kamu. Kamu harus memilah kembali pengeluaranmu untuk apa saja, apakah bisa dikurangi, ditawar, ataupun diturunkan komposisinya.

2. Kenali Jebakan Gaya Hidup Wah

Menurut Sharon, hindari terlalu sering memesan makanan secara online. Sebab, kebiasaan itu akan menambah pengeluaran kamu dengan adanya biaya ongkos kirim.

Bahkan kebiasaan ini membuat kamu menjadi korban "gaya hidup mewah". Teliti lagi dengan tagihan atau biaya langganan yang kamu habiskan setiap bulan. Apakah pengeluaran langganan itu dapat dikurangi?

3. Pakai Hanya Satu Kartu Kredit

Sharon menganjurkan untuk tidak menggunakan lebih dari 1 kartu kredit. Ini penting agar kamu bisa melacak pengeluaranmu. Bahkan, jika kamu menggunakan e-wallet, pakailah satu saja.

4. Buat Batasan Pengeluaran Kartu Debit

Pada umumnya, setiap bank sudah membuat standar maksimum transaksi pada kartu debit yang dimiliki nasabah. Namun, kamu bisa meminta bank untuk menurunkan batas transaksi. Cara ini dinilai Sharom cukup efektif untuk pengeluaranmu.

5. Sudah Investasi?

Sharon menyarankan agar mendiversifikasi instrumen investasi seperti saham, surat utang, dan uang. Gabungan instrumen investasi dengan jumlah yang tidak terlalu besar atau kecil, dapat dijadikan sebagai dana darurat dalam jangka panjang

Pertimbangkan tempo yang akan kamu investasikan dengan waktu pensiun atau jika ada target lainnya.

6. Pelajari Seluk Beluk Investasi

Jika kamu masih awam dengan investasi, Sharon mengarahkan agar kamu bisa berkonsultasi dengan mentor investasi yang saat ini banyak ditawarkan oleh broker investasi.

Mereka akan membantu kamu memahami tentang investasi secara dasar. Dengan berkonsultasi kamu juga akan mendapatkan penjelasan mengenai apa saja yang akan didapatkan dalam berinvestasi.

7. Berkonsultasi dengan Perencana Keuangan

Seorang perencana keuangan berbeda dengan mentor investasi. Menurut Sharon, dengan berkonsultasi kepada perencana keuangan, kamu dapat terbantu menyusun strategi apa yang akan dilakukan menghadapi kondisi pasar yang dinamis, namun tetap mencapai tujuan keuanganmu.

 

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP