Sholat Tasbih di Malam Lailatul Qadar: Keutamaan, Hukum, dan Cara Melakukannya
Sholat Tasbih, sunnah muakkadah, diyakini memiliki keutamaan luar biasa di malam Lailatul Qadar; pelajari tata cara dan keutamaannya.
Sholat Tasbih merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan pada malam Lailatul Qadar. Malam yang lebih baik dari seribu bulan ini menjadi waktu yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat Muslim, terutama selama sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Keutamaan Sholat Tasbih sangat besar, karena dapat membantu umat dalam meraih kemuliaan tersebut, baik dari segi ibadah maupun sebagai sarana untuk mendapatkan pengampunan dosa.
Meskipun sholat ini sudah dikenal luas, tata cara pelaksanaannya seringkali masih menimbulkan pertanyaan. Selain itu, terdapat berbagai pandangan dari para ulama mengenai waktu terbaik untuk melaksanakan Sholat Tasbih, khususnya pada malam Lailatul Qadar. Memahami dengan baik hukum dan tata cara sholat ini sangat penting agar ibadah yang dilakukan dapat diterima dengan baik oleh Allah SWT.
Apabila Anda berminat untuk menjalankan Sholat Tasbih dan memanfaatkannya sebagai momen untuk meraih malam penuh berkah, berikut adalah penjelasan lengkap mengenai hukum, tata cara, dan keutamaan sholat ini yang perlu Anda ketahui, dirangkum Merdeka.com, Selasa (25/3).
Pengertian Sholat Tasbih di Malam Lailatul Qadar
Dilansir dari NU Online, sholat Tasbih merupakan salat sunnah yang dilakukan dengan mengucapkan kalimat tasbih tertentu sebanyak mungkin. Secara khusus, sholat ini dilakukan dengan mengucapkan "Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar" dalam jumlah yang telah ditentukan untuk setiap gerakan sholat. Sholat ini memiliki keistimewaan yang sangat tinggi ketika dilaksanakan pada malam Lailatul Qadar, yang diyakini lebih baik dari seribu bulan.
Pada malam yang penuh berkah tersebut, sholat Tasbih dapat dilaksanakan sebagai bentuk permohonan ampunan serta untuk mendapatkan rahmat dari Allah SWT. Keutamaan dari sholat ini bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW, yang mengajarkan tata cara pelaksanaan sholat Tasbih kepada pamannya, Abbas. Walaupun ada pendapat yang menyatakan bahwa hadis tersebut lemah (dlo'if), banyak ulama tetap menganjurkan pelaksanaan sholat ini karena keutamaannya yang sangat besar, khususnya bagi mereka yang ingin meraih keberkahan Lailatul Qadar.
Hukum Sholat Tasbih Malam Lailatul Qadar
Sholat Tasbih merupakan ibadah sunnah muakkadah, yang berarti sangat dianjurkan oleh para ulama. Pelaksanaan sholat ini sangat bermanfaat karena dapat memberikan pahala yang besar, terutama jika dilaksanakan pada malam-malam terakhir bulan Ramadan, saat umat Islam berusaha keras untuk mendapatkan Lailatul Qadar.
Walaupun ada beberapa pendapat yang menyatakan bahwa hadis tentang keutamaan sholat Tasbih lemah, banyak ulama tetap menganjurkan pelaksanaannya berdasarkan hadis lain yang menekankan pentingnya amalan di malam penuh kemuliaan tersebut. Imam Nawawi menjelaskan bahwa sholat Tasbih dapat dilaksanakan kapan saja, baik siang maupun malam, selama tidak berada pada waktu-waktu yang dilarang untuk sholat.
Pada malam Lailatul Qadar, sholat Tasbih menjadi pilihan yang sangat baik sebagai usaha untuk meraih ampunan Allah. Dengan melaksanakan sholat ini, individu berharap dapat memperoleh pengampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan serta mendapatkan keberkahan yang melimpah dari Allah SWT.
Tata Cara Pelaksanaan Sholat Tasbih di Malam Lailatul Qadar

Pelaksanaan Sholat Tasbih pada malam Lailatul Qadar mengikuti langkah-langkah yang serupa dengan sholat sunnah lainnya, namun terdapat tambahan bacaan tasbih yang harus dilakukan dalam jumlah tertentu. Berikut adalah tata cara lengkap pelaksanaan Sholat Tasbih:
- Niat: "Usholli sunnatat-tashbiihi arba'a raka'ati lillahi taa'alaa" (Aku berniat sholat sunnah Tasbih empat rakaat karena Allah Ta'ala).
- Takbiratul Ihram: Mengucapkan takbir sebagai pembuka sholat.
- Setelah membaca Al-Fatihah dan surat pendek: Mengucapkan tasbih "Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar" sebanyak 15 kali sebelum rukuk.
