Pemilu 2024: Update Survei Elektabilitas Anies Baswedan Terbaru
Merdeka.com - Setelah selesai tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakata, Anies Baswedan menjajal peruntungan di Pemilu 2024. Anies memantapkan diri untuk maju Pilpres setelah diusung Partai NasDem sebagai kendaraan politik pertamanya. Tiket Capres pun dipegang setelah PKS dan Demokrat memberikan dukungan.
Nama Anies di survei terbilang moncer. Bersaing di tiga teratas Capres pilihan rakyat bersama Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. Kami memotret perkembangan elektabilitas Anies Baswedan yang disajikan lima lembaga survei yakni Indikator Politik, Poltracking, Charta Politika, SMRC dan Litbang Kompas. Berikut ulasannya.
UPDATE HASIL SURVEI ANIES BASWEDAN:
-
Apa nama lengkap Anies Baswedan? Anies Baswedan, dengan nama lengkap Anies Rasyid Baswedan, merupakan salah satu kandidat presiden untuk tahun 2024, dilahirkan di Kuningan pada tanggal 7 Mei 1969.
-
Apa yang disinggung Anies Baswedan? Anies Baswedan menyinggung soal pemimpin yang tidak memenuhi janjinya.
-
Kenapa Anies dianggap salah satu tokoh dengan elektabilitas tinggi? Anies jadi satu di antara tiga tokoh capres dengan elektabilitas terkuat di sejumlah lembaga survei.
-
Siapa yang disebut bakal jadi cawapres Anies? Nama Yenny sebelumnya disebut sebagai bakal calon wakil presiden untuk mendampingi Anies Baswedan.
-
Apa yang ditonton Anies Baswedan? Calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan sebagai orang yang sibuk riwa-riwi bersosialisasi dengan masyarakat masih menyempatkan waktu untuk menonton serial anime Jepang. Hal itu dilakukan oleh Anies di dalam mobil ketika melakukan perjalanan darat dari Aceh. Serial anime Jepang yang ditonton oleh Anies adalah berjudul Attack on Titan.
-
Apa nama partai yang dibentuk Anies Baswedan? Sampai saat ini Anies belum mengumumkan nama partai yang akan didirikannya.
Juni 2023
LSI Denny JA
- Elektabilitas Anies Baswedan 20,8 persen
SMRC
- Elektabilitas Anies Baswedan 19,2 persen
Indikator Politik
- Elektabilitas Anies Baswedan 12,5 persen
Mei 2023
SMRC
- Elektabilitas Anies Baswedan 20,1 persen
Litbang Kompas
- Elektabilitas Anies Baswedan sebesar 13,6 persen
Charta Politika
- Elektabilitas Anies Baswedan sebesar 23,6 persen
SMRC
- Elektabilitas Anies Baswedan 19,7 persen
Indikator Politik Indonesia
Elektabilitas Anies Baswedan khusus di Jakarta mencapai 42,4 persen
SMRC
- Elektabilitas Anies Baswedan 21,7 persen
Charta Politika Indonesia
- Elektabilitas Anies Baswedan 23 Persen
Lembaga Survei Indonesia
- Elektabilitas Anies sebesar 21 persen
April 2023
Indikator Politik Indonesia
- Elektabilitas Anies sebesar 18,8 persen
Poltracking Indonesia
- Anies Baswedan mendapatkan 20,4 persen
Indikator Politik Indonesia
- Anies Baswedan memperoleh dukungan 15,9 persen
Saiful Mujani Research And Consulting (SMRC)
- Anies memperoleh dukungan 9,8 persen (simulasi tertutup)
- Anie memperoleh15 persen (simulasi semi terbuka)
Lembaga Survei Indonesia (LSI)
- Anies memperoleh 25,3 persen
Maret 2023
- Indikator Politik
Elaktabilitas Anies 26,8 persen
- SMRC
Anies Baswedan 23,7 persen
Tidak tahu/tidak menjawab ada 12,9 persen
©2023 Liputan6.com/Faizal FananiFebruari 2023
Simulasi Head to Head
Litbang Kompas melakukan survei pada 25 Januari-4 Februari 2023. Ada tiga tokoh dengan tingkat elektabilitas paling tinggi sebagai capres: Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Head to Head Ganjar vs AniesGanjar Pranowo: 60,2 persenAnies Baswedan: 39,8 persen
