5 Pekerjaan aneh yang ternyata mendatangkan uang
Wow, ternyata pekerjaan aneh dan tak biasa ini mendatangkan banyak uang!
Siapa sangka, pekerjaan-pekerjaan yang tak biasa ini justru mendatangkan banyak uang bagi pelakunya. Bahkan, Anda yang mungkin bekerja di kantoran tidak pernah membayangkan bahwa ternyata ada perusahaan yang berminat untuk membayar jasa orang-orang seperti mereka. Penasaran? Nah, berikut adalah lima pekerjaan aneh yang ternyata mendatangkan uang. Mari kita simak bersama!
-
Kenapa taksi-taksi ini unik? Taksi umum biasanya menggunakan mobil jenis sedan atau MPV yang dapat ditemui hampir di seluruh dunia. Namun, terdapat juga taksi yang menggunakan jenis mobil lainnya.Di beberapa bagian dunia lainnya, terdapat taksi yang menggunakan Lamborghini sebagai kendaraannya. Bahkan, ada juga taksi yang menggunakan mobil kecil dengan desain yang mirip dengan helm.
-
Apa profesi Kendis Nasya? Seorang Penyanyi Bukan orang biasa, Kendis Nasya dikenal sebagai salah satu selebgram terkenal. Tak hanya itu, ia juga menggeluti dunia musik, kerap mengcover lagu dan manggung di acara offline.
-
Untuk siapa rekomendasi 10 bedak ini ditujukan? Berikut ini adalah 10 rekomendasi bedak yang cocok untuk wanita di atas usia 50 tahun.
-
Kapan Ken Ken beralih profesi? Setelah menghilang dari dunia hiburan selama 18 tahun, ia menemukan panggilan barunya sebagai seorang petani.
-
Apa profesi Rizki Natakusumah? Rizki Natakusumah adalah seorang politisi yang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk periode 2019-2024, mewakili daerah pemilihan Banten I yang meliputi Kabupaten Lebak dan Pandeglang.
-
Apa profesi Rizky Irmansyah? Rizky Irmansyah dikenal sebagai seseorang yang tidak memiliki latar belakang militer. Ia adalah seorang warga sipil yang menempuh pendidikan di salah satu universitas swasta di Jakarta, serta aktif berpartisipasi dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang dikenal sebagai Resimen Mahasiswa (Menwa).
Pura-pura mati
Chuck Lamb memiliki profesi unik yang membuatnya dibayar puluhan juta sehari hanya untuk berpura-pura mati. Pada tahun 2005 lalu, Chuck, 56, memutuskan berhenti dari pekerjaannya sebagai seorang insinyur IT.
Dia ingin mendedikasikan seluruh waktunya untuk hobi yang mungkin bagi kebanyakan orang dinilai aneh tersebut. Namun, siapa sangka kalau hobi aneh itu justru mendatangkan banyak uang untuknya. Sebagaimana dilansir Today.com, Chuck dibayar sampai USD 1.500 (sekitar Rp 17,4 juta) per hari untuk berperan sebagai orang mati dalam berbagai film dan acara TV.
Chuck mendapatkan ide gila berpura-pura mati setelah menonton dari Law & Order: Special Victims Unit bersama istrinya, Tonya. Dia berpikir bahwa betapa mengasyikkannya berperan sebagai orang mati.
Seminggu setelahnya, Chuck pun benar-benar merealisasikan idenya dengan membuat sebuah situs yang diberi nama deadbodyguy.com. Dia kemudian meng-upload serangkaian foto serta video yang menggambarkannya sebagai mayat.
Tonya rupanya juga ikut membantu suaminya menciptakan adegan-adegan unik untuk tema foto dan videonya. Dia bahkan cukup mahir dalam membuat darah palsu dan meminta Chuck berpose seolah-olah ditabrak, tergencet pintu garasi, dan masih banyak lagi.
