Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Minta diantar pulang usai kerja, pegawai Kafe malah digilir 6 pemuda

Minta diantar pulang usai kerja, pegawai Kafe malah digilir 6 pemuda Ilustrasi pemerkosaan. ©2015 Merdeka.com/www.weeklyvoice.com

Merdeka.com - Dengan penuh perasaan kesal wanita berkulit putih bersih, rambut sebahu mendatangi Polsek Mendoyo Jembrana, sekitar pukul 20.00 Wita. Di hadapan polisi, janda muda berusia 25 tahun dengan inisial NT ini mengaku diperkosa oleh enam orang pemuda.

Dalam laporannya, NT yang diketahui bekerja sebagai pelayan kafe MC di Desa Delod Berawah, Mendoyo, Jembrana di Bali ini melaporkan dirinya diperkosa secara bergiliran. Ironisnya itu dilakukan disaat dirinya sedang teler karena pengaruh alkhohol.

Gadis manis bertubuh mungil ini menuturkan, kejadian pemerkosaan tersebut terjadi Rabu (13/4) pukul 04.00 Wita, subuh usai kerja di kafe atau setelah kafe tutup.

Cerita menurut NT, setelah menutup kafe sekitar pukul 03.00 wita, dia bermaksud untuk pulang ke tempat kos di wilayah Kota Negara. Namun dia binggung tidak ada temannya yang mau ngantar.

Saat itulah ada seorang pemuda umur sekitar 17 tahun menawarkan diri untuk mengantar NT. Tanpa pikir panjang, NT yang di bawah pengaruh alkhohol menerima tawaran tersebut.

Sayangnya, bukannya diantar ke tempat kos, NT malah diajak ke salah satu hotel yang ada di kota Negara sekitar pukul 04.00 wita. NT mengaku digaulin pemuda tersebut. Tak lama berselang muncul lima pemuda lainnya yang diduga teman pemuda yang mengatar NT juga menggaulin secara bergiliran.

Kejadian inipun dilaporkan NT kepada AR, bosnya pada siang harinya. Oleh AR disarankan NT melapor ke polisi agar pelaku bisa ditangkap. Dan, baru malam hari dirinya memberanikan diri untuk melapor, Kamis (14/4)‎.

"Sebenarnya saya tidak tahu persis kejadian yang menimpa pelayan saya, karena kejadian itu setelah jam kerja dan NT tinggal di luar, bukan di mess kafe. Tapi saya memang sarankan dia melapor polisi," tutur AR yang turut mengantarkan NT.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Mendoyo AKP Gusti Komang Muliadnyana dikonfirmasi membenarkan NT datang ke Polsek Mendoyo melaporkan kejadian tersebut.

Tapi lantaran TKP nya di wilayah hukum Polsek Kota, pihaknya menyarankan NT ntuk melapor ke Polsek Kota atau Polres Jembrana.

Di sisi lain, Kapolsek Kota Negara Kompol Made Prihanjagat melalui SMS mengaku tidak ada laporan terkait kejadian tersebut. Hal yang sama juga disampaikan oleh Kanit Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra, bahwa di Polres Jembrana tidak ada laporan tersebut.

Kemungkinan‎ korban yang berusaha mencari keadilan dirinya merasa enggan untuk melaporkan apa yang dialaminya ke Polsek Kota. Terkesan dirinya yang menjadi korban justru dilempar ke sana ke mari untuk menuntut apa yang dialaminya. (mdk/rnd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Kronologi Terbongkarnya Penyelundupan Belasan Calon PMI ke Kamboja, Dijanjikan Pekerjaan Lewat Medsos
Kronologi Terbongkarnya Penyelundupan Belasan Calon PMI ke Kamboja, Dijanjikan Pekerjaan Lewat Medsos

Petugas turut mengamankan dua orang pria yang diduga sebagai penyalur para CPMI non-prosedural tersebut.

Baca Selengkapnya
Begini Pengakuan 5 ART di Bawah Umur yang Pilih Kabur dari Rumah Majikan di Jaktim
Begini Pengakuan 5 ART di Bawah Umur yang Pilih Kabur dari Rumah Majikan di Jaktim

Memang rumah tersebut sebelumnya dimiliki seorang dokter yang terpampang sesuai papan nama Sukita Kurnia dan Santo Kurnia.

Baca Selengkapnya
Tiga Perantauan asal Sumba Perkosa Teman Satu Daerah di Bali
Tiga Perantauan asal Sumba Perkosa Teman Satu Daerah di Bali

Pelaku bergantian memerkosa korban di kamar indekos perempuan itu.

Baca Selengkapnya
Keluar Hotel Bersama Wanita, Lima Pria Difoto Lalu Diperas hingga Rp1 Miliar
Keluar Hotel Bersama Wanita, Lima Pria Difoto Lalu Diperas hingga Rp1 Miliar

Lima tamu hotel di Kota Tangerang, Banten, menjadi korban pemerasan setelah keluar bersama wanita. Mereka diperas hingga Rp1 miliar.

Baca Selengkapnya
Diiming-imingi Uang, Bocah Laki-Laki di Tangsel Diculik Pria Berjaket Ojol
Diiming-imingi Uang, Bocah Laki-Laki di Tangsel Diculik Pria Berjaket Ojol

Penculikan itu terekam kamera CCTV. Dari video yang diunggah di media sosial tampak seorang pria pengendara sepeda motor membonceng korban.

Baca Selengkapnya
Polisi Buru Majikan yang Pekerjakan 5 ART di Bawah Umur di Jaktim
Polisi Buru Majikan yang Pekerjakan 5 ART di Bawah Umur di Jaktim

Lima ART di bawah umur itu sempat diperlakukan tidak layak oleh majikannya.

Baca Selengkapnya
Update Kasus Pembubaran Paksa Diskusi Kebangsaan di Kemang, Polisi Tetapkan Tersangka Baru
Update Kasus Pembubaran Paksa Diskusi Kebangsaan di Kemang, Polisi Tetapkan Tersangka Baru

Hingga kini, total ada enam orang ditangkap, tiga di antaranya menyandang status sebagai tersangka.

Baca Selengkapnya
Komplotan Begal di Lubuklinggau Manfaatkan Wanita jadi Umpan, Modusnya Minta Diantar Pulang
Komplotan Begal di Lubuklinggau Manfaatkan Wanita jadi Umpan, Modusnya Minta Diantar Pulang

Komplotan begal leluasa melakukan aksinya dengan menggunakan modus wanita muda sebagai umpan.

Baca Selengkapnya
Tragis! Seorang Pelajar di Garut Diperkosa Lima Pemuda Secara Bergiliran
Tragis! Seorang Pelajar di Garut Diperkosa Lima Pemuda Secara Bergiliran

Semua pelaku pemerkosaan sudah ditetapkan sebagai tersangka

Baca Selengkapnya
Ironi Gadis 16 Tahun di Hotel Senopati: Open BO, Dicekoki Minuman Campur Miras, Tewas Kejang-Kejang
Ironi Gadis 16 Tahun di Hotel Senopati: Open BO, Dicekoki Minuman Campur Miras, Tewas Kejang-Kejang

Korban tewas di lokasi kejadian usai mengonsumsi zat adiktif.

Baca Selengkapnya
Polisi Ungkap Peran 5 Pelaku Pembubaran Diskusi Kebangsaan di Kemang
Polisi Ungkap Peran 5 Pelaku Pembubaran Diskusi Kebangsaan di Kemang

Polda Metro Jaya juga akan mendalami motif dan para penggerak kelompok massa ini.

Baca Selengkapnya