Transformasi Transportasi Umum di Jakarta
Sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan dibutuhkan angkutan massal yang menopang mobilitas warga di DKI Jakarta.

Sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan dibutuhkan angkutan massal yang menopang mobilitas warga di DKI Jakarta

Transformasi Transportasi Umum di Jakarta

Angkutan massal di DKI Jakarta mengalami transformasi sebelum memiliki sistem transportasi umum yang canggih dan terintegrasi seperti saat ini. Pelbagai angkutan umum berteknologi manual hingga mesin pernah menghiasi jalanan ibu kota.

Selain kereta yang semula berfungsi mengangkut hasil bumi dan menjadi alat transportasi,
angkutan umum di DKI Jakarta masih mengandalkan tenaga manusia dan binatang yakni delman dan becak. Angkutan ini digunakan saat Jakarta masih bernama Batavia.


Era tahun 1800-1900, angkutan umum di DKI Jakarta mulai beralih ke mesin dengan menggunakan trem atau kereta dengan rel khusus di jalan ibu kota.
Trem semula menggunakan kuda hingga bermetamorfosis menjadi uap. Operasional trem kemudian dihentikan pada 1959.
Perkembangan pembangunan membuat kondisi jalan di DKI Jakarta yang padat membuat transportasi beralih ke mobil yang disebut oplet. Angkutan umum beroperasi di Jakarta sejak 1930 dan hanya beroperasi di beberapa sudut ibu kota.

Selanjutnya angkutan umum di DKI Jakarta terus bertransformasi mulai dari taksi, bemo, helicak hingga bajaj.
Alat transportasi itu kemudian berubah dengan bus untuk menampung penumpang lebih banyak.
This is source 2
Pada masa ini sejumlah bus dengan pelbagai trayek mengaspal di jalanan ibu kota. Sebut saja metromini hingga kopaja serta bus tingkat. Transportasi berbasis bus kota saat itu manjadi primadona masyarakat.

Selepas Metromini dan Kopaja, muncul TransJakarta.
Keberadaan angkutan umum ini mengubah image kendaraan umum berbasis bus yang panas serta terkadang ugal-ugalan.


Masyarakat yang tinggal maupun hendak ke DKI Jakarta ini semakin bervariasi menggunakan transportasi umum.
Kini masyarakat bisa berkeliling ibu kota menggunakan layanan transportasi terintegrasi secara sistem seperi MRT, LRT hingga KRL Commuter Line.