Head to Head Prabowo vs AniesPrabowo Subianto: 57,3 persenAnies Baswedan: 42,7 persen
Januari 2023
- Litbang Kompas
Anies Baswedan 13,1 persen
Desember 2022- Charta PolitikaAnies Baswedan 23,9 persenTidak tahu atau tidak menjawab 6,8 persen
- Indikator PolitikAnies Baswedan 22,8 persenTidak tahu atau tidak menjawab 9,3 persen
- SMRCAnies Baswedan 22,8 persenTidak tahu atau tidak menjawab 9,3 persen
November 2022- PoltrackingAnies Baswedan 24,9 persenTidak tahu atau tidak menjawab 9,1 persen
- Charta PolitikaAnies Baswedan 23,1 persenTidak tahu atau tidak menjawab 5,0 persen
- Indikator PolitikAnies Baswedan 23,6 persenTidak tahu atau tidak menjawab 9,2 persen
- SMRCAnies Baswedan 17 persenTidak tahu atau tidak menjawab 13,1 persen
Oktober 2022- SMRCAnies Baswedan 18,7 persenTidak tahu atau tidak menjawab 11,1 persen
- Litbang KompasAnies Baswedan 16,5 persenTidak tahu 18,3 persen
September 2022- Indikator PolitikAnies Baswedan 17,4 persenTidak tahu atau tidak menjawab 8,1 persen
Agustus 2022- PoltrackingAnies Baswedan 17,7 persenTidak tahu atau tidak menjawab 8,9 persen
- SMRCAnies Baswedan 14,4 persenTidak tahu atau tidak menjawab 15,1 persen
Juni 2022- Charta PolitikaAnies Baswedan 24,6 persen
- Litbang KompasAnies Baswedan 12,6 persen
Mei 2022- PoltrackingAnies Baswedan 16,8 persenTidak tahu atau tidak menjawab 10,3 persen
- SMRCAnies Baswedan 8,2 persenTidak tahu atau tidak menjawab 47,3 persen
April 2022- Charta PolitikaAnies Baswedan 20,2 persenTidak tahu atau tidak menjawab 7,0 persen
- Indikator PolitikAnies Baswedan 19,4 persenTidak tahu atau tidak menjawab 10,1 persen persen
Januari 2022- Litbang KompasAnies Baswedan 14,2 persen
Profil Anies Baswedan
Anies Baswedan termasuk figur intelektual muda di Indonesia. Terhitung sejak 26 Oktober 2014 lalu, sosok pakar kelahiran Kuningan, Jawa Barat ini telah dipercaya mengampu jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI pada Kabinet Kerja Presiden Jokowi.
Bagi Baswedan, usia dan kepakaran memang tidak perlu berjalan sejajar. Menyelesaikan pendidikan tingkat sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada. Pada usia 36 tahun, gelar Doktor dalam Ilmu Politik dari Northern Illinois University sudah disandang. Demikian juga gelar Master dari School of Public Policy, University of Maryland beberapa tahun sebelumnya. Pendiri gerakan Indonesia Mengajar ini juga berhasil menyandang segudang penghargaan tingkat dunia.
Majalah Foreign Policy terbitan Amerika Serikat menyebut nama Anies Baswedan sebagai salah satu dari 100 Tokoh Intelektual Publik Dunia pada 2008 lalu. Setahun berikutnya, giliran lembaga World Economic Forum (WEF) menyebut pakar, pengamat dan peneliti muda kelahiran 1969 ini sebagai satu dari Pemimpin Muda Dunia Global pada 2009.
Tidak cukup itu, pada 2010 lalu, Anies Baswedan bahkan memenangi 3 penghargaan internasional sekaligus, masing-masing dari Majalah Foresight terbitan Jepang yang menamai sosoknya sebagai satu dari '20 Pemimpin Masa Depan Dunia', lembaga International Policy Studies (IIPS) Jepang yang menganugerahi Nakasone Yasuhiro Awards dan lembaga Royal Islamic Strategic Studies Centre yang bermarkas di Yordania turut menyebut Baswedan sebagai '500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia'.
