Lolos peserta Pilwali Surabaya, Rasiyo-Lucy gelar sujud syukur
Pasangan ini optimis bakal menang melawan Risma.
Pasca-mendengar berkasnya dinyatakan memenuhi syarat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Jawa Timur, pasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari bersama timnya, menggelar sujud syukur di Posko Pemenangan, Jalan Flores. Gelar sujud syukur ini, sebagai ungkapan kebahagiaan setelah menjalani masa-masa cemas.
Maklum saja, Rasiyo sudah dua kali mendaftar. Pendaftaran pertama bersama Dhimam Abror pada tanggal 11 Agustus, berkasnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Kemudian pada 8 September, Rasiyo kembali didaftarkan Partai Demokrat dan Partai Amanah Nasional (PAN) bersama Lucy Kurniasari.
"Sejak awal, saya dan tim sudah yakin kalau berkas Ning Lucy, MS. Makanya, saya bersama tim selalu mengecek kekurangannya, seperti berkas bebas pailit dari Pengadilan Tata Niaga, itu semuanya saya cek bersama tim, dan Alhamdulillah hasilnya MS," kata Rasiyo bangga, Kamis sore (24/9).
Rasiyo juga mengungkap keoptimisannya memenangkan Pilwali Surabaya 2015 ini. Sebab, klaim Rasiyo, dia memiliki dukungan yang sangat luar biasa dari masyarakat Surabaya, termasuk dari dua partai pendukungnya.
"Saya sangat yakin. Apalagi, bukan hanya didukung dua partai (Demokrat dan PAN), semua kolega saya, murid-murid saya dulu, juga memberi dukungan," katanya yakin.
Hanya saja, Rasiyo masih enggan membeber strategi pemenangan yang akan dilakukannya bersama tim. "Strategi tentu ada, tapi tidak harus saya beberapa di sini. Target kami adalah menang, saya tidak berbicara soal presentasi, tapi bagaimana bisa menang," tegasnya.
Sementara Ning Lucy, juga mengungkap hal yang sama. "Nanti, paling tidak saya akan melakukan kampanye simpatik. Saya dan tim akan blusukan menyapa warga sebanyak-banyaknya setiap hari," kata mantan anggota Fraksi Demokrat DPR ini.
KPU undi nomor urut
Pada Jumat siang besok, KPU melakukan pengundian nomor urut. Tahapan kampanye dimulai tanggal 27 September hingga 5 Agustus.
Proses pengundian nomor urut sendiri, diprediksi bakal meriah. Sebab, masing-masing Paslon, yaitu Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana dan Rasiyo-Lucy Kurniasari akan diantar oleh ratusan relawan dan tim pemenangan mereka masing-masing.
Informasi ini dibenarkan oleh tim Liaison Officer (LO) kedua pasangan calon. Rencananya, Rasiyo-Lucy akan menumpang mobil Jeep terbuka berwana biru. Maklum, kedua calon ini diusung oleh dua partai biru, yaitu Demokrat dan Partai Amanah Nasional (PAN), jadi tak salah kalau mobil pengiring mereka juga berwarna biru.
Tak hanya itu, beberapa hiburan juga akan mengawal perjalanan mereka menuju Kantor KPU di Jalan Adityawarman, Surabaya. "Insya Allah, besok pasangan jago kami akan diantar tim pemenangan dan sejumlah relawan," terang LO Rasiyo-Lucy, Achmad Zainul Arifin.
Terpisah, tim pemenangan Risma-Whisnu juga mengungkap hal senada. Pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini akan menampilkan kreativitas kemerahan, sebagai simbol kegembiraan atas terselenggaranya Pilwali Surabaya Tahun 2015.
Bahkan, tim Risma-Whisnu mengklaim kalau kreativitas gabungan seluruh timnya, baik internal dan eksternal partai, akan menjadi trend setter kreativitas masa kini. "Kesolidan dukungan juga tak kalah meriah. Besok Risma-Whisnu akan diantar bersama-sama oleh tim menuju KPU untuk tahap pengundian nomor urut," terang Ketua Bapilu PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono.
Politisi yang juga Sekretaris Pemenangan Risma-Whisnu ini juga mengatakan, akan memberi kejutan pada publik Kota Pahlawan, Jumat besok. "Seluruh tim akan long march dari Jalan Kapuas (Posko PDIP Surabaya) menuju Kantor KPU. Kita sederhana saja, hanya diantar 100 orang," katanya tanpa menyebut kejutan apa yang akan disuguhkan timnya.
Sekadar tahu, pasca-pengumuman lolosnya pasangan Rasiyo-Lucy ini, KPU akan menggelar pengundian nomor urut pada Jumat besok di Ruang Graha Swara lantai tiga Gedung KPU Surabaya, Jalan Adityawarman.
Baca juga:
Berkas memenuhi syarat, Rasiyo-Lucy siap lawan Risma-Whisnu
KPU Surabaya gelar sosialisasi, berkas Rasiyo-Lucy diprediksi MS
Risma-Whisnu berdoa jangan ada lagi 'dagelan' politik di Surabaya
Maju Pilwali Surabaya, Risma-Whisnu sudah siapkan slogan kampanye
Dikritik, KPUD bilang Koalisi Majapahit tak berkontribusi di Pilkada
Tak ingin gagal, Lucy serahkan berkas akta notaris ke KPU Surabaya
Ditanya nomor urut, Risma bilang kayak dukun aja
-
Apa itu Pilkada Serentak? Pilkada serentak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2015. Pesta demokrasi ini melibatkan tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.
-
Kapan Pilkada serentak berikutnya di Indonesia? Indonesia juga kembali akan menggelar pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak di tahun 2024. Pilkada 2024 akan dilasanakan ada 27 November 2024 untuk memilih gubernur, wali kota, dan bupati.
-
Apa definisi dari Pilkada Serentak? Pilkada Serentak merujuk pada pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan secara bersamaan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota.
-
Apa yang dimaksud dengan Pilkada? Pilkada adalah proses demokratis di Indonesia yang memungkinkan warga untuk memilih pemimpin lokal mereka, yaitu gubernur, bupati, dan wali kota beserta wakilnya.