Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Penyakit Ambeien, Ketahui Gejala dan Cara Mengobatinya

Mengenal Penyakit Ambeien, Ketahui Gejala dan Cara Mengobatinya Ilustrasi Ambeien. ©Pixabay

Merdeka.com - Menderita penyakit ambeien atau wasir tentu merupakan suatu pengalaman yang tidak mengenakkan. Penyakit ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan untuk duduk saja Anda pasti mengalami kesulitan.

Penyakit ambeien atau wasir, dalam dalah istilah kedokteran disebut piles, merupakan penyakit pada bantalan haemorrhoid yang membengkak. Bantalan ini bergerak dari lokasi normalnya berada, dapat ditemukan diluar anus atau yang disebut dengan hemorrhoid eksternal dan di dalam anus yang tidak dapat dilihat, disebut dengan hemorrhoid internal.

Kondisi bantalan haemorrhoid yang membengkak inilah yang kemudian disebut dengan penyakit ambeien atau wasir, mengutip dari Majalah Farmasetika Universitas Padjajaran. Kondisi tekanan yang menimbulkan bantalan haemorrhoid meradang di antaranya adalah konstipasi (sulit buang air besar) yang disebabkan oleh kurangnya konsumsi serat, kurang minum air mineral, terlalu kuat mengejan, dan terlalu lama berjongkok di toilet.

Pengobatan wasir dapat dilakukan dengan pereda nyeri, dan perawatan sederhana di rumah saat wasir baru terjadi. Jika wasir 1 minggu tidak mereda setelah pengobatan sederhana di rumah, dan jika terjadi pendarahan hebat, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter.

Berikut penjelasan selengkapnya mengenai penyakit ambeien beserta penyebab dan cara mengobatinya yang perlu diketahui.

Penyebab Penyakit Ambeien

Ambeien adalah pelebaran vena di dalam pleksus hemorroidalis yang tidak merupakan keadaan patologik. Hemorrhoid, penyakit ambeien, atau wasir dapat dialami oleh siapapun. Sayangnya, seringkali para penderitanya merasa malu atau dianggap tidak penting. Jadi, banyak orang kurang memerhatikan gangguan kesehatan ini. Secara anatomi penyakit ambeien adalah perubahan fisiologis, bukan sebuah penyakit, mengutip dari bulelengkab.go.id.

Penyakit ambeien atau wasir terjadi karena disebabkan oleh pelebaran pleksus haemorroidalis di anus. Pelebaran ini timbul akibat peningkatan tekanan pembuluh darah vena saat mengedan keras (konstipasi) atau perubahan haemodinamik yang kronis (selama proses kehamilan). Pembesaran pleksus biasa ditemukan pada posisi jam-jam tertentu pada pemeriksaan fisik (colok dubur).

Selain itu, penyebab ambeien atau wasir bisa terjadi karena faktor predisposisi lainnya seperti:

  • Pola diet yang rendah serat (kurang makan buah dan sayur).
  • Menderita diare kronis (diare lama yang tidak kunjung sembuh).
  • Penekanan aliran balik darah vena, seperti pada kanker rektum dan peradangan di sekitar anus.
  • Adanya peningkatan tekanan intra-abdoment (pada wanita hamil).
  • Faktor keturunan yang menyebabkan dinding pembuluh darah sekitar anus tipis dan lemah.
  • Jarang berolahraga.
  • Faktor usia yang lanjut dapat juga menyebabkan degenerasi (penurunan fungsi) dari otot sfingter anus, sehingga menjadi tipis dan atonis.
  • Aktivitas fisik pasif seperti duduk dan berdiri yang terlalu lama.
  • Sering mengangkat beban yang berat.
  • Berhubungan seks anal: Ini dapat menyebabkan ambeien baru atau memperburuk ambeien yang sudah ada
  • Jenis dan Tingkat Keparahan Penyait Ambeien

    Secara umum, diketahui terdapat dua jenis ambeien yaitu Ambeien Internal dan Ambeien Eksternal. Berikut penjelasan dari masing-masing jenis ambeien tersebut:

    1. Ambeien Internal

    Ambeien internal adalah pembengkakan yang terjadi dalam rektum sehingga tidak bisa dilihat atau diraba. Pembengkakan jenis ini tidak menimbulkan rasa sakit karena hanya ada sedikit syaraf di daerah rektum.

