Kericuhan Kajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah, Kemenag Surabaya Keluarkan Edaran Larangan Pengajian Provokatif
Kemenag Surabaya akan berkoordinasi dengan Kepolisian saat di singgung apakah akan mengeluarkan larangan resmi terhadap Ustaz Syafiq berceramah di Surabaya.
Kemenag Surabaya akan berkoordinasi dengan Kepolisian saat di singgung apakah akan mengeluarkan larangan resmi terhadap Ustaz Syafiq untuk berceramah di Surabaya.
- Buntut Kericuhan Pengajian Ustaz Riza Basalamah, GP Ansor Laporkan Dugaan Pengeroyokan
- Ustaz Syafiq Riza Basalamah Unggah Surat Keberatan GP Ansor, Ini Isinya
- Kronologi GP Ansor Tolak Kedatangan Ustaz Syafiq Riza Basalamah di Surabaya
- Ricuh, GP Ansor Bubarkan Paksa Pengajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah di Surabaya
Kericuhan Kajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah, Kemenag Surabaya Keluarkan Edaran Larangan Pengajian Provokatif
Kementerian Agama (Kemenag) tak ingin kericuhan terjadi lagi seperti dalam pengajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah di Masjid Assalam Purimas, Gunung Anyar, Surabaya pada Kamis (24/2) malam.
Kemenag berencana meminta Badan Koordinasi Masjid (Bakormas) untuk mendeteksi adanya pengajian yang mengarah pada ujaran kebencian dan provokatif.
Kepala Kantor Kemenag Kota Surabaya, Pardi mengatakan, Kemenag akan segera memberikan surat edaran yang ditujukan kepada Bakormas seluruh Surabaya, agar melakukan tindakan dini. Tindakan yang dimaksud adalah mendeteksi dini adanya pengajian mengarah kepada ujaran kebencian dan provokasi.
"Kami akan segera memberikan edaran pada badan koordinasi masjid seluruh surabaya untuk mendeteksi kiranya ada pengajian yang mengarah pada ujaran kebencian dan provokatif. Tentu harus segera dilakukan upaya mitigasi," kata Pardi saat dihubungi, Sabtu (24/2).
Dikonfirmasi soal kericuhan yang terjadi pada pengajian Ustaz Syafiq, Pardi mengaku sudah mengetahui dan mendapatkan laporan dari anak buahnya.
Pardi menyebut, sebelum pengajian itu terjadi, sudah ada kesepakatan yang ditandatangani oleh beberapa pihak.
Namun, pada saat hari H, ternyata kesepakatan itu dilanggar oleh pihak Masjid Assalamah.
Pardi menyebut ada seseorang yang mengatakan secara jelas bahwa acara yang sudah dibatalkan dilanjutkan kembali.
"Ada kata-kata (melanjutkan acara) itu. Sehingga itu yang membuat teman-teman Ansor bertindak dan mencegahnya," kata Pardi.
Pardi mengatakan, Kemenag Surabaya akan berkoordinasi dengan Kepolisian saat di singgung apakah akan mengeluarkan larangan resmi terhadap Ustaz Syafiq untuk berceramah di Surabaya. Pardi menyebut jika Kemenag tidak dalam posisi tersebut.
"Nanti akan ada teman-teman Kepolisian juga. (Kalau Kemenag?) Kami tidak dalam posisi itu, karena kalau kegiatan pengajiannya kan tidak masuk kesitu," ujar Pardi.
Kajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah di Masjid Assalam Purimas, Gunung Anyar, Surabaya sebelumnya ditolak GP Ansor dan Banser pada Kamis (22/2) malam.
Mereka menilai ajaran Ustaz Syafiq sudah terindikasi radikal. Aksi penolakan itu pun diwarnai kericuhan. Pihak Ansor dan Banser mengklaim beberapa orang anggotanya menjadi korban pemukulan.
Sementara pengurus masjid mengklaim acara kajian memang sudah dibatalkan. Ustaz Syafiq juga tak jadi hadir di lokasi. Hanya saja seribuan jemaah sudah kadung datang dan berkumpul. Kericuhan pun tak terhindarkan.