Sejak diluncurkan pada tahun 2005, situs Chuck sudah memiliki lebih dari 50 juta views. Namanya semakin populer ketika dia tampil di beberapa acara talk show, seperti The Late Show with David Letterman dan Have I Got News for You. Sejauh ini, dia telah melakukan 25 pekerjaan akting yang berbeda, termasuk perannya dalam sebuah film horor Hollywood, Vacancy.
Kini, Chuck lebih dikenal dengan sebutan Dead Body Guy. Dia juga pernah muncul di acara TV seperti The Jury dan film Horrorween dan Kentucky Fried Horror.
"Saya ingin bisa tampil di acara favorit saya, Law & Order: Special Victims Unit," katanya.
Selain ingin tampil di Law & Order: Special Victims Unit, Chuck juga bermimpi membintangi Celebrity Big Brother, sebuah acara reality show yang sedang hit di Inggris.
Jalan-jalan
Seorang pria beruntung dari California diberi imbalan sebesar USD 93.000 atau sekitar Rp 1,05 miliar hanya untuk jalan-jalan dan berbagi foto liburannya.
Andrew Smith berhasil mendapatkan pekerjaan impiannya, setelah memenangkan sebuah kontes untuk mempromosikan Negara Bagian New South Wales di Australia sebagai tujuan wisata yang ideal untuk anak muda.
Seperti dilansir Express.co.uk, Andrew ditantang untuk menunjukkan bagaimana menariknya pariwisata di New South Wales. Dia juga harus mampu mengumpulkan tidak kurang dari 802.000 foto, yang menampilkan momen-momen menyenangkan saat berwisata selama enam bulan di negara bagian tersebut.
Andrew pun mengisi hari-harinya dengan melakukan berbagai kegiatan menyenangkan, seperti skydiving, bergaul dengan para pemain skateboard terkenal, mendaki, berenang, dan kegiatan menarik lainnya. Proyek yang diberi nama The Funster Experiment ini dimulai pada pertengahan Desember tahun lalu dan sejauh ini, Andrew telah memiliki 480.000 foto yang menampilkan momen-momen menarik saat berlibur di New South Wales.
"Semua orang dari seluruh dunia dapat melihat foto-foto yang dibagikan oleh Andrew melalui sosial media The Funster Experiment, dan setelah mereka melihat bagaimana mengasyikannya Andrew ketika berlibur di Sydney dan New South Wales, sejauh ini beberapa dari mereka telah berencana untuk mengikuti jejaknya," kata Destination NSW CEO Sandra Chipchase.
Photos by Funster Experiment/Facebook
Topik pilihan: Lokasi Wisata | Tips Cantik | Wanita merdeka
Jasa pria paruh baya
Ossan Rental (atau rental pria paruh baya) adalah sebuah layanan sewa terbaru di Jepang. Seperti namanya, layanan ini memungkinkan pelanggan untuk menyewa seorang pria paruh baya dengan harga 1.000 yen (Rp 114.121) per jam.
Ini tentu bukan pertama kalinya, perusahaan Jepang menawarkan layanan aneh semacam itu. Beberapa waktu lalu, ada perusahaan di Jepang yang menawarkan layanan pacar atau teman sewaan.
Mikio Sendou (saat muda)/Photo: Ossan Rental
Melihat respon pasar yang cukup positif, Ossan Rental kemudian berpikir untuk membuka layanan sewa pertama yang menawarkan jasa pria-pria setengah baya di Jepang.
Takanobu Nishimoto/Photo: Ossan Rental
Saat ini, perusahaan hanya menawarkan dua pilihan saja, yakni Takanobu Nishimoto (46 tahun), seorang dosen di sebuah perguruan tinggi mode dan styling di Osaka, dan Mikio Sendou, mantan pemain bisbol dan komentator olahraga dari Prefektur Gifu. Pada situs resmi Ossan Rental, perusahaan ini menjelaskan bahwa kedua pria sewaan mereka bisa menjadi teman ngobrol dan berbelanja yang asyik untuk para wanita. Berminat?
