Segari Raih Investasi Rp 227,6 Miliar

Segari, startup grocery social commerce, mengumumkan mendapat pendanaan Seri A sebesar USD16 juta atau setara dengan Rp 227,6 miliar. Dalam waktu kurang dari 12 bulan sejak mulai beroperasi, startup ini mengklaim telah menjadi pilihan warga Jakarta dan sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan produk segar.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Segari Raih Investasi Rp 227,6 Miliar
Segari Raih Investasi Rp 227,6 Miliar. ©2021 Merdeka.com

Segari, startup grocery social commerce, mengumumkan mendapat pendanaan Seri A sebesar USD16 juta atau setara dengan Rp 227,6 miliar. Dalam waktu kurang dari 12 bulan sejak mulai beroperasi, startup ini mengklaim telah menjadi pilihan warga Jakarta dan sekitarnya dalam memenuhi kebutuhan produk segar.

Perusahaan pun menyebut telah berhasil meningkatkan jumlah pengguna, pesanan, dan pendapatannya lebih dari 20 kali lipat.

Pendanaan Seri A ini dipimpin oleh Go-Ventures dengan partisipasi dari Susquehanna International Group (SIG) dan berbagai investor strategis seperti Alfamart, Gunung Sewu Group (salah satu grup perusahaan pertanian dan pangan terbesar di Indonesia), dan Intrinity Capital yang berafiliasi dengan Gulaku. BEENEXT, AC Ventures dan Saison Capital, yang merupakan para investor Segari sejak tahap awal (seed) juga ikut terlibat dalam putaran pendanaan ini.

Startup yang didirikan pada 2020 ini berkomitmen menyederhanakan rantai distribusi di Indonesia yang kompleks dengan memanfaatkan teknologi dan memberdayakan komunitas sebagai mitra dalam penjualan dan distribusi yang lebih efisien.

Guna mengakses berbagai produk Segari, mulai dari buah-buahan, sayur-sayuran, daging, hingga makanan pokok, pelanggan dapat melakukan pemesanan langsung melalui situs web atau aplikasi Segari. Hanya dalam waktu 15 jam saja produk makanan segar akan sampai ke tangan konsumen dari petani.

Sebagian besar sumber produk segar Segari didapatkan langsung dari para mitra petani di Jawa dan Sumatera. Menurut CEO Segari, Yosua Setiawan rantai distribusi pertanian adalah salah satu masalah paling kompleks di Indonesia. Masih terdapat banyak lapisan dari petani hingga produk pertanian sampai ke tangan konsumen.

"Kami berharap dapat memberikan dampak positif dimana konsumen bisa menerima bahan makanan berkualitas dengan lebih cepat dan biaya yang lebih murah. Di sisi petani, kami juga membantu mereka untuk menerima harga yang adil dari produk yang mereka jual," ujar Yosua dalam keterangannya, Selasa (7/9).

Yosua melanjutkan, segari akan menggunakan pendanaan terbaru untuk memperkuat infrastruktur, memastikan proses lebih efisien dari petani ke konsumen. Supaya, Segari dapat tumbuh lebih besar dan mampu memberikan dampak sosial yang positif bagi para petani lokal.

"Untuk melakukannya, Segari berencana memperkuat dan menambah tim di berbagai bidang, termasuk operasional, teknologi, dan marketing," ungkap Segari.

Rekomendasi