Tidak heran juga, segudang pengalaman dan tingginya kinerja intelektualitas yang dibuktikan peneliti utama dari Lembaga Survey Indonesia ini membuat figur Anies Baswedan kerap diundang ke berbagai pertemuan nasional dan internasional.
©2023 Merdeka.com/Aksara Bebey
Berpegang teguh pada pendirian politiknya sendiri, tidak memihak kekuatan politik tertentu, tak urung netralitas tersebut embuat sosoknya dianggap paling tepat bertindak selaku moderator dalam acara Debat Calon Presiden 2009. Pada akhir 2009, Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, bahkan menunjukkan kepercayaan dengan memilih Anies menjadi anggota Tim-8 dalam kasus dugaan pidana terhadap pimpinan KPK saat itu, Bibit dan Chandra.
Ide dan sosok Anies Baswedan juga akrab dikenali melalui program siar stasiun Metro TV, Save our Nation. Selain itu dia juga didapuk menjadi Ketua Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anies mengikuti konvensi calon presiden Partai Demokrat. Ia memenuhi undangan konvensi karena bercita-cita melunasi janji kemerdekaan. Bagi Anies, konvensi itu merupakan sebuah panggilan tanggung jawab dan sebuah kehormatan.
Mantan Rektor Universitas Paramadina sempat menjabat juru bicara calon presiden dan wakil presiden Jokowi-JK di pemilu 2014, sekaligus sebagai anggota Tim Transisi.
Setelah program pemerintahan telah terbentuk, Anies diangkat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tidak sampai akhir masa jabatan, pada 27 Juli lalu, Anies resmi dicopot dari Kemendikbud. Posisinya digantikan oleh Muhadjir Effendy.
Tak berhenti sampai di situ, pada Anies Baswedan memutuskan untuk maju Pilgub DKI 2017. Berpasangan dengan Sandiaga Uno dan didukung Gerindra-PKS, Anies berhasil menumbangkan incumbet saat itu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Harta Kekayaan Anies Baswedan
Dari data LHKPN 2021, Anies Baswedan tercatat memiliki harta Rp 10.955.779.684 (Rp 10,95 miliar). Nilai tersebut hanya bertambah sekitar Rp 40,2 juta dari data pada 2020 yang berjumlah Rp 10.915.550.262 (Rp 10,91 miliar).
Harta kekayaan itu terinci, dengan enam bidang tanah dan bangunan senilai Rp 14.715.962.000 (Rp 14,7 miliar) pada tahun 2021. Kemudian untuk harta bergerak lainnya Rp1,3 miliar, surat berharga Rp61 juta, serta kas dan setara kas Rp1,2 miliar.
Anies juga memiliki harta lainnya senilai Rp659,9 juta dan utang Rp7,6 miliar. Lalu, transportasi senilai Rp 550 juta untuk tiga unit kendaraan.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Elektabilitas Anies Baswedan di tiga lembaga survei tidak lebih dari 20 persen.
Baca SelengkapnyaSurvei periodik Litbang Kompas dilakukan dengan wawancara tatap muka dan diselenggarakan pada 15-20 Juni 2024.
Baca SelengkapnyaMenurut Anies, hasil survei hari ini belum menunjukkan kondisi ril pencoblosan 14 Februari nanti.
Baca SelengkapnyaHanya 61,0 persen responden akan mempertimbangkan sosok didukung Jokowi.
Baca SelengkapnyaElektabilitas tiga calon presiden; Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan saling salip. Terpotret dari hasil survei.
Baca SelengkapnyaHasil survei Pilpres terbaru elektabilitas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar
Baca SelengkapnyaDalam survei, elektabilitas Anies berada di urutan ketiga
Baca SelengkapnyaAnies menghormati hasil penghitungan cepat atau quick count sejumlah lembaga survei yang hingga kini masih terus dilakukan.
Baca SelengkapnyaPKB menilai survei-survei yang kini dipublikasikan menjadi alat melegitimasi upaya kecurangan nantinya.
Baca SelengkapnyaAnies Baswedan memperoleh suara tertinggi berdasarkan survei terbaru Litbang Kompas
Baca SelengkapnyaEmpat lembaga suvei merilis elektabilitas tiga capres
Baca Selengkapnya