Deretan HP Xiaomi yang Paling Sering Alami Masalah Hardware
Xiaomi dikenal murah dan inovatif, tapi beberapa modelnya punya masalah hardware kronis. Ini daftar ponsel Xiaomi paling sering rusak dan alasannya.

Xiaomi dikenal sebagai merek smartphone dengan harga bersahabat dan fitur melimpah. Namun, di balik keunggulan itu, sejumlah model HP Xiaomi pernah dibayangi masalah kronis di sisi hardware. Dari layar bermasalah hingga gagal booting, kasus-kasus ini menimbulkan keluhan di komunitas pengguna Xiaomi.
Mengutip GizChina, Selasa (25/3), berikut ini deretan perangkat Xiaomi dengan riwayat masalah hardware kronis, lengkap dengan penyebab dan dampaknya.
Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan HP Xiaomi mengalami kerusakan kronis:
- Peluncuran terburu-buru: Produk dirilis tanpa pengujian yang memadai.
- Kontrol kualitas lemah: Produksi massal tak diiringi kontrol ketat.
- Komponen murah: Penggunaan material berkualitas rendah.
- Kerusakan saat pengiriman: Penanganan logistik buruk sebelum diterima pengguna.
- Masalah kecil yang diabaikan: Cacat minor yang dibiarkan bisa jadi bencana besar.
1. Layar Tianma pada HP IPS: Efek Ghost Screen
Banyak pengguna HP Xiaomi dengan layar IPS mengeluhkan "ghost screen", efek bayangan gambar statis yang tertinggal di layar.
Model terdampak:
- Redmi Note 5
- Redmi Note 7
- Redmi Note 8
- Mi A2 (6X)
Masalah ini diduga disebabkan oleh panel buatan Tianma. Meski sudah banyak dikeluhkan, Xiaomi tetap menggunakannya pada model entry-level.
2. Sensor Fingerprint Samping Gagal Fungsi
Beberapa model dengan sensor sidik jari di sisi bodi mengalami kerusakan akibat kabel fleksibel berkualitas rendah.
Model terdampak:
- Redmi Note 9T
- Redmi Note 9 Pro
- Redmi Note 9S
Pengguna bahkan terpaksa mengganti komponen sendiri karena layanan purna jual yang terbatas.
3. Xiaomi Mi 8: Masalah Chip WiFi
Mi 8, flagship rilisan 2018, memiliki masalah fatal: chip WiFi rusak secara acak, membuat pengguna tak bisa tersambung ke jaringan nirkabel.
4. POCO M3: Kasus Dead Boot Parah
POCO M3 mengalami masalah "dead boot", di mana perangkat tidak menyala sama sekali setelah dimatikan.
Spesifikasi kunci:
Snapdragon 662
Layar 6,53 inci
Baterai 6.000mAh
Masalah ini menjadi pukulan besar bagi citra POCO yang dikenal value for money.
5. Xiaomi Mi 9T/Pro: Kamera Pop-Up Mudah Rusak
Mi 9T dan 9T Pro mengusung kamera selfie bermotor yang ternyata mudah rusak, terutama jika debu masuk ke modul kamera.
Model terdampak:
- Mi 9T
- Mi 9T Pro
Banyak pengguna terpaksa membongkar ponsel demi membersihkan modul.
6. Xiaomi Mi 9: Kegagalan Chip PMIC
Chip Power Management IC (PMIC) pada Mi 9 rentan gagal, menyebabkan:
Overheat
Baterai cepat habis
HP tiba-tiba mati
Padahal, Mi 9 adalah flagship dengan spesifikasi mumpuni dan fast charging 27W.
Meski pernah dilanda berbagai masalah, Xiaomi tampaknya belajar dari kesalahan. Seri-seri baru seperti Xiaomi 12S yang berkolaborasi dengan Leica mendapatkan pujian dari banyak pihak. Redmi tetap unggul di segmen harga terjangkau, sementara POCO masih butuh waktu untuk membuktikan kualitasnya.
Apakah Xiaomi akan mengulang kesalahan lama? Dengan meningkatnya persaingan dan ekspektasi konsumen, kemungkinan itu semakin kecil. Namun, konsumen tetap perlu waspada dan selektif saat memilih perangkat Xiaomi.