Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengertian Kata Sifat, Ciri-Ciri, Beserta Contohnya

Pengertian Kata Sifat, Ciri-Ciri, Beserta Contohnya Kamus bahasa indonesia. ©facebook.com/maul su

Merdeka.com - Memahami penggunaan kata sifat penting untuk berbahasa sehari-hari, sebab semakin baik berbahasa semakin mudah orang memahami apa yang kita bicarakan.

Banyak unsur yang menyusun sebuah kalimat, seperti subyek, kata kerja, kata sifat, kata benda, kata keterangan, kata ganti, dan masih banyak lainnya.

Salah satu yang paling sering digunakan yaitu kata sifat. Pengertian kata sifat adalah kata yang menerangkan sifat, keadaan watak, serta tabiat orang/binatang/ benda. Kata sifat umumnya berfungsi sebagai predikat, objek dan penjelas subjek.

Berikut selengkapnya pengertian kata sifat, ciri-ciri, macam, fungsi, beserta contohnya yang penting diketahui:

Pengertian Kata Sifat

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, adjektiva atau pengertian kata sifat adalah kata yang menerangkan nomina (kata benda) dan secara umum dapat bergabung dengan kata lebih dan sangat.

Pengertian kata sifat adalah kelas kata yang mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik.

Fungsi kata sifat adalah kata yang digunakan untuk menjelaskan sifat atau keadaan suatu objek. Objek ini bisa beragam, seperti manusia, binatang, tumbuhan, hingga benda-benda lainnya.

Kata sifat adalah kelas kata yang tidak hanya dapat menjelaskan atau menerangkan, tetapi juga mengubah dan menambah arti dari suatu benda. Hal inilah yang membuat suatu benda menjadi memiliki makna yang lebih spesifik.

Pengertian kata sifat adalah kata yang juga dapat menerangkan kuantitas, kecukupan, urutan, kualitas, maupun penekanan suatu kata.

ilustrasi anak belajar

©shutterstock.com/Realinemedia

Ciri-Ciri Kata Sifat

Berikut ciri-ciri kata sifat yang bisa dikenali dalam sebuah kalimat:

1. Dapat diberi keterangan pembanding lebih, kurang, dan paling

Contoh: lebih cantik, kurang lama, paling pintar.

2. Dapat diberi keterangan penguat: sangat, amat, benar, terlalu, dan sekali

Contoh: sangat sedih, amat kecil, mahal benar, terlalu panjang, sedikit sekali.

3. Dapat diingkari dengan kata tidak

Contoh: tidak salah, tidak kasar, tidak senang, dan sebagainya.

Jenis-jenis Kata Sifat

Ajektiva Dasar

Seperti adil, afdol, bangga, baru, cemas, disiplin, anggun, bengkak.

Adjektiva Turunan

Setelah mengerti pengertian kata sifat, ketahui pula adjektiva turunan yang terdiri atas:

1. adjektiva berafiks

contoh: terhormat, terindah, kesakitan, kesepian, keinggris-inggrisan.

2. adjektiva bereduplikasi

contoh: muda-muda, elok-elok, cantik-cantik.

3. adjektiva berafiks

 -wi, -iah contoh: abadi, duniawi, insani, ilmiah, rohaniah, surgawi.

Adjektiva Deverbalisasi

Misalnya: melengking, terkejut, menggembirakan, meluap.

Adjektiva Denominalisasi

Misalnya: berapi-api, berbudi, budiman, kesatria, berbusa, dan lain-lain

Adjektiva De-adverbialisasi

Misalnya : bersungguh-sungguh, berkurang, bertambah.

Adjektiva Denumeralia

Misalnya: manunggal, mendua, menyeluruh.

Adjektiva De-interjeksi

Misalnya: aduhai, sip, asoy.

Adjektiva Majemuk

Misalnya: panjang tangan, buta huruf, lupa daratan, tinggi hati.

Adjektiva Eksesif

(berlebih-lebihan), misalnya alangkah gagahnya, bukan main kuatnya, Maha kuasa.

