Bela Haris Azhar, Usman Hamid sebut laporan BNN dan TNI berlebihan
Jika BNN, Polisi dan TNI tetap melanjutkan proses hukum, citra institusi tersebut bisa semakin buruk di mata masyarakat.
Koalisi Anti Mafia Narkoba menilai langkah BNN, TNI dan Polri melaporkan koordinator KontraS Haris Azhar ke Bareskrim Polri, terlalu berlebihan. Sebab, niat Haris semata-mata hanya membantu membersihkan institusi penegak hukum dari praktik peredaran narkoba.
Koordinator Koalisi Anti Mafia Narkoba, Usman Hamid menuturkan, cara pandang pemerintah dan aktivis menyikapi pernyataan Haris Azhar berbeda. Kalangan aktivis memandang informasi Haris terlalu penting untuk diabaikan. Sementara bagi kalangan pejabat pemerintah dan penegak hukum, informasi itu terlalu prematur untuk dipercaya.
-
Bagaimana tanggapan Polri terkait kasus Aiman Witjaksono? "Nanti kita konfirmasi dengan Polda Metro, yang jelas bahwa setiap perbuatan harus dipertanggungjawabkan, sehingga prosedur hukum juga berjalan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho di Bareskrim Polri, Selasa (5/12).
-
Siapa Fredy Pratama? "Enggak (Tidak pindah-pindah) saya yakinkan dia masih Thailand. Tapi di dalam hutan," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa, Rabu (13/3).
-
Apa yang dilakukan Fredy Pratama? Nur Utami berubah sejak menikah dengan pria berinisial S, yang dikenal sebagai kaki tangan gembong narkoba Fredy Pratama.
-
Bagaimana upaya Polri untuk menangkap Fredy Pratama? Mukti memastikan pihaknya bekerjasama dengan kepolisian Thailand untuk melacak Fredy dan aset-aset dari Fredy yang tersebar di Thailand. "Mungkin, saya akan melakukan hubungan kunjungan ke sana atau balik lagi ke Thailand ya.
-
Siapa yang memberikan apresiasi kepada Polri? Mahasiswa Apresiasi Polri atas hasil survei Litbang Kompas baru-baru ini.
-
Siapa yang memberikan pembekalan kepada calon perwira remaja TNI-Polri? Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto menghadiri pembekalan kepada calon perwira remaja TNI-Polri pada Jumat, 12 Juli 2024.
Dia menyayangkan langkah berlebihan melaporkan Haris ke Bareskrim. "Kapolri mendesak Haris untuk mengungkapkan, tapi yang terjadi terkesan berlebihan oleh 3 institusi yang justru malah melaporkannya ke Mabes Polri," kata Usman di Jakarta, Sabtu (6/8).
Haris dilaporkan Badan Narkotika Nasional (BNN), Polisi Republik Indonesia (Polri), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Haris dilaporkan atas tuduhan pencemaran nama baik institusi.
"Pelaporan itu berkenaan dengan tuduhan kepada Haris karena mencemarkan nama baik institusi. Seharusnya seluruh institusi menempatkan Haris sebagai keterangan, bukan melaporkannya melakukan tuduhan," tegasnya.
Usman sepakat dengan sikap Presiden Jokowi. Seharusnya institusi penegak hukum melakukan introspeksi diri, bukan membawa Haris ke jalur hukum.
"Jadi jangan disalahartikan sebagai hukuman untuk Haris. Harus ditindaklanjuti sebagai masukan. Maka jangan taruh Haris sebagai terlapor," jelasnya.
Dia mengingatkan, jika BNN, Polisi dan TNI tetap melanjutkan proses hukum ini, tidak menutup kemungkinan citra institusi tersebut semakin buruk di mata masyarakat.
Baca juga:
Perwira Polri masih selidiki testimoni Fredi Budiman
Pembelaan Haris Azhar saat dipolisikan & dianggap cederai BNN-Polri
Memburu anggota TNI, BNN & Polri dalam jaringan Fredi Budiman
Haris Azhar soal dilaporkan: Buat apa buang-buang energi!
Haris Azhar janji ungkap pejabat Polri, TNI & BNN di testimoni Fredi
Kesaksian Haris Azhar seharusnya jadi petunjuk bagi BNN dan Polri