Saksikan Pelantikan di Istana, Ketua DPRD Jakarta Ungkap Usai Dilantik Pramono-Rano Langsung Sertijab di Balai Kota
Kehadiran Khoirudin untuk menyaksikan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno, Kamis (20/2).

Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khoirudin hadir ke Istana Kepresidenan, Jakarta. Kehadiran Khoirudin untuk menyaksikan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno, Kamis (20/2).
"Hari ini saya terundang untuk menyaksikan pelantikan Gubernur Jakarta, Mas Pram dan Bang Doel," kata Khoirudin, saat diwawancarai di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2).
Pramono-Rano Langsung Sertijab di Balai Kota
Dia mengatakan setelah pelantikan akan dilaksanakan serah terima jabatan dan sidang paripurna di Balai Kota Jakarta.
"Setelah itu langsung sertijab di balai kota dan kita sambung sidang paripurna pengucapan pidato gubernur terpilih," ujar dia.
Lebih lanjut, Khoirudin mengatakan, suasana akan berbeda dan lebih meriah dalam penyambutan Pramono-Doel.
"Tentu dengan suasana berbeda lebih meriah. Kita siapkan penyambutan khusus untuk gubernur baru. Yang berbeda suasananya, ada karpet merah, ada panitia khusus, ada petasan, manusia petasan adat betawi," imbuh Khoirudin.
Pelantikan 961 Kepala Daerah Terpilih di Istana
Sebanyak 961 kepala daerah, terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota dan 85 wakil wali kota dilantik dalam satu rangkaian prosesi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2). Di antara kepala daerah terpilih dilantik itu adalah Pramono Anung dan Rano Karno.
Upacara pelantikan dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto yang akan mengambil sumpah jabatan para kepala daerah terpilih.
Pelantikan kepala daerah secara serentak disebut menjadi momen bersejarah yang menandai komitmen kuat pemerintah dalam menciptakan pemerintahan daerah yang lebih efektif, efisien, transparan dan berorientasi pada pelayanan publik.
Setelah dilantik, para kepala daerah akan menjalani retret atau pembekalan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, selama 21-28 Februari 2025.