10 Jenis Pakaian dan Kain yang Tidak Boleh Dicuci Secara Bersamaan
Mencuci pakaian harus dilakukan dengan hati-hati, simak 10 jenis pakaian yang tidak boleh dicuci bersamaan agar tidak merusak kualitas kain.

Mencuci pakaian adalah salah satu kegiatan rutin yang tak terhindarkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua jenis pakaian dapat dicuci bersamaan? Mencuci pakaian secara sembarangan dapat menyebabkan kerusakan pada kain, perubahan warna, atau bahkan mengurangi umur pakaian. Dalam artikel ini, kita akan membahas sepuluh jenis pakaian yang sebaiknya tidak dicuci bersamaan untuk menjaga kualitas dan keawetan pakaian Anda.
Salah satu prinsip dasar dalam mencuci adalah memisahkan pakaian berdasarkan jenis dan bahan. Misalnya, mencuci pakaian berwarna gelap dan terang secara bersamaan dapat menyebabkan luntur. Namun, warna bukanlah satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Dilansir dari Real Simple, berikut adalah sepuluh kombinasi pakaian yang sebaiknya dihindari saat mencuci.
1. Handuk dan Kain Halus
Handuk katun dan kain halus seperti bra atau sweater tidak boleh dicuci bersamaan. Alicia Sokolowski, Presiden dan CEO AspenClean, menjelaskan bahwa handuk dapat merusak kain halus dengan meregangkan atau menyebabkan keausan karena beratnya. Selain itu, kait pada bra dapat menarik serat kain handuk, yang dapat merusak kedua jenis pakaian tersebut.
2. Handuk dan Pakaian Olahraga
Mencuci handuk bersama pakaian olahraga tampaknya praktis, namun ini dapat memperpendek umur pakaian olahraga Anda. Handuk menyerap kelembapan dari pakaian olahraga, yang dapat mempengaruhi kinerja dan sifat penyerapannya. Sebaiknya, cuci pakaian olahraga dengan air dingin dan siklus lembut, lalu gantung untuk mengeringkannya.
3. Jeans dan Pakaian Delikat
Jeans yang berat dapat menyebabkan gesekan yang merusak pakaian berbahan halus. Oleh karena itu, sebaiknya cuci jeans secara terpisah atau bersamaan dengan pakaian yang memiliki berat serupa. Untuk menjaga jeans tetap dalam kondisi baik, cuci sesedikit mungkin.
4. Seprai dan Pakaian
Mencuci seprai raksasa dan sarung bantal bersama pakaian tidak dianjurkan. Seprai yang besar dapat menyebabkan pakaian terjerat dan mengganggu proses pencucian dan pengeringan. Sebaiknya, cuci seprai dan pakaian secara terpisah untuk hasil yang lebih baik.

5. Seprai dan Kaos Kaki
Jika Anda ingin tahu ke mana hilangnya kaos kaki, kemungkinan besar ia terjebak di dalam seprai. Mencampur seprai dan kaos kaki adalah ide buruk karena kaos kaki lebih mudah hilang saat dicuci dengan seprai besar. Oleh karena itu, pisahkan kedua jenis ini saat mencuci.
6. Selimut dan Pakaian
Selimut yang berat dapat membebani mesin cuci, sehingga menyebabkan pencucian dan pengeringan yang tidak merata. Sebaiknya, cuci selimut secara terpisah untuk memastikan keduanya dicuci secara menyeluruh.
7. Pakaian dengan Resleting dan Pakaian Halus
Mencuci pakaian dengan resleting bersama pakaian delikat dapat merusak keduanya. Pastikan untuk menutup resleting dan menempatkan pakaian delikat dalam kantong jala untuk melindunginya saat dicuci.
8. Pakaian dengan Tali Serut
Pakaian dengan tali serut sebaiknya tidak dicuci bersamaan karena risiko terjerat yang tinggi. Meskipun Anda mengikat tali serut, kemungkinan besar tali tersebut akan terlepas selama siklus pengeringan, sehingga sangat berisiko.

9. Velcro dan Pakaian Katun
Pakaian dengan Velcro tidak boleh dicuci bersama pakaian katun. Bagian pengait pada Velcro dapat terisi dengan serat katun, yang sangat sulit dihilangkan. Oleh karena itu, pisahkan pakaian ini saat mencuci.
10. Pakaian Kotor Berat dan Pakaian Reguler
Pakaian yang sangat kotor, seperti yang terkena lumpur saat berkebun, sebaiknya dicuci terpisah. Pakaian yang sangat kotor dapat mentransfer kotoran dan noda ke pakaian lain, membuatnya lebih kotor atau bahkan bernoda permanen.
Tips Tambahan untuk Mencuci Pakaian
Selain memisahkan jenis pakaian, ada beberapa tips tambahan yang perlu diperhatikan saat mencuci:
- Perhatikan kapasitas mesin cuci: Jangan memuat mesin cuci terlalu penuh agar proses pencucian maksimal.
- Pisahkan pakaian berdasarkan tingkat kekotoran: Cuci pakaian yang sangat kotor secara terpisah dari yang kurang kotor.
- Perhatikan jenis noda: Hapus noda membandel sebelum mencuci untuk hasil yang lebih baik.
- Hindari baking soda pada kain halus: Baking soda bersifat abrasif dan dapat merusak kain halus seperti sutra dan wol.
Mencuci pakaian bukan hanya tentang mencampurkan semua barang ke dalam mesin cuci. Memahami jenis kain, warna, dan petunjuk perawatan pada label pakaian sangat penting untuk mencegah kerusakan. Jika ragu, lebih baik mencuci pakaian secara terpisah untuk menjaga kualitas dan keawetan pakaian Anda. Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat memastikan hasil cucian yang optimal dan memperpanjang umur pakaian kesayangan Anda.