Tanda-Tanda Kista Rahim yang Penting Disadari, Wanita Wajib Tahu
Kenali tanda-tanda kista rahim dan dapatkan pengobatannya segera.

Kenali tanda-tanda kista rahim dan dapatkan pengobatannya segera.

Tanda-Tanda Kista Rahim yang Penting Disadari, Wanita Wajib Tahu

Kista rahim adalah kantung yang biasanya berisi cairan di dalam ovarium atau di permukaannya. Penyakit ini sangat umum terjadi dan biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun. Kebanyakan kista ovarium terjadi secara alami dan hilang dalam beberapa bulan tanpa memerlukan pengobatan apa pun. Namun dalam beberapa kasus, kista ini dapat berkembang dan menyebabkan komplikasi.
Wanita memiliki dua ovarium. Satu ovarium terletak di setiap sisi rahim. Setiap ovarium berukuran dan berbentuk seperti kacang almond. Telur berkembang dan matang di ovarium ini. Telur lantas dilepaskan dalam siklus bulanan selama masa subur.
Kista rahim adalah kondisi yang sering terjadi. Seringkali, para wanita yang menderitanya hanya merasakan sedikit atau tidak ada tanda-tanda sama sekali, dan kista pun cenderung tidak berbahaya. Kebanyakan kista rahin dapat hilang tanpa pengobatan dalam beberapa bulan.
Namun terkadang, kista rahim bisa menjadi bengkok atau pecah. Hal ini dapat menyebabkan komplikasi serius. Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai tanda-tanda kista rahim beserta penyebab dan perawatannya yang penting diketahui.

Mengenal Apa Itu Kista Rahim
Kista rahim adalah kantung berisi cairan atau bahan setengah padat yang terbentuk pada atau di dalam salah satu atau kedua ovarium. Ovarium sendiri adalah organ kecil di panggul yang menampung sel telur dan membuat hormon, seperti estrogen dan progesteron.
Ada berbagai jenis kista rahim, sebagian besar tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak berbahaya (jinak). Biasanya kista rahim juga tidak menimbulkan gejala. Anda mungkin tidak akan tahu bahwa Anda mengidapnya kecuali dokter menemukannya selama pemeriksaan panggul rutin atau prosedur pencitraan.
Mengutip Cleveland Clinic, kebanyakan kista rahim adalah kista fungsional. Mereka terbentuk sebagai respons terhadap perubahan tubuh selama siklus menstruasi.

Penyebab Kista Rahim
Ovulasi adalah penyebab utama kista rahim. Ovarium menumbuhkan kista kecil yang disebut folikel setiap bulan.
Folikel menghasilkan hormon estrogen dan progesteron dan pecah untuk melepaskan sel telur saat Anda berovulasi. Folikel bulanan yang terus tumbuh dikenal sebagai kista fungsional.
Melansir Mayo Clinic, kista fungsional biasanya tidak berbahaya, jarang menimbulkan rasa sakit, dan dapat hilang dengan sendirinya dalam 2 hingga 3 siklus menstruasi.
Selain itu, penyebab kista rahim yang lainnya adalah:
- Reproduksi sel yang tidak normal.
Reproduksi sel yang tidak lazim dapat menyebabkan terbentuknya kista seperti dermoid dan kistadenoma.
- Endometriosis.
Kista ini sering terbentuk di ovarium pada stadium endometriosis lanjut.
- Penyakit radang panggul (PID).
Infeksi panggul yang parah dapat menyebar ke indung telur dan menyebabkan kista.

Jenis-Jenis Kista Rahim
1. kista fungsional
Kista fungsional adalah jenis kista rahim yang paling umum dan tidak berhubungan dengan penyakit. Mereka terjadi sebagai akibat dari ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium).
Kista ini bisa menjadi tanda bahwa indung telur Anda berfungsi sebagaimana mestinya. Kista fungsional umumnya menyusut seiring berjalannya waktu, biasanya dalam waktu 60 hari, tanpa pengobatan khusus.
- Kista folikel
- Kista korpus luteum
Terkadang, kista fungsional disebut juga kista sederhana.
2. Kista Lainnya
Tidak semua kista rahim terbentuk sebagai respons terhadap siklus menstruasi. Gejala-gejala tersebut tidak selalu merupakan tanda-tanda penyakit, namun penyedia layanan kesehatan mungkin ingin memantaunya untuk memastikan bahwa gejala-gejala tersebut tidak menyebabkan komplikasi.
Komplikasi tersebut di antaranya:
- Kistadenoma
- Kista dermoid (teratoma)
- Endometrioma
- Kanker ovarium

Tanda-Tanda Kista Rahim
Mengutip laman Ciputra Hospital, tanda-tanda kista rahim di antaranya adalah sebagai berikut:
- Sering buang air kecil.
- Mengalami rasa sakit saat berhubungan seksual.
- Mengalami nyeri panggul secara tiba-tiba.
- Mengalami perut kembung.
- Mudah merasa kenyang sekalipun hanya makan sedikit.
- Mengalami siklus menstruasi yang tidak normal.
- Merasa nyeri pada perut bagian bawah atau di sisi tempat kista muncul.
- Mengalami pembengkakan di area munculnya kista.
- Merasa mual dan muntah.
- Kesakitan saat buang air besar.
- Mengalami demam.

Komplikasi Kista Rahim
Beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat kista rahim adalah:
- Kista kanker
- Kista ovarium pecah
Kista fungsional biasanya pecah tanpa menimbulkan gejala negatif. Namun terkadang, kista yang pecah bisa menyebabkan rasa sakit yang parah dan bengkak di perut Anda. Semakin besar, semakin besar kemungkinan pecahnya.
- Torsi ovarium
Segera dapatkan bantuan medis jika Anda mengalami gejala pecahnya kista ovarium atau torsi ovarium.

Perawatan Kista Rahim
Perawatan kista rahim akan bergantung pada faktor-faktor seperti usia, gejala yang dialami, dan kemungkinan penyebab kista. Adapun beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai upaya perawatan adalah:
- Menanti dengan waspada
Anda mungkin juga akan menjalani USG tindak lanjut dalam beberapa minggu atau bulan setelah diagnosis untuk melihat apakah kista Anda telah hilang dengan sendirinya.
- Pemberian obat kista ovarium
- Operasi kista ovarium