    Tanda yang dapat diketahui adalah pendarahan saat buang air besar. Kondisi ini dapat menjadi lebih kompleks apabila ambeien membesar dan keluar ke bibir anus yang menyebabkan kesakitan, sehingga perlu penangganan yang lebih lanjut oleh dokter.

    2. Ambeien Eksternal

    Ambeien eksternal adalah ambeien yang terjadi pada anus dan biasanya menimbulkan rasa sakit, perih dan terkadang gatal di sekitar dubur. Ambeien ini dapat terdorong keluar oleh feses dan persisten, namun dapat pula masuk kembali dengan bantuan dorongan dari jari.

    Untuk tingkat keparahan penyakit ambeien, terdapat 4 stage yang perlu diketahui, yaitu:

  • Stage 1: BAB berdarah/ disertai tetesan darah merah segar saat BAB. Biasanya pembengkakan/ benjolan terjadi di dalam (internal hemorrhoid).
  • Stage 2: Terdapat benjolan yang keluar tiap BAB namun bisa masuk sendiri setiap berhenti meneran tanpa perlu tindakan khusus.
  • Stage 3: Benjolan akan keluar saat mengejan dan harus dilakukan pemasukkan benjolan dengan bantuan dorongan dari luar karena benjolan tidak bisa masuk secara otomatis.
  • Stage 4: Terdapat benjolan keluar, nyeri luar biasa, terjadi pendarahan serta tidak bisa didorong kembali. Membutuhkan tindakan operatif. 
  • Stage 1-2 dapat dilakukan pengobatan dirumah, pengobatan dengan obat resep dokter, maupun tindakan seperti koagulasi dengan infra-merah ataupun tindakan ligasi. Namun untuk stage 3-4 direkomendasikan untuk dilakukan tindakan operasi (Lohsiriwat, 2012).

    Cara Mengobati Penyakit Ambeien ala Rumahan

    Pengobatan penyakit ambeien dapat dilakukan dengan pereda nyeri dan perawatan sederhana di rumah saat ambeien baru saja terjadi. Jika ambeien dala 1 minggu tidak mereda setelah pengobatan sederhana di rumah dan jika terjadi pendarahan hebat, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter.

    Beberapa cara pengobatan di rumah yang dapat Anda lakukan adalah:

  • Duduk dengan bantalan lembut/lunak Penggunaan bantalan duduk yang lembut akan mencegah bertambah parahnya pembengkakan yang ada, dan mencegah timbulnya pembengkakan yang baru.
  • Meredakan nyeri dengan perendaman menggunakan air hangat. Bath sitz adalah suatu tempat yang dapat menampung air hangat untuk dubur dan pinggul (nama berasal dari bahasa Jerman “sitzen,” yang berarti “duduk”). Perendaman ini dapat meredakan gatal, iritasi, dan kejang otot sfingter. Bath sitz ini seperti bak plastik kecil yang muat di atas dudukan toilet, atau Anda bisa duduk di bak mandi (bath tub) dengan air hangat dengan ketinggian beberapa inci. Kebanyakan ahli merekomendasikan berendam dalam bath sitz 20 menit setelah setiap timbul ketidaknyamanan pada usus dan anus dan dua atau tiga kali sehari sebagai tambahan. Hati-hati saat menepuk area dubur sesudahnya; jangan menggosok atau menyeka keras. Anda juga dapat menggunakan pengering rambut untuk mengeringkan area tersebut.
  • Cara Mengobati Penyakit Ambeien dengan Obat-obatan

    Selain pengobatan sederhana ala rumahan tersebut, Anda juga bisa mengonsumsi beberapa obat-obatan dan mencoba bahan-bahan alami untuk mengobati penyakit ambeien, seperti:

    1. Obat Hemorrhoid

    Obat bebas OTC (over the counter) yang dapat Anda beli tanpa resep dokter. Jika Anda pergi ke apotek untuk membeli obat wasir, maka obat yang akan banyak Anda temui adalah obat dengan kandungan herbal karena akhir-akhir ini pengobatan wasir telah bergeser ke pengobatan yang aman.

