Cara Bayar Hutang Puasa yang Lupa Jumlahnya dalam Islam, Pelajari Selengkapnya
Cara bayar hutang puasa yang lupa jumlahnya wajib untuk Anda ketahui. Ya, terkadang Anda pasti tidak ingat akan jumlah hutang puasa yang Anda miliki sebelumnya. Penting untuk segera membayarnya sebelum hutang puasa menumpuk dan malah membebani Anda nantinya. Ini selengkapnya.
Cara bayar hutang puasa yang lupa jumlahnya wajib untuk Anda ketahui. Ya, terkadang Anda pasti tidak ingat akan jumlah hutang puasa yang Anda miliki sebelumnya. Penting untuk segera membayarnya sebelum hutang puasa menumpuk dan malah membebani Anda nantinya.
Puasa di bulan Ramadhan adalah kewajiban bagi umat muslim, dan harus dijalankan selama satu bulan penuh. Namun, apabila Anda sakit atau haid pada wanita dan tidak bisa berpuasa, maka nantinya Anda harus membayar hutang puasa atau fidyah sebelum masuk ke bulan Ramadhan berikutnya.
-
Apa itu Puasa Ganti Ramadhan? Puasa ganti Ramadhan bisa juga disebut dengan puasa qadha Ramadhan. Sesuai namanya, puasa ini dikerjakan apabila umat Islam memiliki utang puasa saat Ramadhan.
-
Apa maksud dari tirakat puasa? Tirakat adalah usaha yang dilakukan dengan tujuan menahan hawa nafsu dan mengasingkan diri dalam mencapai kesucian. Dalam Islam, tirakat dipahami sebagai suatu usaha yang dilakukan oleh seorang Muslim dengan melakukan amalan tertentu untuk menuju jalan Allah SWT.
-
Apa itu Puasa Rajab? Salah satu amalan sunnah yang identik dengan bulan Rajab adalah Puasa Rajab, yaitu puasa sunnah yang dikerjakan selama bulan Rajab.
-
Bagaimana cara menunaikan puasa? Pengertian Puasa dalam Agama Islam Menurut bahasa, puasa berarti “menahan diri”. Menurut syara’, puasa ialah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkanya dari mula terbit fajar hingga terbenam matahari, karena perintah Allah semata- mata, serta disertai niat dan syarat-syarat tertentu.
-
Apa yang dimaksud dengan 'qada puasa'? Adapun kegiatan mengganti puasa ini dikenal sebagai qada puasa. Dilansir Rumaysho, yang dimaksud qada adalah mengerjakan suatu ibadah di luar batasan waktunya.
-
Apa niat puasa Tasu'a? Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â lillâhi ta‘âlâ.
Qadha puasa bagi wanita sudah dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 184 dan ayat 185. Dua ayat tersebut berbunyi:
"Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya."
Lantas, bagaimana cara bayar hutang puasa yang lupa jumlahnya? Berikut adalah penjelasan selengkapnya mengenai hal ini yang wajib untuk Anda ketahui, dilansir dari berbagai sumber.
Cara Bayar Hutang Puasa yang Lupa Jumlahnya
Cara bayar hutang puasa yang lupa jumlahnya dapat dilakukan dengan dua cara, yakni secara berpuasa sesuai dengan jumlah yang ditinggalkan atau dengan membayar fidyah. Apabila Anda kesulitan mengingat jumlah tepat dari hutang puasa Anda, ada baiknya Anda memaksimalkan dari perkiraan jumlahnya selama ini.
Untuk mempermudah, Anda bisa membayarnya lewat puasa di hari senin dan kamis, atau dengan puasa Daud. Karena sesungguhnya, Allah SWT ingin melihat kesungguhan hambanya dalam mematuhi dan melaksanakan perintah-Nya. Bersyukurlah bahwa Allah masih memberikan petunjuk kasih sayang dan taubat bagi hambanya.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS An Nisa ayat 17:
إِنَّمَا ٱلتَّوْبَةُ عَلَى ٱللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسُّوٓءَ بِجَهَٰلَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُو۟لَٰٓئِكَ يَتُوبُ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
Innamat-taubatu ‘alallāhi lillażīna ya’malụnas-sū'a bijahālatin ṡumma yatụbụna ming qarībin fa ulā'ika yatụbullāhu ‘alaihim, wa kānallāhu ‘alīman ḥakīmā
Artinya: "Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana".
Seperti yang dilansir dari laman harapanamalmulia.org, hutang puasa tidak perlu dibayar secara berturut-turut, yang terpenting adalah hutang puasa tersebut bisa lunas dengan jumlah yang sama.
Dan jika Anda lupa jumlah pastinya, ingat-ingatlah kembali sebisa mungkin. Namun jika masih ragu, cara bayar hutang puasa yang lupa jumlahnya, Anda bisa memilih jumlah yang terbanyak.
Contohnya, jika ingatan Anda berkata hutang pasa Anda adalah 5 sampai 8 hari, maka yang diambil untuk dibayar adalah jumlah yang terbanyak yaitu 8 hari tersebut.
Cara Bayar Hutang Puasa dengan Fidyah
Sementara itu, ada juga cara membayar hutang puasa dengan fidyah. Fidyah biasanya diperuntukkan bagi orang yang sudah tua dan yang sakit, di mana mereka sudah kesulitan untuk berpuasa di bulan Ramadhan, sehingga untuk membayarnya dengan puasa juga di bulan yang lain pun tetap kesulitan.
Caranya membayar hutang puasa dengan fidyah adalah dengan memberikan 1,5 kg beras setiap harinya sejumlah dengan utang puasa yang telah dilewatkan. Kategori orang-orang yang diperkenankan membayar hutang puasa dengan fidyah, dilansir dari baznas.banjarmasinkota.go.id, adalah orang-orang tua renta, orang yang sedang sakit parah, wanita hamil atau menyusui, dan orang yang mengahirkan qadha Ramadhan.
Fidyah wajib diberikan kepada fakir miskin, dan tidak boleh diberikan untuk golongan mustahiq zakat yang lain, terlebih kepada orang kaya. Alokasi fidyah berbeda dengan zakat, karena nash Al-Qur’an dalam konteks fidyah hanya menyebut miskin “fa fidyatun tha‘âmu miskin” (QS al-Baqarah ayat 184).
Sedangkan fakir dianalogikan dengan miskin dengan pola qiyas aulawi (qiyas yang lebih utama), sebab kondisi fakir lebih parah daripada miskin (Syekh Khothib al-Syarbini, Mughni al-Muhtaj, juz 2, hal. 176).
Bacaan Doa Niat Membayar Hutang Puasa
Setelah mempelajari cara membayar hutang puasa yang lupa jumlahnya dan juga tentang fidyah, selanjutnya yang perlu diketahui adalah bacaan doa niat membayar hutang puasa tersebut. Berikut bacaan niat puasa membayar hutang puasa Ramadhan:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.”
Jika Anda hendak mengqadha puasa, perlu diperhatikan bahwa niat membayar hutang puasa Ramadhan baiknya diucapkan pada malam hari, setidaknya menurut Mazhab Syafi’i. Demikian diterangkan oleh Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam Hasyiyatul Iqna’-nya sebagai berikut:
ويشترط لفرض الصوم من رمضان أو غيره كقضاء أو نذر التبييت وهو إيقاع النية ليلا لقوله صلى الله عليه وسلم: من لم يبيت النية قبل الفجر فلا صيام له. ولا بد من التبييت لكل يوم لظاهر الخبر.
Artinya: “Disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah SAW, ‘Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.’ Karenanya, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits,”. (Lihat Syekh Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Iqna’, [Darul Fikr, Beirut: 2007 M/1428 H], juz II).