Tak Lagi Gondrong, Begini Tampilan Baru Vadel Badjideh Usai Jadi Tersangka dan Mendekam di Bui 5 Hari
Kondisi terkini Vadel Badjideh setelah 5 hari ditahan Polres Jakarta Selatan.

Bintang dan Martin Badjideh kakak dari Vadel Badjideh, mengungkapkan kondisi terakhir adik mereka yang kini ada di balik jeruji besi Polres Metro Jakarta Selatan. Sebagaimana diketahui, Vadel ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur dan aborsi yang dilaporkan Nikita Mirzani.
Sejak ditahan, Vadel sudah berada di Polres Metro Jakarta Selatan selama kurang lebih lima hari. Bintang dan Martin menyatakan kondisi Vadel kini lebih tenang, meskipun penampilannya telah mengalami perubahan yang signifikan.
Vadel Badjideh sebelumnya dikenal dengan rambut keritingnya yang panjang. Namun, setelah menjadi tersangka dan menjalani penahanan, ia terpaksa harus merelakan rambut gondrongnya dipotong hingga plontos atau botak.
"Baru datang nih kondisinya sudah botak dia. Ya sudah dek, kalau botak kan numbuh lagi nanti, tenang saja. Pas baru masuk tanggal 13, eh apa 14 paginya, sudah langsung dibotakin," ungkap Bintang Badjideh saat berbicara di Polres Metro Jakarta Selatan, pada Selasa (18/2).
Terlihat Jadi Bulat

Perubahan penampilan Vadel membuat kedua kakaknya terkejut. Menurut Martin, wajah Vadel kini tampak lebih bulat setelah rambutnya dipangkas habis-habisan.
Martin dan Bintang pun tidak bisa menahan tawa melihat penampilan Vadel yang baru.
"Lebih ini lah dia, lebih bulat mukanya," ungkap Martin sambil tertawa.
Bintang mengamati Vadel tampak lebih segar. Dia juga mencatat adanya perubahan dalam sikap adiknya yang kini terlihat lebih tenang.
“Lebih fresh juga. Kelihatan perbedaannya, lebih kalem,” imbuh Bintang.
Mulai Betah

Martin dan Bintang mengamati kondisi Vadel kini mengalami perbaikan yang signifikan, terlepas dari penampilan terbarunya. Mereka menyatakan Vadel sudah mampu beradaptasi dengan baik bersama teman-teman di selnya.
"Sudah menyesuaikanlah, sudah ada teman di sana dan baik-baik semua. Satu sel ada 6 orang," kata Martin.