5 Prajurit wanita paling tangguh dalam sejarah
Lima wanita ini merupakan prajurit yang sangat tangguh dan ditakuti oleh banyak lawan karenanya.
Wanita saat ini sering diidentikkan dengan perilaku yang halus dan feminin. Tetapi pada masa lalu terdapat banyak prajurit wanita yang terkenal pemberani dan sangat tangguh sehingga ditakuti oleh lawan-lawannya. Dari sosok-sosok tangguh prajurit wanita tersebut baik dari prajurit biasa maupun penguasa negeri terhadap sosok-sosok yang sangat menonjol dan dianggap sangat kuat melebihi pria.
Mulai dari sosok laksamana asal Aceh hingga seorang prajurit wanita yang juga dianggap sebagai orang suci. Berikut Merdeka.com berikan lima prajurit wanita paling tangguh yang pernah ada dalam sejarah.
-
Siapa tokoh yang dihormati sebagai pejuang kemerdekaan dan kedudukan kaumnya, terutama wanita Jawa pada zamannya? Kartini, sebagai tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia, dihormati sebagai seorang pejuang kemerdekaan dan kedudukan kaumnya, terutama wanita Jawa, pada zamannya.
-
Kapan sebuah kalimat fakta dianggap benar? Fakta adalah pernyataan yang kebenarannya dapat dibuktikan dan tidak tergantung pada keyakinan individu.
-
Apa yang dimaksud dengan fakta? Fakta adalah informasi objektif atau bukti yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Fakta adalah sesuatu yang dapat diamati, diukur, dibuktikan, dan diverifikasi oleh berbagai pihak yang dapat melihat fenomena yang sama.
-
Kapan Indonesia merdeka? Hari ini, tepat 78 tahun yang lalu, Indonesia menyatakan diri sebagai sebuah negara merdeka.
-
Apa yang dimaksud dengan kalimat fakta? Kalimat fakta adalah jenis kalimat yang menyajikan informasi yang benar, dapat diverifikasi, dan tidak terbantahkan.
Malahayati
Prajurit wanita asal Aceh benama Keumalahayati atau Malahayati ini merupakan laksamana atau panglima angkatan laut wanita pertama di dunia. Dilansir dari BIN, Malahayati pernah memimpin ratusan janda yang suaminya telah meninggal dalam perang untuk melawan kapal-kapal Belanda pada tahun 1599. Pada salah satu duel yang dilakukannya tersebut, Malahayati berhasil membunuh Cornelis de Houtman dan mendapat gelar sebagai laksamana wanita pertama di dunia.
Sebelum mengawali karirnya sebagai prajurit, Malahayati bersekolah di pesantren layaknya masyarakat Aceh pada masa itu. Kemudian dia meneruskan di akademi militer yang bernama Ma'had Baitul Maqdis hingga akhirnya menjadi prajurit dan mengawalinya sebagai komandan protokol di istana. Melalui jalan itu lah kemudian dia mampu menjadi laksamana yang sangat ditakuti. Bahkan nama Malahayati hingga diketahui oleh Ratu Elizabeth, penguasa Inggris. Karena gentar terhadap nama besar laksamana tersebut, Inggris memilih untuk berdamai ketika hendak melintasi selat Malaka yang dikuasai kesultanan Aceh.
Trieu Thi Trinh
Trieu Thi Trinh merupakan seorang pahlawan wanita asal Vietnam pada abad ketiga. Pada usia 20 tahun, Trieu mengumpulkan seribu orang Vietnam untuk membentuk pemberontakan terhadap China yang menyerang dan hendak menguasai negara mereka. Pada awalnya, kakak dari Trieu coba melunakkan hatinya untuk menggagalkan perlawanan tersebut, tetapi dia malah menolaknya dan bahkan membuat kakaknya tersebut bergabung untuk ikut memberontak.
Hingga saat ini, figur Trieu tetap diingat dan dihormati oleh warga Vietnam. Trieu dikenang memiliki tubuh yang besar serta membawa dua bilah pedang dan menggunakan tutup kepala berwarna kuning muda sambil mengendarai gajah. Walaupun akhir hidupnya berakhir tragis di usia 23 karena kekalahannya tetapi sosok Trieu tetap diingat dan dipuja sebagai seorang pemberani dan prajurit yang tangguh.
Tomoe Gozen
Tomoe Gozen merupakan samurai wanita paling tersohor dalam sejarah Jepang. Tomoe merupakan pelayan dari seorang shogun bernama Minamoto no Yoshinaka. Dia turut serta dalam perang Genpei yang berlangsung mulai 1180 hingga 1185 padahal pada masa itu sangat jarang seorang wanita ikut turun ke medan perang. Ketangguhan dan kelihaiannya dalam berperang merupakan salah satu penyebab Tomoe dapat turut serta dalam perang tersebut.
Pada kisah sejarah yang benama Heike Monogatari, Tomoe dideskripsikan sebagai seorang pemanah yang kuat serta merupakan samurai wanita yang setara dengan ribuan prajurit. Bahkan disebutkan bahwa dia sanggup berperang dengan setan maupun dewa. Sosok Tomoe selalu disebutkan sebagai sosok yang cantik, tangguh, dan sangat dihormati.
Joan of Arc
Joan of Arc merupakan salah satu pahlawan wanita paling tangguh dan juga paling terkenal dibanding yang lain. Pada usia 17 tahun, dia sudah memiliki peran penting dalam memimpin prajurit Prancis. Keberhasilan awalnya adalah ketika Raja Charles VII memberinya tugas pada sebuah perang di Orleans. Karena berhasil memangkan perang tersebut dalam sembilan hari akhirnya dia menjadi seorang prajurit wanita yang sangat tersohor.
Kemenangan tersebut juga mengantarkan Raja Charles VII menduduki tahta di Rheims. Setelah itu banyak pertempuran yang dilaluinya dan dia semakin menunjukkan ketangguhannya sebelum akhirnya tertangkap dan dihukum mati pada 1456. Joan of Arc juga dianggap sebagai orang suci dalam agama Katolik karena pernah mendengar bisikan-bisikan yang mengarahkan dirinya.
Zenobia
Setelah pembunuhan terhadap suami dan anak tirinya pada tahun 267, Zenobia menjadi penguasa dari kerajaan Palmyrene yang merupakan wilayah Suriah pada saat ini. Pada masa kekuasaannya, Zenobia mampu melawan serbuan dan invasi yang dilakukan oleh Romawi untuk menduduki wilayah yang dimilikinya. Selain sebagai penguasa, dia juga dikenal sebagai pengendara kuda yang cekatan serta pemimpin yang mau berjalan jauh bersama prajurit-prajuritnya.
Saking tangguhnya, bahkan ketika pada tahun 274 dia berhasil ditangkap oleh Romawi, dibuat sebuah parade militer dan perayaan untuk memperingati hal tersebut. Terdapat dua versi mengenai akhir hidup dari Zenobia, pada versi pertama dikabarkan bahwa dia meninggal ketika dibawa ke Roma, sedangkan versi lain menyatakan bahwa dia tinggal di Roma dan menjadi filsuf serta hidup mewah.
Itu lah lima prajurit wanita paling tangguh dalam sejarah yang banyak membuat lawan jadi gentar ketika menghadapinya.
(mdk/RWP)