Bojan Hodak Buka Suara soal Penampilan Striker Baru Persib yang Melempem saat Hadapi Dewa United
Striker anyar Persib Bandung, Gervane Kastaneer, belum menunjukkan kemampuan terbaiknya sebagai penyerang yang mengancam saat melawan Dewa United.

Striker asing Persib Bandung, Gervane Kastaneer, belum menunjukkan performa optimalnya sebagai penyerang yang mematikan saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-19 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion GBLA, Kota Bandung, pada Jumat malam (19/1/2025). Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 2-0 untuk Dewa United, Kastaneer masuk ke lapangan pada menit ke-55 setelah David da Silva mengalami cedera pada otot paha belakang dan harus ditarik keluar.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyatakan, "Kastaneer memang masih belum bugar seratus persen, jadi bisa dilihat dia sudah memiliki kekuatan dan kecepatan, tetapi masih butuh waktu untuk menyatu." Menurut Bojan, meskipun striker barunya itu menunjukkan performa yang menjanjikan dan kekuatan fisik yang baik, ia masih perlu beradaptasi dengan gaya permainan di Indonesia. Gervane Kastaneer terpantau masih bermain dengan pola yang mirip dengan yang ia lakukan di Eropa, berusaha melakukan kombinasi yang mungkin belum sepenuhnya cocok dengan tim.
Bojan menambahkan, "Di sini ada perbedaan karena dia harus bisa bermain lebih direct. Saya rasa dia akan bisa menyatu dan sejauh ini di pertandingan pertama dia sudah cukup bagus, tinggal butuh waktu saja untuk beradaptasi."
David da Silva Akan Jalani Scan
Pelatih Persib yang berusia 53 tahun, Bojan, memberikan penjelasan mengenai kondisi David da Silva. Ia menyatakan bahwa cedera yang dialami oleh striker andalannya tersebut belum dapat dipastikan karena masih perlu dilakukan pemindaian terlebih dahulu.
"Tanyakan lagi setelah dua hari karena David da Silva akan melakukan scan dulu. Tapi saya rasa ini tidak parah. Kami akan pantau apakah dia bisa bermain atau tidak pada laga berikutnya," tutur Bojan.
Perlu Beristirahat
Meskipun mengalami kekalahan, Bojan tetap berkomitmen untuk memberikan waktu istirahat kepada timnya. Ia menyadari pentingnya pemulihan agar para pemain dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk pertandingan selanjutnya. "Bukan karena kalah, mereka tidak mendapat libur. Satu kali dalam sepekan mereka harus libur, jadi besok mereka akan melakukan latihan, kami akan membagi dalam dua grup," ungkap Bojan.
Ia menjelaskan bahwa pemain yang bermain akan menjalani latihan pemulihan, sementara yang tidak bermain akan mendapatkan latihan tambahan. "Pemain yang tampil mendapat latihan recovery dan pemain yang tidak bermain akan mendapat latihan ekstra. Baru setelah itu kami akan libur," tutup Bojan dengan tegas.