- Rukuk: Mengucapkan tasbih sebanyak 10 kali.
- Iktidal: Mengucapkan tasbih 10 kali sebelum melakukan sujud.
- Sujud Pertama: Mengucapkan tasbih sebanyak 10 kali sebelum duduk.
- Duduk di Antara Dua Sujud: Mengucapkan tasbih sebanyak 10 kali.
- Sujud Kedua: Mengucapkan tasbih 10 kali sebelum berdiri.
- Setelah Sujud Kedua: Duduk untuk tumaninah dan mengucapkan tasbih 10 kali sebelum berdiri untuk rakaat kedua.
- Rakaat Kedua hingga Keempat: Mengulangi tata cara yang sama seperti rakaat pertama, dan di akhir rakaat kedua, setelah tasyahud, mengucapkan tasbih 10 kali sebelum salam.
Dengan demikian, dalam setiap rakaat, terdapat 75 kali bacaan tasbih, sehingga total bacaan tasbih setelah empat rakaat mencapai 300 kali.
Keutamaan Melaksanakan Sholat Tasbih Malam Lailatul Qadar
Sholat Tasbih memiliki banyak keutamaan, terutama ketika dilaksanakan pada malam Lailatul Qadar. Para ulama menjelaskan bahwa sholat ini termasuk salah satu ibadah yang mampu mendatangkan pengampunan dosa, meningkatkan kualitas ibadah, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, sholat ini juga memberikan manfaat spiritual yang mendalam, karena dengan mengucapkan tasbih, seorang hamba senantiasa mengingat kebesaran Allah.
Imam as-Subki bahkan menegaskan bahwa orang yang mengetahui pentingnya sholat Tasbih tetapi tetap mengabaikannya adalah orang yang meremehkan ajaran agama. Oleh karena itu, melaksanakan sholat ini pada malam-malam terakhir bulan Ramadan, terutama pada malam yang penuh keberkahan, dapat menjadi sarana untuk meraih rahmat yang berlipat ganda.
Kapan Waktu Terbaik untuk Melaksanakan Sholat Tasbih Lailatul Qadar
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, waktu yang paling ideal untuk melaksanakan sholat Tasbih adalah di siang hari atau pada malam hari di sepuluh malam terakhir Ramadan yang ganjil, seperti malam 21, 23, 25, 27, dan 29. Meskipun tidak ada kepastian mengenai kapan Lailatul Qadar akan terjadi, malam-malam tersebut memiliki kemungkinan besar untuk menjadi malam yang penuh berkah.
Menurut Imam Nawawi, terdapat beberapa perbedaan dalam pelaksanaan sholat Tasbih antara siang dan malam hari.
- Jika sholat Tasbih dilaksanakan pada malam hari, lebih baik dilakukan dalam dua rakaat -- dua rakaat dengan satu salam.
- Sementara itu, jika sholat Tasbih dilakukan di siang hari, bisa dilakukan dalam dua rakaat satu salam atau langsung empat rakaat dengan satu salam.
فإن صلى ليلاً فأحبّ إليّ أن يسلّم في ركعتين؛ وإن صلّى نهاراً، فإن شاء سلّم، وإن شاء لم يسلم
Dalam kitab Al-Adzkr, Imam Nawawi menyatakan: "Bila shalat dilakukan di malam hari maka lebih kusukai bila bersalam dalam dua rakaat. Namun bila di siang hari, maka bila mau bersalam (pada dua rakaat) dan bila mau maka tidak bersalam (di dua rakaat)."
Bagi siapa saja yang ingin mendapatkan Lailatul Qadar, melaksanakan sholat Tasbih dengan penuh kekhusyukan pada malam-malam tersebut bisa menjadi cara yang efektif. Sholat ini dapat dilakukan secara individu atau berjamaah, tergantung pada preferensi masing-masing, dengan niat yang tulus untuk meraih ampunan dari Allah SWT.
People Also Ask
Apa itu Sholat Tasbih?
Sholat Tasbih adalah salat sunnah yang dilakukan dengan banyak membaca tasbih untuk memperoleh ampunan dan keberkahan dari Allah SWT.
Apakah Sholat Tasbih wajib dilakukan pada malam Lailatul Qadar?
Tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan yang besar di malam Lailatul Qadar.
Kapan waktu terbaik untuk melaksanakan Sholat Tasbih?
Waktu terbaik adalah pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam ganjil.
Bagaimana tata cara melaksanakan Sholat Tasbih?
Tata cara melibatkan bacaan tasbih sebanyak 15 kali sebelum rukuk dan 10 kali pada setiap gerakan lainnya.
Apa saja keutamaan Sholat Tasbih?
Sholat Tasbih memiliki keutamaan besar dalam menghapus dosa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.