Menikmati Sego Empal Bu Warno, Kuliner Legendaris Sejak 1970-an yang Tetap Populer Berkat Adanya Sentuhan Digital
Penggunaan QRIS BRI tidak hanya menguntungkan pelanggan, tetapi juga pemilik usaha. Salah satu manfaat utamanya adalah sistem keuangan jadi lebih tertata.

Bagi pencinta kuliner khas Jogja, Sego Empal Bu Warno adalah nama yang sudah tidak asing lagi. Warung makan ini telah eksis sejak tahun 1970-an dan menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan maupun warga lokal yang ingin mencicipi empal daging sapi dengan cita rasa khas.
Widya Lestari Wiboworini (50) selaku istri dari cucu Bu Warno, Pungky Susilo (51) mengatakan bahwa warung ini awalnya hanya menjual empal sebagai lauk yang bisa dibawa pulang. Namun, sejak generasi berikutnya mengambil alih, berbagai inovasi dilakukan, termasuk menghadirkan menu tambahan serta menyediakan tempat makan. Hal ini membuat Sego Empal Bu Warno semakin diminati dan terus berkembang hingga kini.
“Dulu awalnya si mbah hanya menjual empal saja, lalu dibawa pulang. Setelah kami teruskan usaha ini, kami menambahkan menu makan di tempat, menu sayur, tahu tempe, dan lainnya,” cerita Widya kepada merdeka.com ketika ditemui di Warung Sego Empal Bu Warno Katamso, Selasa (18/3/2025).
Daging Pilihan dan Proses Pengolahan yang Menjadi Kunci Kelezatan

Salah satu alasan Sego Empal Bu Warno tetap digemari karena kualitas daging sapi yang digunakan. Warung ini hanya memakai bagian pangkal betis dan paha sapi, karena kedua bagian tersebut dianggap paling cocok untuk diolah menjadi empal yang lembut dan kaya rasa.
Pemilihan daging yang tepat sangat berpengaruh terhadap tekstur empal yang dihasilkan. Proses pengolahannya pun dilakukan dengan hati-hati, dimulai dari perebusan daging hingga pemberian bumbu rempah yang meresap sempurna.
Saat disajikan, empal ini disandingkan dengan sambal korek khas, lalapan segar, serta tambahan sayur lodeh atau sop. Perpaduan ini menciptakan cita rasa yang menggugah selera, membuat pengunjung selalu ingin kembali menikmati hidangan ini.
Inovasi Menu dan Perluasan Cabang

Seiring berkembangnya usaha, Sego Empal Bu Warno tidak hanya mempertahankan kualitas rasa, tetapi juga melakukan inovasi dengan menambah variasi menu. Saat ini, pelanggan dapat memilih berbagai hidangan seperti Sego Terik, Sego Sop Lidah, Sego Sop Koyor, Sego Sop Babat, dan Sego Sop Paru.
Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, mulai dari Rp26.000 per porsi. Dengan harga tersebut, pelanggan sudah bisa menikmati nasi hangat dengan empal sapi yang lembut, lengkap dengan lalapan dan sambal korek khas warung ini.
Tak hanya itu, untuk memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat, Sego Empal Bu Warno kini memiliki beberapa cabang di Jogja, antara lain di Pasar Beringharjo, Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Krasak Timur Kotabaru.
“Hingga saat ini, kami sudah memiliki beberapa cabang, mulai di Kotabaru, Beringharjo, dan Katamso,” kata Widya.
Mengikuti Tren Digital: Gunakan Pembayaran QRIS Bank BRI untuk Kemudahan Transaksi

Di tengah perubahan kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi, Sego Empal Bu Warno juga beradaptasi dengan menyediakan metode pembayaran digital menggunakan QRIS dari Bank BRI. Inovasi ini mulai diterapkan sejak tahun 2023, menggantikan sistem pembayaran tunai yang sebelumnya lebih umum digunakan.
Saat ini, sebagian besar pelanggan, terutama generasi muda, lebih memilih menggunakan QRIS dari Bank BRI karena kemudahannya. Dengan hanya memindai kode QR, transaksi bisa dilakukan tanpa perlu membawa uang tunai.
“Kalau dulu sistemnya pembayaran tunai, kalau sekarang orang lebih senang menggunakan QRIS. Prosesnya juga mudah, tinggal scan, dan saya bisa langsung cek melalui aplikasi BRImo,” kata Widya.
Penggunaan QRIS dari Bank BRI tidak hanya memberikan kemudahan bagi pelanggan, tetapi juga bagi pemilik usaha karena transaksi langsung tersimpan di rekening bank. Hal ini juga mempermudah pengelolaan keuangan warung, mengurangi risiko kehilangan uang tunai, dan membuat pencatatan transaksi lebih transparan.
Respons Pelanggan terhadap Pembayaran Digital

Sejak menerapkan QRIS, Sego Empal Bu Warno melihat perubahan signifikan dalam kebiasaan pembayaran pelanggan. Sebagian besar dari mereka, terutama yang berusia 40 tahun ke bawah, lebih memilih transaksi digital karena kepraktisannya.
“Kini, hampir semua pelanggan kami sudah terbiasa dengan QRIS. Bahkan, ada yang langsung bertanya kalau QRIS-nya tidak terlihat,” cerita Widya.
Selain pelanggan muda, banyak wisatawan yang juga merasa terbantu dengan adanya metode pembayaran digital ini. Wisatawan luar kota yang tidak membawa uang tunai dalam jumlah besar kini tetap bisa menikmati Sego Empal Bu Warno tanpa khawatir soal pembayaran.
“Sering kali pelanggan dari luar Jogja bingung karena tidak membawa uang tunai. Dengan adanya QRIS, mereka jadi lebih mudah bertransaksi,” tambahnya.
Keuntungan QRIS BRI bagi Pemilik Usaha

