Akses Jalan Menuju Stasiun Batutulis Amblas, Naik Turun KA Pangrango Bisa di Stasiun Bogor Paledang
Akses menuju Stasiun Batutulis sementara tidak dapat dilalui.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menginformasikan terjadinya amblas pada akses utama jalan Lawang Gintung menuju Stasiun Batutulis pada Selasa (4/3) dini hari, sekitar pukul 00.10 WIB dan terjadi kembali pada pukul 03.00 WIB. Akibat kejadian ini, masyarakat yang hendak menuju Stasiun Batutulis mengalami kesulitan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa setelah dilakukan verifikasi di lapangan, ditemukan bahwa jalan utama mengalami retakan dan amblas yang cukup signifikan. Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat dari arah Jalan Lawang Gintung menuju Stasiun Batutulis sementara tidak dapat dilalui.
“PT KAI Daop 1 Jakarta sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Kepala Stasiun, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), dan Koordinator Lapangan,” ujar Ixfan dalam keterangannya.
Ixfan mengungkapkan bahwa laporan mengenai amblasnya jalan tersebut diterima dari warga yang menghubungi Petugas Keamanan Dalam (PKD) Stasiun Batutulis. Pihak KAI segera meninjau dan memeriksa lokasi kejadian setelah menerima informasi tersebut.
Sebagai langkah preventif, warga setempat telah menutup jalan untuk mencegah potensi kerusakan lebih lanjut. Titik amblas diperkirakan berjarak sekitar 300 meter dari Stasiun Batutulis.
PT KAI Daop 1 Jakarta terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan keselamatan dan kelancaran transportasi, serta pelayanan kepada pelanggan kereta api. Sementara itu, untuk sementara waktu, layanan naik turun penumpang dialihkan ke Stasiun Bogor Paledang.
Namun, perjalanan kereta api KA Pangrango dari Bogor ke Sukabumi dan sebaliknya tetap berjalan normal, dengan 8 perjalanan kereta api Pangrango, 4 perjalanan dari Stasiun Bogor dan 4 perjalanan dari Stasiun Sukabumi, tidak terganggu.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya pelayanan di Stasiun Batutulis dan mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati serta mengikuti arahan dari pihak berwenang,” tutup Ixfan.