Rupiah
Berita Utama
-
-
-
berita update Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Bakal Tembus Rp16.500 per USD, Dipengaruhi Kebijakan Donald Trump
-
-
bank indonesia Bank Indonesia Tarik Uang Rupiah Khusus Seri For The Children of The World, Tak Berlaku Sebagai Alat Pembayaran
-
berita analisis Heboh 1 Dolar AS Jadi Hanya Rp8.170, Pengamat: Bentuk Sindiran Kondisi Ekonomi Indonesia
-
-
-
-
berita update Insentif Pemerintah Tak Berdampak, Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Sentuh Level Rp16.500 per USD
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Luar Biasa! Nilai Pasar 5 Pemain Timnas Indonesia ini Melejit, Nomor 1 Bikin Terkejut
-
Senyum Bahagia Bocah Fans Marselino, Dapat Jersey Impian Usai Viral Kaos dari Sang Idola Dibawa Kabur Penonton di GBK
-
Rizky Ridho Dapat Restu dari 2 Bintang ini untuk Berkarier ke Eropa
-
Blak-blakan Ole Romeny Membayangkan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026: Betapa Luar Biasanya
-
Menganalisis Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026: Ini Jalur Paling Realistis Menurut Pengamat
Berita Utama Lainnya

Pelemahan rupiah terjadi karena pelaku pasar masih terpengaruh dengan sikap bank sentral yang tidak terburu-buru memangkas suku bunga.

Sebab inflasi rendah tidak bisa diartikan sebagai terkendalinya harga kebutuhan pokok rakyat.

Dari sisi eksternal, penguatan mata uang dolar AS di dekat level tertinggi selama satu bulan terakhir dipicu oleh kebijakan The Fed selaku Bank Sentral AS.

Jokowi sempat mengakui bahwa dia cemas melihat kurs atau nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di atas Rp16.000.

Penguatan nilai tukar rupiah didorong oleh dampak positif respons kebijakan moneter Bank Indonesia.

BI menegaskan rupiah digital tidak akan menggantikan uang kertas dan koin yang ada saat ini

Saat ini masih di tahap penelitian dan akan menuju fase menengah.

Perry menegaskan, dari hari ke hari, kinerja nilai tukar Rupiah bergerak sangat dinamis. Pihaknya optimis bahwa Rupiah tetap stabil dan akan cenderung menguat.

Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (16/5) dibuka naik di tengah surplus neraca perdagangan domestik pada April 2024.

Pada Selasa (14/5), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan di Jakarta ditutup melemah di tengah pasar menantikan data inflasi Amerika Serikat.