Banjir Rendam Wilayah di Pelalawan, Polri Salurkan Bantuan ke Ratusan Korban
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Banjir merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Bencana ini menyebabkan ratusan kepala keluarga (KK) menjadi korban terdampak.
Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Tatit Rizkyan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendirikan Posko Bencana di Jalan Koridor Rapp, Km 8, Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat. Tatit memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
"Kami telah menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga terdampak, seperti Indomie, sarden, minyak goreng, beras, susu dan telur. Bantuan tersebut diterima langsung oleh ketua RT 05 RW 06, Kelurahan Kerinci Barat," ujar Tatit, Kamis (23/1).
Wilayah Terdampak Banjir Terparah
Berdasarkan data yang dihimpun, wilayah yang paling parah terdampak banjir adalah Desa Kuala Terusan dengan 155 KK terdampak. Meskipun demikian, tidak ada pengungsi dari desa ini karena sebagian besar rumah warga merupakan rumah panggung.
Di Kelurahan Kerinci Kota, banjir merendam wilayah Dusun Kualo dan Jalan Sutan Syarif Qasim. Sebanyak 66 KK di Dusun Kualo dan 16 KK di Jalan Sutan Syarif Qasim terdampak. Dari jumlah tersebut, masing-masing 7 KK dan 8 KK mengungsi ke rumah kerabat.
Selain itu, banjir juga menggenangi Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 74 dan KM 77-78 dengan ketinggian air mencapai 15-30 cm. Namun, tidak ada laporan mengenai adanya pengungsi di sepanjang jalur tersebut.
Di Desa Rantau Baru, sebanyak 170 KK terdampak banjir. Sebanyak 5 KK di antaranya memilih mengungsi di Posko Bencana Polres bersama BPBD. Sementara itu, di Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur dan Barat, masing-masing 50 KK dan 65 KK terdampak. Sebanyak 25 KK dari Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat mengungsi di Posko Bencana.
Upaya Penanganan
Pihak kepolisian dan BPBD terus melakukan koordinasi dan berupaya maksimal untuk membantu warga terdampak.
"Selain mendirikan posko bencana dan menyalurkan bantuan, kami juga melakukan patroli untuk memantau perkembangan situasi dan memberikan bantuan evakuasi jika diperlukan," ucap Tatit.
Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Bagi warga yang membutuhkan bantuan, dapat segera menghubungi posko bencana atau pihak terkait.