Ilmuwan ini Dianggap Tak Takut Mati, Bernyali Besar Kalahkan Albert Einstein, Nikola Tesla, hingga Thomas Edison
Namanya memang tidak semasyhur Albert Einstein, Nikola Tesla, dan Thomas Edison. Tapi ia punya penemuan yang tak kalah hebat. Bahkan diganjar dua Nobel Prize.

Albert Einstein, Nikola Tesla, maupun Thomas Edison barangkali tidak seberani ilmuwan perempuan ini. Ia rela “mati” demi penemuannya. Saking jeniusnya, ia diganjar dengan 2 Nobel Prize yakni untuk bidang Fisika (1903) dan Kimia (1911).
Siapa dia?
Dia adalah Marie Curie. Mengutip Business Insider, Minggu (19/1), Marie Curie dikenal sebagai "ibu fisika modern," meninggal akibat anemia aplastik, kondisi langka yang disebabkan oleh paparan tinggi elemen radioaktif yang ia temukan. Polonium dan radium.
Hingga kini, warisannya tidak hanya mengubah dunia sains, tetapi juga menyimpan jejak radiasi yang akan bertahan hingga ribuan tahun.
Penemuan Revolusioner
Pada tahun 1898, bersama suaminya Pierre, Curie menemukan elemen radioaktif polonium dan radium. Penemuan ini melanjutkan penelitian Henri Becquerel, yang menemukan bahwa uranium memancarkan radiasi.
Polonium diberi nama untuk menghormati Polandia, tanah kelahiran Curie. Keduanya memenangkan Hadiah Nobel Fisika pada tahun 1903, menjadikan Curie wanita pertama yang menerima Nobel.
Lebih dari 100 tahun setelah kematiannya, banyak barang pribadi Curie, termasuk pakaian, buku masak, dan catatan laboratorium, tetap terkontaminasi radiasi.
Barang-barang ini disimpan di kotak berlapis timbal di Perpustakaan Nasional Prancis, Paris. Pengunjung yang ingin melihat manuskripnya harus memakai perlengkapan pelindung dan menandatangani surat pernyataan tanggung jawab.
Radiasi dari radium 226, yang memiliki waktu paruh sekitar 1.600 tahun, akan terus memancarkan bahaya hingga ribuan tahun mendatang. Bahkan tubuh Curie sendiri terkontaminasi, sehingga peti matinya dilapisi timbal hampir satu inci.
Marie dan Pierre Curie dimakamkan di Panthéon, Paris, bersama tokoh-tokoh besar Prancis lainnya seperti Voltaire dan Rousseau. Kehormatan ini mencerminkan penghargaan dunia terhadap kontribusi besar mereka dalam ilmu pengetahuan, meskipun bahaya radiasi tetap membayangi warisan mereka.