Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

10 Tahun Mati, Reaktivasi Pabrik PIM-1 Tingkatkan Produksi Pupuk Indonesia

10 Tahun Mati, Reaktivasi Pabrik PIM-1 Tingkatkan Produksi Pupuk Indonesia Pupuk Indonesia. istimewa ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Reaktivasi atau beroperasi kembali pabrik Pupuk Iskandar Muda (PIM) 1 bakal meningkatkan kapasitas produksi pupuk dari PT Pupuk Indonesia (Persero). Ini sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan di sektor pertanian secara nasional.

SVP Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana mengatakan, reaktivasi tersebut tidak mungkin terlaksana tanpa dukungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan SKK Migas.

"Kementerian ESDM sudah menyiapkan pasokan LNG (gas alam cair) untuk melancarkan reaktivasi PIM-1. Pabrik ini sudah 10 tahun lebih mati, dan akhirnya pada bulan Februari lalu pabrik ini bisa dihidupkan kembali. Ini tentunya sebuah usaha yang luar biasa, apalagi di saat terjadinya krisis energi dunia yang mana tentunya ada sektor lain yang menjadi prioritas kebutuhan energi," kata Wijaya dikutip dari Antara, Senin (14/3).

Orang lain juga bertanya?

Dia menambahkan, dibutuhkan pasokan gas yang cukup agar PIM-1 bisa terus beroperasi ke depannya, dan Pupuk Indonesia maupun PIM perlu terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM.

"Pihak ESDM sudah mengupayakan kargo LNG agar PIM-1 bisa hidup kembali. Hal ini kami sadari butuh proses dan perlu waktu, tapi kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan kepada industri pupuk sehingga kami bisa mengoperasikan lagi PIM-1," kata Wijaya.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM mengalokasikan lima kargo LNG untuk pengoperasian PIM-1 tersebut.

Operasikan Dua Pabrik

PT PIM sendiri saat ini mengoperasikan dua pabrik urea yaitu PIM-1 dan PIM-2. Produsen pupuk yang berbasis di Lhoksemauwe ini berhasil melakukan reaktivasi pabrik amoniak PIM-1 pada akhir Januari lalu, yang dilanjutkan dengan hidupnya lagi pabrik urea pada awal Februari. Pabrik ini mempunyai kapasitas produksi 570 ribu ton per tahun dan sempat tidak beroperasi selama 10 tahun karena kendala pasokan gas dan faktor teknis lainnya.

?Dengan beroperasinya pabrik ini, kami sebagai holding optimis PT PIM akan dapat memenuhi target produksinya," kata Wijaya.

Saat ini, PIM-1 sendiri kembali berhenti beroperasi sementara untuk melanjutkan proses perbaikan dan perawatan sambil menunggu kargo LNG berikutnya.

Wijaya juga menegaskan bahwa selain PIM-1, PT PIM juga mempunyai pabrik PIM-2 yang saat ini beroperasi lancar dengan pasokan gas yang memadai. "Jadi operasional pabrik berjalan baik dan pasokan pupuk untuk wilayah tanggung jawab PT PIM tetap terjaga dengan jumlah stok yang cukup," kata Wijaya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Pabrik Tertua Milik Pupuk Kaltim Ternyata Sudah Beroperasi Sejak Tahun 1984, Kini Diperbaharui untuk Efisiensi Energi
Pabrik Tertua Milik Pupuk Kaltim Ternyata Sudah Beroperasi Sejak Tahun 1984, Kini Diperbaharui untuk Efisiensi Energi

Pabrik Tertua Milik Pupuk Kaltim Beroperasi Sejak Tahun 1984, Kini Diperbaharui untuk Efisiensi Energi

Baca Selengkapnya
Jaga Ketahanan Pangan, BUMN Pupuk Teken Kontrak Jual Beli Gas
Jaga Ketahanan Pangan, BUMN Pupuk Teken Kontrak Jual Beli Gas

Penandatanganan perjanjian jual beli gas yang dilakukan oleh anak perusahaan Pupuk Indonesia ini tentunya akan berdampak positif bagi industri pupuk nasional.

Baca Selengkapnya
Pertama dalam 40 Tahun, Kawasan Industri Pupuk Hadir di Timur Indonesia
Pertama dalam 40 Tahun, Kawasan Industri Pupuk Hadir di Timur Indonesia

Presiden Jokowi menyambut baik rencana pembangunan Kawasan Industri Pupuk di Fakfak.

Baca Selengkapnya
PT Pupuk Kujang Siap Bangun Pabrik Baru
PT Pupuk Kujang Siap Bangun Pabrik Baru

Rencana pembangunan pabrik baru PT Kujang akan dituangkan dalam rencana jangka panjang perusahaan.

Baca Selengkapnya
Jadi Andalan Pertumbuhan Ekonomi, Kemenperin Kebut Hilirisasi Petrokimia dan Gas
Jadi Andalan Pertumbuhan Ekonomi, Kemenperin Kebut Hilirisasi Petrokimia dan Gas

Dan jika target skenario industri berkontribusi sebesar 21,9 persen dari PDB Nasional maka sektor IKFT harus memompa tambahan sumbangan Ro46,09 triliun.

Baca Selengkapnya
Pemerintah Dukung Revitalisasi Industri Pupuk: Kalau Efisien, Harga Pokok Produksi Turun
Pemerintah Dukung Revitalisasi Industri Pupuk: Kalau Efisien, Harga Pokok Produksi Turun

Pupuk yang berkualitas dan ketersediaan pupuk yang mencukupi dari pabrik modern dan efisien dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Baca Selengkapnya
Anggota DPR Sebut Pertamina Bisa Wujudkan Swasembada Energi Sesuai Target Presiden Prabowo, Ini Langkah Harus Dilakukan
Anggota DPR Sebut Pertamina Bisa Wujudkan Swasembada Energi Sesuai Target Presiden Prabowo, Ini Langkah Harus Dilakukan

Dibutuhkan proses guna menuju target tersebut, yang pertama harus dicapai adalah ketahanan energi yakni terjaminnya pasokan energi untuk kebutuhan nasional.

Baca Selengkapnya
Genjot Daya Saing, Inovasi Karyawan BUMN Ciptakan Benefit Rp2,5 Triliun
Genjot Daya Saing, Inovasi Karyawan BUMN Ciptakan Benefit Rp2,5 Triliun

Inovasi yang dilakukan peruashaan dalam rangka bisa menjawab customer hidden aspirations.

Baca Selengkapnya
Sebanyak 280 Unit Motor Listrik Digunakan untuk Operasional Pupuk Indonesia Grup
Sebanyak 280 Unit Motor Listrik Digunakan untuk Operasional Pupuk Indonesia Grup

Kementerian ESDM akan melakukan konversi 1.000 unit motor BBM menjadi motor listrik secara gratis.

Baca Selengkapnya