Bagi Sego Empal Bu Warno, penggunaan QRIS BRI tidak hanya menguntungkan pelanggan, tetapi juga pemilik usaha. Salah satu manfaat utama adalah sistem keuangan yang lebih tertata karena uang yang masuk langsung tersimpan di rekening bank, sehingga tidak perlu repot menyimpan dan menarik uang tunai setiap hari.
“Keuntungan pakai QRIS ini, saya tidak perlu narik uang tunai terus-menerus. Uangnya langsung masuk ke rekening dan bisa ditabung di BRI,” jelas Widya.
Selain itu, pembayaran digital juga mengurangi risiko kehilangan uang tunai, baik akibat kesalahan penghitungan, pencurian, atau keteledoran. Dengan transaksi yang tercatat otomatis di sistem, pemilik warung bisa lebih mudah dalam melakukan pencatatan keuangan tanpa perlu repot menghitung uang secara manual.
Keberadaan Sego Empal Bu Warno selama hampir lima dekade menunjukkan bahwa kuliner ini memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Pelanggannya pun datang dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, wisatawan, hingga pelanggan lama yang sudah mengenal warung ini sejak kecil dan semakin mudah melakukan pembayaran melalui QRIS Bank BRI.
Dengan kombinasi rasa autentik, inovasi menu, serta kemudahan dalam transaksi, Sego Empal Bu Warno terus bertahan sebagai salah satu ikon kuliner legendaris Jogja yang layak dicoba.
Sego Empal Bu Warno Pengguna Aktif QRIS BRI dengan Sales Volume Tinggi

Sejak 2023, Sego Empal Bu Warno mulai menggunakan QRIS BRI sebagai metode pembayaran non-tunai untuk melayani pelanggan. Inisiatif ini muncul setelah pihak BRI menawarkan sistem pembayaran digital kepada warung tersebut, dan pemiliknya langsung menerima dengan antusias.
Kepala BRI Unit Beringharjo, Utari Dewanti Marsudi menambahkan alasan memilih Sego Empal Bu Warno untuk menggunakan QRIS karena kuliner ini termasuk legendaris. Sebelum membuka cabang, pertama kali kuliner ini ada di Pasar Beringharjo. Dengan begitu, BRI Beringharjo ingin membantu menaikkan sales volume Sego Empal Bu Warno dengan mengajak untuk menggunakan QRIS BRI pada sistem pembayarannya.
“Jadi proses pengenalan QRIS di Pasar Beringharjo ini bertahap. Warung Sego Empal Bu Warno ketika kami ajak menggunakan QRIS BRI dan langsung mau,” kata Utari kepada merdeka.com ketika ditemui di Kantor BRI Unit Beringharjo pada Kamis (20/3/2025).
Sales volume Sego Empal Bu Warno mengalami peningkatan yang cukup signifikan sejak menggunakan QRIS. Dalam beberapa tahun terakhir, transaksi yang menggunakan metode pembayaran digital terus bertambah, dan warung ini tercatat sebagai salah satu pengguna QRIS aktif dengan frekuensi transaksi yang tinggi.
“Sales volume dari Sego Empal Bu Warno sendiri mencapai Rp13 juta setiap bulannya,” kata Utari.
Hal ini menunjukkan bahwa pelanggan semakin terbiasa dengan sistem pembayaran non-tunai, yang lebih cepat dan praktis dibandingkan dengan uang tunai.
Keberhasilan Sego Empal Bu Warno dalam mengimplementasikan QRIS menjadi bukti bahwa digitalisasi bukan hanya milik usaha besar, tetapi juga bisa diterapkan oleh warung-warung tradisional.
Dengan memanfaatkan teknologi pembayaran digital, bisnis kuliner legendaris ini mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan yang semakin ketat.
Gunakan Aplikasi BRImerchant, Solusi Transaksi Digital Aman dan Transparan

Salah satu modus yang sering terjadi pada pembayaran digital ketika pelanggan mengaku telah melakukan pembayaran menggunakan QRIS, padahal dana belum benar-benar masuk ke rekening pemilik usaha.
Untuk mengatasi masalah ini, aplikasi BRImerchant hadir sebagai solusi yang dapat langsung mendeteksi transaksi secara valid. Setiap transaksi yang berhasil akan langsung terdeteksi dan muncul dalam notifikasi, sehingga karyawan dapat memastikan keabsahan pembayaran sebelum memberikan barang atau jasa kepada pelanggan.
Selain fungsi keamanan, aplikasi ini juga memberikan kemudahan dalam rekap transaksi. Setiap pembayaran yang masuk akan otomatis tercatat dalam sistem, baik secara harian, mingguan, maupun bulanan.
Hal ini membantu pemilik usaha dalam melakukan pembukuan dan memonitor arus kas secara real-time tanpa perlu bergantung pada pencatatan manual yang rentan kesalahan.
Dengan demikian, pemilik usaha tetap bisa memantau setiap transaksi yang terjadi, sementara karyawan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efisien tanpa harus bergantung pada pemilik usaha dalam setiap transaksi yang terjadi.
“Salah satu keunggulan lainnya adalah pemilik usaha tetap memiliki kendali penuh atas rekening bisnisnya, meskipun notifikasi transaksi dapat diakses oleh karyawan,” kata Utari menjelaskan.
Bagi pelaku usaha yang ingin menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran, mereka dapat langsung mengunjungi unit BRI terdekat atau mengunduh aplikasi BRImerchant untuk melakukan registrasi.
Dengan sistem yang mudah digunakan serta fitur yang lengkap, BRImerchant menjadi solusi ideal bagi para pedagang dalam mengelola transaksi digital dengan aman, efisien, dan transparan.