Pengertian Oversharing, Lengkap Beserta Penyebab dan Cara Mengatasinya
Oversharing dapat diartikan sebagai berbagi berlebihan atau terlalu banyak berbagi.

Oversharing dapat diartikan sebagai berbagi berlebihan atau terlalu banyak berbagi.

Pengertian Oversharing, Lengkap Beserta Penyebab dan Cara Mengatasinya
Oversharing dapat diartikan sebagai berbagi berlebihan atau terlalu banyak berbagi.
Biasanya, perilaku ini dapat terjadi di media sosial maupun di dunia nyata ketika bertemu secara langsung dengan orang lain.
Perilaku oversharing awalnya terasa senang dan membuat seseorang antusias, tetapi setelah berbagi terlalu banyak, ia akan mulai merasa resah dan menyesal karena merasa ia berbagi terlalu banyak informasi.
Secara umum, perilaku oversharing seringkali didorong oleh perasaan agar dapat diterima dan perlu membuktikan bahwa dengan berbagi sesuatu secara gamblang akan menunjukkan bahwa seseorang “autentik”. Oversharing juga acap menjadi pertanda bahwa seseorang menginginkan koneksi dengan orang lain yang tidak disadari.
Selain di media sosial, oversharing juga dapat terjadi di tengah percakapan dan tiba-tiba diri mereka rentan dan terlalu terbuka karena beragam informasi yang terlalu banyak. Adapun oversharing di media sosial terjadi dengan cara memposting informasi yang terlalu bersifat pribadi hingga mengumbar masalah keluarga.
Berikut pengertian oversharing dan penyebabnya yang merdeka.com lansir dari Healthline dan sumber lainnya:

Pengertian Oversharing dari Sisi Piskologis
Oversharing seringkali terjadi ketika seseorang berusaha untuk membangun percakapan dan hubungan dengan orang lain. Hal tersebut yang kemudian membuat oversharing perlu diperhatikan.
Melansir dari Medium, manusia mengembangkan coping mechanism sebagai cara untuk memproses dan mengelola tekanan dalam kehidupan sehari-hari.
Coping mechanism atau mekanisme koping, bisa dilakukan melalui beragam cara, oversharing diyakini sebagai coping mechanism yang terkadang membantu untuk melepaskan stress mengkomunikasikan pergumulan atau kegembiraan internal kita dengan orang lain dan menjangkau seseorang pada saat dibutuhkan.
Selain itu, oversharing juga menjadi pertanda bahwa seseorang memiliki kesulitan dalam mengatur batasan dan rasa cemas yang berujung pada anxiety attack.
Penyebab Perilaku Oversharing
Oversharing tentu berbahaya bagi kemanan data pribadi pengguna media sosial. Media sosial sebagai lahan berbagi bisa membuat pengguna secara bebas memberikan gambaran hidup dengan teman atau keluarga. Mengunggah detail yang terlalu pribadi dapat mempermudah pihak lain untuk mempelajari informasi penting mengenai akun pengguna.
Ada beberapa penyebab perilaku oversharing yang biasa dialami banyak orang, seperti rasa cemas berlebih. Mereka akan berusaha untuk terlihat normal di antara orang-orang di sekitar mereka. Ketika sudah berada dalam suatu percakapan, mereka tidak bisa mengendalikan apa yang mereka katakan dan berapa lama mereka bicara.
Selain itu, oversharing juga bisa disebabkan karena kesepian, tidak membuat batasan, dan penggunaan sosial secara berlebihan. Hal tersebut membuat seseorang membagikan pribadi mereka di media sosial atau di dunia nyata.
