Kata Pelatih Dewa United soal Kans Mengejar Persib di Liga 1: Mereka Harus Kalah 3 Kali dan itu Tidak Realistis
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, merasa ragu mengenai kemampuan Egy Maulana Vikri dan rekan-rekannya untuk mengejar posisi Persib di puncak klasemen.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, merasa pesimistis mengenai kemungkinan timnya, termasuk Egy Maulana Vikri, untuk mengejar Persib Bandung yang berada di posisi teratas klasemen BRI Liga 1 2024/2025. Meskipun Dewa United berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Jumat (21/2/2025) malam WIB, Riekerink tetap meragukan peluang timnya.
Kemenangan tersebut membawa Dewa United menempati posisi kedua di klasemen sementara. Dua gol yang dicetak oleh Dewa United dalam pertandingan tersebut berasal dari Alexis Messidoro pada menit ke-30, yang mendapat assist dari Egy Maulana Vikri, dan Alex Martins pada menit ke-37 dengan assist dari Alfriyanto Nico. Dengan hasil ini, Dewa United berhasil melampaui Persebaya di klasemen, mengumpulkan total 43 poin dari 24 pertandingan, namun masih tertinggal tujuh angka dari Persib yang baru melakoni 23 laga.
Analisis Jan Olde Riekerink

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, memberikan analisis mengenai peluang Banten Warriors dalam perebutan gelar juara. Arsitek yang berasal dari Belanda ini berusaha bersikap realistis. Menurutnya, Banten Warriors hanya memiliki kesempatan untuk bersaing meraih gelar BRI Liga 1 musim ini jika Persib Bandung mengalami kekalahan sebanyak tiga kali dalam sebelas pertandingan yang tersisa.
"Yang pertama, saya beri tahu pemain saya sebelum laga melawan Persebaya, Persib berbeda sepuluh poin dengan kami. Mereka hanya kalah satu kali musim ini, dan itu melawan kami," ujar Riekerink dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Riekerink juga menambahkan, "Jadi dalam sebelas laga ke depan mereka setidaknya harus kalah tiga kali, dan itu tidak realistis untuk kami mengejar mereka. Tetapi di posisi empat besar, itu realistis untuk kami."
Sulit
Riekerink menyatakan bahwa ia akan menyesuaikan target untuk musim depan. "Untuk musim ini, saya ingin juara, tetapi jika saya melihat Persib, sulit," ungkapnya.
Ia menekankan pentingnya menetapkan tujuan yang realistis. "Apa yang penting tentang tujuan kami, intinya yang bisa kami raih secara realistis," lanjutnya.
Riekerink menambahkan bahwa jika meraih juara terasa kurang realistis untuk musim ini, ia lebih memilih untuk menetapkan tujuan yang lebih pasti. "Hari ini kami punya tujuan kembali ke posisi dua," ucapnya. Dengan demikian, Riekerink menunjukkan sikap pragmatis dalam merencanakan langkah timnya di masa depan.