Erick Thohir Bertemu Petinggi KNVB dan Pemain Timnas di Belanda, Keseriusan Indonesia Lolos Piala Dunia
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, baru-baru ini melakukan kunjungan ke Belanda. Dalam kunjungan singkat tersebut, ia bertemu dengan berbagai pihak.

Erick Thohir, ketua umum PSSI, baru-baru ini melakukan kunjungan ke Belanda. Dalam kunjungan singkatnya, Erick bertemu dengan berbagai pihak, termasuk legenda Timnas Belanda, Nigel De Jong, yang kini menjabat sebagai Director of Top-level Football di KNVB dan memiliki darah Indonesia.
Selain itu, Erick Thohir yang didampingi oleh beberapa pengurus PSSI juga mengadakan pertemuan khusus dengan tim pelatih Timnas Indonesia yang berasal dari Belanda, yaitu Patrick Kluivert, Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg.
Saat ini, Timnas Indonesia senior dilatih oleh Patrick Kluivert dengan bantuan dua asistennya, Alex Pastoor dan Denny Landzaat, sementara Gerald Vanenburg bertugas sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23.
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia semakin terburu-buru mempersiapkan diri menjelang kelanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan melawan Australia dijadwalkan berlangsung pada 20 Maret 2024 di Sydney, diikuti dengan laga menghadapi Bahrain di Jakarta lima hari setelahnya.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, baru-baru ini membagikan informasi mengenai kedatangan rombongan PSSI yang dipimpin oleh Erick Thohir ke Belanda. Dia menjalin komunikasi dengan Erick Thohir untuk membahas kunjungan tersebut.
"Saya menghubungi Ketua PSSI lewat chat WhatsApp soal kedatangannya di Belanda. Beliau membalas ada beberapa poin penting dalam pertemuan dengan tim pelatih Timnas Indonesia saat ini, persiapan mereka menganalisis calon lawan khususnya Australia dan Bahrain pada Maret," ujarnya dalam kanal Youtube-nya, Bung Ropan.
Ronny juga menjelaskan bahwa persiapan tim termasuk rencana untuk kembali ke Indonesia, memeriksa langsung kompetisi yang ada, serta memilih pemain yang sesuai dengan kebutuhan Timnas. "Selain itu, mereka juga akan menyeleksi calon asisten pelatih setelah ada 10 nama yang disodorkan dan ada dua yang dipilih untuk diajak kerja sama," tambahnya.
Indonesia serius untuk lolos Piala Dunia
Ronny Pangemanan menegaskan bahwa percakapan yang dilakukan melalui WhatsApp dengan Erick Thohir menunjukkan keseriusan Timnas Indonesia untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Ia menyatakan bahwa peluang skuad Garuda untuk bersaing setara dengan tim-tim seperti Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China.
Pertemuan mereka di Belanda menjadi salah satu bukti nyata dari komitmen besar dalam menjalankan peran masing-masing demi mencapai tujuan meloloskan Indonesia ke Piala Dunia.
“Bertemu Gerald Vanenbug yang akan memegang Timnas U-23 dan Alex Pastoor yang belum datang ke Indonesia. Ini langkah serius untuk menatap laga Maret, sudah mendekati bulan Februari, makanya tim kepelatihan harus segera datang bekerja dan menyiapkan,” ujar Bung Ropan.
“Pak Erick bilang pembicaraan cair, berbicara dari hati ke hati, banyak masukan dari masing-masing pelatih. Ini sangat bermanfaat kata beliau,” bebernya.
Pemain diaspora menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap tim nasional

Setelah melakukan pertemuan dengan tim pelatih skuad Garuda, Erick Thohir juga melanjutkan agendanya dengan bertemu sejumlah pemain keturunan yang memperkuat Timnas Indonesia dan bermain di liga Belanda serta Belgia. Pertemuan tersebut diadakan dalam suasana santai dengan jamuan makan malam, di mana mereka saling bertukar pikiran dan memberikan masukan.
Erick Thohir membagikan momen kebersamaan melalui foto yang diambil bersama para pemain seperti Thom Haye, Mees Hilgers, Calvin Verdonk, Ragnar Oratmangoen, Sandy Walsh, dan Eliano Reijnders. Ia menyatakan bahwa para pemain Timnas Indonesia menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi.
Menurut Erick, semua pemain berkomitmen untuk pertandingan yang akan datang pada bulan Maret.
"Beliau bilang semua berkomitmen untuk duel bulan Maret. Semua sepakat akan bermain habis-habisan untuk Timnas, ingin hadir di Piala Dunia mumpung peluang itu masih ada," ungkap Bung Ropan.
Dia juga menambahkan bahwa hasil minimal satu poin dalam laga melawan Australia sudah dianggap cukup, tetapi jika bisa meraih tiga poin, itu akan sangat luar biasa untuk meningkatkan peluang lolos bersama Jepang.
Sumber: Kanal Youtube Bung Ropan