Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Prabowo sebut 99 persen rakyat RI hidup pas-pasan, ini kata Bos BPS

Prabowo sebut 99 persen rakyat RI hidup pas-pasan, ini kata Bos BPS Ilustrasi kemiskinan. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto beberapa waktu lalu menyinggung mengenai angka kemiskinan di Indonesia. Prabowo mengatakan, sekitar 99 persen rakyat Indonesia hidup dalam kategori pas-pasan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto, enggan menanggapi lebih dalam mengenai data yang disampaikan oleh Prabowo. Namun demikian, dia meminta agar semua pihak dalam menyampaikan pernyataan kepada masyarakat harus berdasar pada wujud data sebenarnya.

"Saya prinsipnya kalau ada yang membuat pernyataan pertama kali kalau dia minta pendapat ke saya, saya akan cek dulu, sumber datanya ada enggak, saya harus pegang dulu. Kalau misalnya ada yang bilang dia bikin statement dari BPS atau dari World Bank, atau IMF tapi saya enggak melihat wujudnya saya tidak akan komentar," ujarnya di Kampus STIS, Jakarta, Kamis (25/10).

Kecuk mengatakan, agak susah menanggapi pernyataan dengan kebenaran data yang tidak pasti. "Ketika orang berbicara tentu basisnya harus data dulu. Kalau kita bikin sebuah statement tanpa data agak susah untuk ditanggapi. Yang penting datanya dulu kita lihat bersama, betul enggak interprestasinya seperti itu," jelasnya.

Lebih lanjut, Kecuk menambahkan, di BPS sendiri menghitung kemiskinan menggunakan acuan pengaruh kenaikan harga suatu komoditas seperti beras terhadap daya beli masyarakat. Oleh karena itu, stabilisasi harga beras ini harus dijaga agar tidak memengaruhi kemiskinan.

"Di BPS disebutkan garis kemiskinan yang paling besar pengaruhnya dari beras. Apa message BPS, bahwa beras stabilisasi harganya harus dijaga. Kalau goyang sedikit, pengaruhnya kepada inflasi dan kemiskinan," tandasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP