23 September: Wafatnya Sigmund Freud, Pencetus Teori Psikoanalisis yang Mendunia
Sigmund Freud adalah seorang ahli saraf asal Austria yang mengembangkan ilmu psikoanalisis. Ia wafat pada tanggal 23 September 1939, atau hari ini 82 tahun yang lalu. Berikut cerita selengkapnya mengenai masa hidup dan kontribusi Sigmund Freud dalam dunia ilmu pengetahuan, yang menarik untuk dipelajari.
Sigmund Freud adalah seorang ahli saraf asal Austria yang mengembangkan ilmu psikoanalisis, sebuah metode psikologi di mana seorang analis membongkar konflik bawah sadar berdasarkan asosiasi bebas, mimpi dan fantasi dari pasien-pasiennya.
Teori yang dikembangkan Sigmun Freud tentang seksualitas anak, libido dan ego adalah beberapa konsep akademis paling berpengaruh di abad ke-20.Terlepas dari kritik berulang, upaya sanggahan, dan kualifikasi karya Freud, ilmu-ilmu yang a kembangkan tetap kuat mengakar bahkan setelah kematiannya.
-
Siapa yang menetapkan Hari Keterampilan Pemuda Sedunia? Kemudian pada tahun 2014, PBB resmi menetapkan Hari Keterampilan Pemuda Sedunia sebagai peringatan tahunan secara global.
-
Apa yang dilakukan seniman AI itu pada tokoh-tokoh sejarah? Gambar-gambar tersebut menunjukkan Mahatma Gandhi dalam avatar berotot, Albert Einstein dengan tubuh kekar, dan Rabindranath Tagore memamerkan fisik berototnya.
-
Siapa yang menetapkan Hari Kesehatan Mental Sedunia? World Health Organization (WHO) menetapkan 10 Oktober sebagai peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia.
-
Apa yang bisa didapatkan dari kata bijak katolik hari ini? Kata bijak Katolik hari ini hadir sebagai sumber inspirasi yang mendalam bagi kehidupan spiritual kita. Dalam kesibukan dan tekanan hidup sehari-hari, kata-kata ini mengingatkan kita untuk selalu mengarahkan hati dan pikiran kepada Tuhan. Pesan-pesan kebijaksanaan yang bersumber dari ajaran Kristus dan tradisi Gereja Katolik membantu memperkuat iman, memberikan penghiburan dan membawa kedamaian batin.
-
Di mana sejarah terasi dapat ditelusuri? Sejarah terasi di kawasan Cirebon dapat ditelusuri hingga masa kekuasaan Pangeran Cakrabuana, yang memainkan peran penting dalam perkembangan kawasan tersebut.
-
Siapa yang meneliti sejarah Sidoarjo? Mengutip artikel berjudul Di Balik Nama Sidoarjo karya Nur Indah Safira (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, 2000), Kabupaten Sidoarjo terkenal dengan sebutan Kota Delta yang merujuk pada sejarah daerah ini yang dulunya dikelilingi lautan.
Lahir di kota Austria Freiberg, yang sekarang dikenal sebagai Republik Ceko pada tanggal 6 Mei 1856, Freud dan keluarganya pindah ke Wina saat ia masih berusia empat tahun. Di Wina, Freud tinggal dan bekerja menghabiskan sebagian besar waktu hidupnya. Sigmund Freud wafat pada tanggal 23 September 1939, atau hari ini 82 tahun yang lalu.
Berikut cerita selengkapnya mengenai masa hidup dan kontribusi Sigmund Freud dalam dunia ilmu pengetahuan, yang menarik untuk dipelajari.
Pendidikan dan Awal Karir
Sigmund Freud menempuh pendidikan pertamanya di sekolah persiapan di Leopoldstadt, di mana ia unggul dalam pelajaran bahasa Yunani, Latin, sejarah, matematika, dan sains. Keunggulan akademisnya lantas membuatnya berhasil masuk ke Universitas Wina pada usia tujuh belas tahun, dilansir dari biography.com.
Freud mengejar gelar medis dan PhD di bidang neurologi. Ia menerima gelar kedokterannya pada tahun 1881. Sebagai mahasiswa kedokteran dan peneliti muda, penelitian Freud berfokus pada neurobiologi, mengeksplorasi biologi otak dan jaringan saraf manusia dan hewan.
Pada awal karirnya, Freud menjadi sangat dipengaruhi oleh karya temannya, Josef Breuer. Mengingat dirinya adalah seorang ilmuwan, bukan seorang dokter, ia berusaha untuk memahami perjalanan pengetahuan dan pengalaman manusia selama menjalani profesinya.
Namun setelah banyak bekerja sama, Breuer mengakhiri hubungannya dengan Freud. Setelah bekerja dengan Joseph Breur di Rumah Sakit Umum Wina, Freud pergi ke Paris untuk belajar hipnosis di bawah bimbingan Jean-Martin Charcot.
Ketika ia kembali ke Wina pada tahun berikutnya, Freud membuka praktik medis pertamanya dan mulai mengkhususkan diri pada gangguan otak dan saraf. Freud segera memutuskan bahwa hipnosis adalah metode yang tidak efektif untuk mencapai hasil yang diinginkannya, dan ia mulai menerapkan suatu bentuk terapi bicara dengan pasiennya.
Metode ini dikenal sebagai "talking cure" dan tujuannya adalah untuk mendorong pasien untuk memasuki pikiran bawah sadar dan melepaskan energi dan emosi yang tertekan di dalamnya.
Freud menyebut fungsi ini sebagai represi dan merasa bahwa tindakan ini menghambat perkembangan fungsi emosional dan fisik, yang ia sebut sebagai psikosomatik. Unsur penggunaan terapi bicara akhirnya menjadi landasan psikoanalisis.