Adjektiva Bertaraf

Pengertian kata sifat ini berkaitan dengan tingkatan. Adjektiva bertaraf atau kata sifat bertaraf adalah kata sifat yang memiliki tingkatan atau urutan atau ukuran. Dalam hal ini, bisa melihat contoh pada kata “jauh”, bertaraf = jauh, cukup jauh, sangat jauh, dekat jauh.

Kata sifat bertaraf dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu:

- Kesan, contohnya cantik, manis, tampan, wangi, bau, kasar, halus, lembut, manis, pahit, lezat, merdu

- Sikap atau perilaku, contohnya bahagia, bangga, lembut, iba, kagum, rindu, sedih, yakin

- Pemberi sifat, contohnya bersih, indah, panas, dingin, aman, cocok

- Ukuran, contohnya berat, ringan, tinggi, rendah, panjang, pendek, besar, kecil, tebal, luas

- Waktu dan usia, contohnya lama, lambat, singkat, sering, jarang, larut, mendadak

- Warna, contohnya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu

- Kuasa tenaga, contohnya kuat, lemah, segar, lesu, tegar

- Jarak, contohnya jauh, dekat, akrab

Adjektiva Tidak Bertaraf

Selain kata sifat bertaraf, juga perlu memahami tentang kata sifat tidak bertarat atau adjektiva tidak bertaraf. Kata sifat satu ini merupakan kata sifat yang tidak memiliki tingkatan atau urutan ataupun ukuran.

Contoh kata sifat tidak bertaraf di antaranya adalah tunggal, ganda, buntu, mutlak, abadi, sah, bulat, lonjong, lurus, bengkok.

Contoh kata sifat dalam sebuah kalimat:

- Rudi dan Rina telah sah menjadi sepasang suami dan istri.

- Ayah membelikan celana putih dan baju pink untuk hadiah ulang tahun Nia.

Fungsi Kata Sifat

Setelah menyimak pengertian dan ciri-ciri kata sifat, terakhir akan dijelaskan lebih lanjut berbagai fungsi kata sifat dalam bahasa.

Berikut adalah berbagai fungsi kata sifat dalam bahasa:

  1. Menjelaskan sifat benda atau orangKata sifat digunakan untuk memberikan keterangan tambahan tentang sifat, keadaan, atau karakteristik suatu benda atau orang. Contoh: "Buku itu tebal," "Anak itu cerdas."

  2. Membandingkan dua atau lebih halKata sifat bisa digunakan untuk membuat perbandingan antara dua atau lebih hal, baik dalam bentuk perbandingan biasa, lebih (komparatif), maupun paling (superlatif). Contoh:

  3. Perbandingan biasa: "Dia tinggi seperti ayahnya."
  4. Komparatif: "Dia lebih tinggi dari kakaknya."
  5. Superlatif: "Dia yang paling tinggi di kelas."
  6. Menjelaskan jumlah atau intensitasKata sifat bisa digunakan untuk menunjukkan kuantitas atau tingkat intensitas dari sesuatu. Contoh: "Dia memiliki banyak teman," "Ruangannya sangat luas."

  7. Menyatakan sifat tetap atau identitasKata sifat dapat digunakan untuk menggambarkan sifat yang melekat atau tetap pada suatu benda atau orang. Contoh: "Air itu dingin," "Dia adalah orang yang ramah."

  8. Menyatakan sifat sementara atau kondisi saat iniKata sifat juga bisa digunakan untuk menggambarkan sifat atau keadaan sementara, biasanya dalam situasi tertentu atau waktu tertentu. Contoh: "Hari ini cuacanya cerah," "Dia sedang merasa sedih."

  9. Menjelaskan urutan atau posisiKata sifat dapat berfungsi untuk menunjukkan urutan atau posisi suatu benda dalam ruang atau waktu. Contoh: "Ini adalah tugas pertama saya," "Dia duduk di bangku terakhir."

  10. Memberi penekanan atau memperjelasKata sifat digunakan untuk menegaskan atau memperjelas keadaan atau kualitas dari suatu benda atau orang. Contoh: "Itu adalah masalah yang serius," "Kejadiannya sangat mengkhawatirkan."

(mdk/amd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP