Bonek Demo Skuad Persebaya usai Gagal Menang dalam 5 Laga Terakhir, Pemain hingga Pelatih Sampai Turun Tangan
Para suporter Bonek menggelar aksi protes setelah Persebaya hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 saat menjamu Persita Tangerang.

Para pendukung setia Persebaya Surabaya, yang dikenal dengan sebutan Bonek, merasa sangat kecewa dengan hasil yang didapat oleh tim kesayangan mereka. Suporter yang identik dengan warna hijau ini melakukan aksi protes terhadap skuad Bajul Ijo yang telah menjalani lima pertandingan tanpa meraih kemenangan di BRI Liga 1 2024/2025.
Pada pekan ke-21, Persebaya hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada malam Jumat (31/1/2025). Dalam laga tersebut, tim tamu berhasil mencetak gol lebih dahulu melalui Badrian Ilham pada menit ke-14. Sementara itu, gol penyama kedudukan dari Persebaya tercipta akibat kesalahan bek Persita, Javlon Guseynov, yang melakukan bunuh diri. Hal ini menunjukkan bahwa tim Persebaya tidak hanya kesulitan untuk meraih kemenangan, tetapi juga menghadapi kesulitan dalam mencetak gol.
Setelah pertandingan berakhir, Bonek tidak tinggal diam. Mereka melaksanakan aksi demonstrasi di luar Stadion GBT sebagai bentuk kekecewaan yang mendalam. Dalam aksi tersebut, para suporter menghalangi bus yang ditumpangi oleh para pemain yang hendak meninggalkan stadion. Tindakan ini mencerminkan betapa besar harapan dan dukungan Bonek kepada tim Persebaya, serta kekecewaan yang dirasakan saat tim tidak mampu memenuhi ekspektasi mereka.
Pertanyakan Komitmen

Bonek mulai meragukan kesungguhan para pemain dalam usaha membawa Persebaya bersaing untuk meraih gelar juara. Keresahan ini muncul akibat serangkaian hasil buruk yang terus menghantui tim. Dalam situasi ini, dua pemain lokal diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan mereka. Oktafianus Fernando dan Ernando Ari, yang merupakan pemain Persebaya yang dihormati oleh para pendukung, berbagi pemikiran mereka mengenai kondisi tim.
"Kami pemain tidak berdiam diri. Semua pemain ingin bangkit dan menang. Kami berusaha saling menguatkan," ungkap Oktafianus Fernando saat berbicara kepada Bonek.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa meskipun tim sedang dalam masa sulit, para pemain tetap berkomitmen untuk berjuang dan berusaha sebaik mungkin. Hal ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan Bonek terhadap tim dan meningkatkan semangat juang mereka untuk meraih hasil positif ke depannya.
Alarm
Di saat ini, sejumlah penggemar Bonek masih merasa kurang puas dengan penampilan yang ditunjukkan oleh Persebaya. Lima pertandingan tanpa kemenangan seharusnya menjadi sinyal peringatan agar para pemain Bajul Ijo tidak terlena dengan posisi mereka saat ini. Mereka sementara menduduki peringkat kedua dengan 38 poin, namun posisi tersebut berpotensi tergeser oleh Persija Jakarta yang belum melakoni pertandingan pada pekan ke-21.
"Persebaya sudah mengawali musim ini dengan baik. Sekarang kalian mengingatkan kami untuk melakukan sesuatu berjuang di papan atas atau juara. Terima kasih banyak semuanya," ucap Ernando Ari.
Pelatih Paul Munster juga sempat memberikan pernyataan meskipun hanya singkat. Terlihat bahwa para penggemar Bonek menerima pernyataan yang disampaikan oleh pihak Persebaya, sehingga tim akhirnya bisa meninggalkan stadion dengan tenang. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada ketidakpuasan, komunikasi yang baik antara tim dan pendukung tetap terjalin. Situasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pemain untuk meningkatkan performa mereka di laga-laga selanjutnya.