Manfaat Lemon Menurut Thibbun Nabawi, Meningkatkan Suasana Hati dan Kesehatan Otak
Dalam perspektif Islam, lemon serta berbagai jenis jeruk lainnya dianggap sebagai buah yang segar dan bermanfaat bagi kesehatan.

Lemon yang dikenal dengan aroma dan rasa yang menyegarkan sering digunakan dalam aromaterapi serta berbagai jenis minuman, baik dingin maupun hangat. Dalam perspektif Islam, lemon dan jenis jeruk lainnya dianggap sebagai buah yang tidak hanya segar tetapi juga menyehatkan. Dalam kitab At-Thibbun Nabawi, terdapat kisah yang menceritakan bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda mengenai jeruk, yang tercantum dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari: "Orang mukmin seperti buah Utrujjah (berbagai macam jeruk). Rasanya segar dan menyehatkan, demikian pula aromanya segar dan menyehatkan," (Al-Hafiz Adz-Dzahabi, Thibbun Nabawi, [Beirut, Dar Ihyail Ulum: 1990], halaman 70).
Menurut informasi dari NU Online, buah Utrujjah yang disebutkan tersebut merujuk pada berbagai jenis jeruk, termasuk lemon. Al-Hafiz Adz-Dzahabi juga menambahkan bahwa dari buah jeruk dapat dibuat air perasan yang sangat baik untuk meredakan panas perut. "Air perasan jeruk tersebut juga memperkuat jantung dan menggembirakan (perasaan) hati," tulis Yuhansyah Nurfauzi, seorang apoteker dan peneliti farmasi, di laman NU Online, dilansir Merdeka.com pada, Kamis(27/3/2025).
Menariknya, Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam ternyata menyukai melihat warna buah jeruk. Dalam halaman yang sama di kitabnya, Al-Hafiz Adz-Dzahabi menyebutkan: "Telah diriwayatkan bahwa Nabi Saw suka memandang buah Utruj," yang mana warna buah jeruk sangat bervariasi tetapi umumnya cenderung cerah, termasuk warna jeruk lemon.
Manfaat Melihat Warna Lemon
Studi menunjukkan bahwa melihat warna lemon dapat menjadi terapi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan otak. Kombinasi warna kuning dan hijau pada lemon berfungsi sebagai stimulator otak yang efektif. Hal ini dijelaskan dalam penelitian berjudul: Treatment of Alzheimer's Disease with a Combination of Laser, Magnetic Field and Chromo Light [Colour] Therapies: a Double Blind Controlled Trial Based on a Review and Overview of The Etiological Patophysiology of Alzheimer's Disease, Laser Therapy, 14.1: halaman 19-28, (Arakelyan, 2005). Penelitian tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa individu yang mengalami gangguan memori, seperti pada penyakit Alzheimer, dapat merasakan manfaat dari terapi menggunakan warna lemon.
Terapi Warna Lemon dapat Meningkatkan Daya Ingat Pasien
Terapi yang dikenal sebagai chromotherapy melibatkan pengamatan kombinasi warna hijau dan kuning dari lemon selama 15-20 menit. Metode ini terbukti dapat membantu meningkatkan kemampuan memori atau ingatan pasien. Warna lemon sendiri bervariasi, ada yang hijau seperti lemon lokal Indonesia yang sering disebut lemon Jawa, dan ada juga yang kuning cerah, seperti lemon yang diimpor dari luar negeri. Kedua jenis lemon ini mudah ditemukan di berbagai toko buah yang ada di Indonesia.
Selain itu, ada cara lain untuk mendapatkan manfaat dari lemon dengan mencampurkannya ke dalam minuman teh. Lemon tea merupakan kombinasi antara teh dengan irisan jeruk lemon yang dicelupkan bersama kulitnya. "Kulit lemon yang dimasukkan ke dalam teh hangat dapat melepaskan kandungan minyak atsirinya sehingga efek aromaterapinya juga dapat diperoleh secara simultan ketika meminumnya," jelas Yuhansyah.
Mengonsumsi Lemon saat Musim Hujan
Selama musim hujan, banyak orang cenderung mengalami penurunan semangat dan konsentrasi. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengonsumsi lemon, yang dapat membantu meningkatkan suasana hati. "Berdasarkan khasiat lemon, selayaknya masyarakat bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan semangat di musim penghujan," saran Yuhansyah. Ia juga menambahkan, "Selain bermanfaat untuk kesehatan, buah lemon juga dapat menjadi sumber inspirasi bagi orang beriman untuk senantiasa menyebarkan semangat serta kesegaran bagi orang-orang di sekitarnya."