Untuk sebuah pelukan
Manusia kini hidup di era teknologi yang membuat interaksi langsung menjadi sangat jarang terjadi. Jika bukan karena pekerjaan, banyak orang bahkan tidak berinteraksi dengan orang lain setiap hari. Kebanyakan dari mereka hanya mengandalkan jaringan sosial, email, dan layanan pesan teks. Tetapi interaksi manusia bukan hanya tentang berkomunikasi melalui pesan, melainkan juga tentang menjelajahi kondisi emosional.
Minimnya interaksi antara manusia saat ini, membuat pria bernama Travis Sigley ini menawarkan layanan unik berupa pelukan hangat darinya. Sebagaimana dilansir Odditycentral, dia belajar psikologi di California Institute of Integral Studies dan percaya bahwa melalui sentuhan fisik, orang dapat belajar untuk mengatasi kecemasan dan ketakutan yang sering mempengaruhi situasi sosial.
Photo by Facebook
Melalui pelukan, Travis berharap dapat mengajarkan cara untuk bersantai dan mendapatkan kepercayaan dalam diri sendiri maupun orang lain. Meski terdengar agak nyeleneh, Travis sempat mendapatkan ide untuk menggeluti profesi sebagai seorang penari telanjang di mana dia sering diminta oleh pelanggannya untuk mundur ke ruang belakang dan bukan untuk tujuan seksual tetapi untuk hanya sekadar berbicara.
Travis menawarkan layanan sesi terapi pelukan selama satu jam dengan biaya USD 75 atau sekitar Rp 869.250. Dia juga sering menggunakan meditasi sebagai cara untuk mencairkan ketegangan yang dirasakan oleh kliennya dan membuatnya merasa lebih santai. Pelanggan Travis kebanyakan adalah perempuan dan laki-laki gay berusia antara 19 tahun dan pertengahan 60-an.
Topik pilihan: Lokasi Wisata | Tips Cantik | Wanita merdeka
Meniduri PSK
Jaime Rascone memiliki pekerjaan tidak biasa yang sangat jarang ditemui. Pria yang dulu sempat bekerja sebagai DJ itu kini menggeluti profesi sebagai prostitute-tester yang bertugas mengecek "kelayakan" para PSK.
Lantas, apa yang harus dilakukan Jaime untuk menentukan "kelayakan" para pekerja seks komersial itu? Jaime yang dikenal sebagai perayu ulung di Chile itu menjalankan tugasnya dengan meniduri para PSK.
Jaime kini bekerja sebagai quality control di sebuah rumah bordil di kotanya. Profesi unik ini pertama kali ditawarkan oleh Madam Fiorella, salah satu temannya yang menjadi mucikari di Santiago. Ia kemudian ditawari untuk bekerja pada Fiorella, yang saat itu sedang membutuhkan orang yang dapat melakukan "wawancara" akhir dalam proses perekrutan para PSK. Sayangnya, tidak ada sumber yang menyebutkan berapa upah yang diberikan rumah bordil tempatnya bekerja kepada Jaime.
Sebagaimana dilansir guanabee.com, gadis yang tertarik untuk bekerja sebagai pelacur kelas VIP di rumah bordil Fiorella diwajibkan menjalani serangkaian tes, antara lain wawancara, tes psikologi, dan sesi foto.
Jaime Rascone bersama para wanita yang melamar sebagai PSK/Photo by oddee.com
Para pelamar yang sudah mendaftar dan mengikuti tes lalu diseleksi secara ketat. Sampai kemudian, Fiorella memilih enam orang dari mereka. Setelah melalui proses itu, Jaime menjalankan tugasnya dengan meniduri satu per satu wanita cantik itu. Hal itu dikerjakannya untuk melakukan uji kelayakan terhadap masing-masing pelamar. Hasil catatannya lantas diserahkan kepada Madam Fiorella sebagai bahan pertimbangan untuk memilih kandidat.
Jaime umumnya mencatat beberapa hal penting seperti: bagaimana cara si gadis memindahkan pinggulnya saat bercinta, apakah erangan yang dikeluarkannya sudah cukup bagus atau tidak, dan masih banyak lagi. Catatan dari Jaime menjadi tolok ukur yang menentukan apakah para pelamar itu lolos tes atau tidak.