Viral karena Harganya Murah, Warga Cilacap Rela Antre Berdesakan dari Habis Subuh demi Bakso Pentol
Mereka bahkan saling dorong dan berdesakan agar bisa mendapatkan bakso pentol.

Mereka bahkan saling dorong dan berdesakan agar bisa mendapatkan bakso pentol.

Viral Karena Harga Murah, Warga Cilacap Rela Antre Berdesakan dari Habis Subuh demi Bakso Pentol
Di Cilacap, Jawa Tengah, ada sebuah warung bakso pentol yang menjadi incaran warga. Mereka bahkan sampai rela mengantre sejak pagi buta demi bisa mendapatkan bakso pentol yang sempat viral itu. Harganya yang murah, yaitu hanya Rp10 ribu, membuat warung itu semakin ramai.

Mereka bahkan saling dorong dan berdesakan agar bisa mendapatkan bakso pentol. Dalam beberapa hari terakhir, pentol bakso di Desa Mergawati, Kroya, Kabupaten Cilacap itu sedang viral-viralnya.

Tak jelas apa yang membuat warga rela mengantre untuk mendapatkan bakso pentol itu. Kemungkinan karena harganya yang murah, tapi isinya banyak dan melimpah.
“Saya penasaran sama rasanya. Selain itu kok harganya murah banget. Yang di video itu kan kelihatannya menarik. Ya sudah, jadi bikin penasaran. Tapi sebenarnya bukan karena harga, lebih karena penasaran,” kata Tunjiah, salah seorang pembeli bakso pentol, dikutip dari YouTube Liputan6 pada Senin (27/5).
Sama halnya dengan Tunjiah, Siska, pembeli lainnya mengaku penasaran dengan viralnya bakso tersebut. Apalagi banyak orang yang beli bakso itu.
“Pas beli rasanya lumayan lah. Dengan harga segitu rasanya juga enak. Pokoknya worth it lah,” kata Siska.
Ia mengaku sudah datang dua kali. Namun saat pertama kali datang ke sana, ia belum beruntung bisa mendapatkan bakso viral itu.
Ada berbagai jenis bakso yang dijual di warung itu mulai dari bakso kerikil, bakso telur, dan bakso tetelan. Ramainya warung bakso itu membawa berkah bagi pemiliknya.
Bahkan ia mengaku harus menambah porsi daging untuk menambah produksi baksonya. Dalam sehari, pemilik warung bakso itu bisa memperoleh keuntungan hingga Rp5-6 juta.
“Setelah viral di medsos, banyak orang penasaran. Seperti apa sih baksonya. Alhamdulillah dari yang tadinya menghabiskan enam kilogram daging lembu bisa jadi 30 kilogram,” kata Jaswanto, pemilik warung bakso pentol.