Teori-Teori Sigmund Freud
Teori psikoanalitik Freud, yang diilhami oleh rekannya Josef Breuer, mengemukakan bahwa neurosis berasal dari pengalaman traumatis yang mendalam yang telah terjadi di masa lalu pasien.
Ia percaya bahwa kejadian asli telah dilupakan dan disembunyikan dari kesadaran. Perawatannya adalah memberdayakan pasiennya untuk mengingat pengalaman dan membawanya ke kesadaran, dan dengan melakukan itu, mereka akan menghadapinya baik secara intelektual maupun emosional.
Beberapa teori Freud yang paling populer dan signifikan dibahas adalah:
- Id, ego dan superego
Ini adalah tiga bagian penting dari kepribadian manusia. Id adalah ketidaksadaran primitif, impulsif dan irasional yang beroperasi semata-mata pada hasil kesenangan atau rasa sakit dan bertanggung jawab atas naluri seks dan agresi.
Ego adalah persepsi orang "aku" yang mengevaluasi dunia fisik dan sosial luar dan membuat rencana yang sesuai. Dan superego adalah suara moral dan hati nurani yang membimbing ego; melanggarnya menghasilkan perasaan bersalah dan kecemasan.
Freud percaya bahwa superego sebagian besar terbentuk dalam lima tahun pertama kehidupan berdasarkan standar moral orang tua seseorang; dan hal itu terus dipengaruhi hingga remaja oleh panutan lainnya.
- Energi psikis
Freud mendalilkan bahwa id adalah sumber dasar energi psikis atau kekuatan yang mendorong semua proses mental. Secara khusus, dia percaya bahwa libido, atau dorongan seksual, adalah energi psikis yang mendorong semua tindakan manusia; libido dilawan oleh Thanatos, naluri kematian yang mendorong perilaku destruktif.
- Oedipus Complex
Antara usia tiga dan lima tahun, Freud menyarankan bahwa sebagai bagian normal dari proses perkembangan, semua anak secara seksual tertarik pada orang tua dari lawan jenis dan bersaing dengan orang tua dari jenis kelamin yang sama. Teori ini dinamai dari legenda Yunani Oedipus, yang membunuh ayahnya agar dia bisa menikahi ibunya.
- Analisis mimpi
Dalam bukunya The Interpretation of Dreams, Freud percaya bahwa orang bermimpi karena suatu alasan yakni; untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi pikiran secara tidak sadar dan tidak dapat ditangani secara sadar.
Mimpi didorong oleh keinginan seseorang. Freud percaya bahwa dengan menganalisis mimpi dan ingatan kita, kita dapat memahaminya, yang secara tidak sadar dapat memengaruhi perilaku dan perasaan manusia saat ini.
Perkembangan Teori Sigmund Freud
Teori-teori Freud tidak diragukan lagi dipengaruhi oleh penemuan-penemuan ilmiah lain pada zamannya. Pemahaman Charles Darwin tentang umat manusia sebagai elemen progresif dari kerajaan hewan tentu saja menginformasikan penyelidikan Freud tentang perilaku manusia.
Selain itu, perumusan prinsip baru oleh ilmuwan Hermann von Helmholtz, yang menyatakan bahwa energi dalam sistem fisik apa pun selalu konstan, menginformasikan penyelidikan ilmiah Freud ke dalam pikiran manusia.
Karya Freud telah dipuji dan dikritik secara luas, tetapi tidak ada yang memengaruhi ilmu psikologi seintens Sigmund Freud. Namun penghormatan besar yang saat ini diberikan kepada teori-teori Freud tidak terjadi secara serta merta. Sebagian besar orang sezamannya merasa bahwa penekanannya pada seksualitas adalah skandal atau berlebihan.
Pada tahun 1909, ia diundang untuk memberikan serangkaian kuliah di Amerika Serikat. Baru setelah publikasi berikutnya dari bukunya Five Lectures on Psycho-Analysis (1916) ketenarannya tumbuh secara eksponensial.
Freud juga telah memainkan peran penting dalam budaya populer. Ucapannya yang berbunyi, “terkadang cerutu hanyalah cerutu” masih sering digunakan untuk menunjukkan bahwa tidak setiap tindakan memiliki makna psikologis yang dalam.
Akhir Hidup Sigmund Freud
Karya besar terakhir Freud, Der Mann Moses und die monotheistische Religion (1939; Moses and Monotheism), lebih dari sekadar "novel sejarah" dari yang awalnya ia inginkan. Musa telah lama menjadi figur penting bagi Freud. Buku itu sendiri berusaha memecahkan misteri asal-usul Musa dengan mengklaim bahwa ia sebenarnya adalah seorang bangsawan Mesir sejak lahir yang telah memilih orang-orang Yahudi untuk tetap hidup.
Musa dan Monoteisme diterbitkan setahun setelah Hitler menginvasi Austria. Freud terpaksa melarikan diri ke Inggris. Buku-bukunya termasuk yang pertama dibakar, sebagai buah dari “ilmu pengetahuan Yahudi”, ketika Nazi mengambil alih Jerman.
Freud telah menderita kanker pada tahun 1923 dan meninggal enam belas tahun kemudian, yaitu beberapa minggu setelah Perang Dunia II pecah. Namun tentu, kematiannya tidak menghalangi penerimaan dan penyebaran ide-idenya.
Ide-idenya masih diperdebatkan sampai sekarang, dan teknik serta interpretasinya diterima secara luas sebagai dasar psikoanalisis modern. Sigmund Freud hingga kini masih dianggap sebagai salah satu orang paling berpengaruh dalam sejarah psikologi.