    Obat minum dengan kandungan utama Graptophyllum pictum atau daun ungu merupakan jenis yang umum ditemui di apotek, Graptophyllum pictum atau daun ungu merupakan jenis yang umum ditemui di apotek, terkenal sebagai khasiatnya dalam menyembuhkan luka dan meredakan pembengkakan (Anti-inflamasi). Daun ungu ini biasanya diformulasikan dengan kandungan tambahan Sophora japonica yang memiliki khasiat mengurangi gejala-gejala wasir.

    Salep dengan kandungan kombinasi witchazel, horse-chestnut, dan Centella asiatica juga diremonedasikan. Kandungan-kandungan obat wasir di bawah ini merupakaan kandungan salep yang bisa Anda dapatkan tanpa resep dokter, dan tergolong aman untuk mengobati wasir Anda. Jangan khawatir mendengar nama kandungannya yang asing dan terkesan langka, karena obat-obat dapat ditemukan dengan mudah di apotek-apotek di Indonesia.

  • Witchazel (Hamamelis virginiana), tanaman yang berasal dari Amerika Utara ini memiliki sejarah panjang untuk pengobatan wasir. Ekstrak witchhazel mengandung minyak atsiri, flavonoid dan tanin berkhasiat sebagai astringent (mengerutkan pembengkakan jaringan), anti-inflamasi dan efek anti pendarahan.
  • Horse-Chestnut, meredakan radang dan bengkak, memperbaiki pembuluh darah, dan antioksidan.
  • Pegagan (Centella asiatica), kandungan dari pegagan ini memiliki potensi untuk meningkatkan kekuatan jaringan ikat, membantu penyembuhan luka di sekita area hemorrhoid yang membengkak, dan memperbaiki pembuluh darah.
  • 2. Obat Resep Dokter

    Obat resep dokter biasanya juga berbentuk obat minum dan obat oles atau salep. Obat minum yang mengandung senyawa flavonoid berukuran mikro yang terdiri dari 90% diosmin dan 10% Hesperidin merupakan obat yang paling umum digunakan pada klinik. Sebuah meta-analisis terbaru untuk pengobatana hemoroid dengan flavonoid tersebut membuktikan bahwa obat menurunkan resiko pendarahan sebesar 67%, menurunkan nyeri persisten sebesar 65% dan mengurangi tingkat kekambuhan sebesar 47% (Coello et al., 2006).

    Sementara obat oles luar dan suppositoria digunakan untuk mengurangi nyeri dan mengurangi peradangan di area sekitar anus, biasanya diresepkan salep atau suppositoria dengan kandungan:

  • Glyceryl trinitrate: relaksasi dan mengurangi tekanan pada otot anus. 
  • Phenylephrin: Memperkecil pembuluh darah di sekitar anus, sehingga mengurangi bengkak dan rasa tidak nyaman. 
  • Lignocaine/ Lidokain: Anastetik lokal yang mampu meredakan nyeri.
  • Zinc Oxide: bertindak sebagai adsorben yang mengurangi kelembaban dan gesekan kulit dan menghambat pertumbuhan bakteri tertentu. Ia juga memiliki sifat astringen yang membantu mengurangi pembengkakan haemorrhoidal, juga membantu melindungi area dari iritasi, dan mengurangi gatal. 
  • Bismut subnitrat: Memiliki efek melindungi area anus, dan mempercepat penyembuhan.
  • (mdk/edl)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP