Dibegal, tukang ojek jalan kaki 1 km dengan peluru menancap di betis
Sujono ditembak oleh begal gara-gara berusaha mempertahankan sepeda motornya.
Tukang ojek Sujono, warga Kampung Citepus Sukabumii, menjadi korban kawanan begal. Pelaku awalnya meminta korban untuk diantar. Saat di tengah jalan, pelaku menembak betis korban. sepeda motor Sujono lantas dibawa kabur pelaku. Korban harus berjalan sejauh 1 kilometer untuk mencari bantuan.
"Diduga pelaku menggunakan senjata api rakitan, dan kami masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap dari mana pelaku mendapatkan senjata api ilegal itu beserta pelurunya," kata Kapolsek Palabuhanratu, AKBP Narham Sopandi kepada wartawan di Sukabumi, Kamis (19/11). Demikian tulis Antara.
Kejadian pembegalan terjadi Selasa, (17/11) sekitar pukul 23.00 WIB. Modus tersangka berpura-pura menumpang ojek yang dikemudikan oleh Sujono yang tinggal di Kecamatan Palabuhanratu meminta diantar ke wilayah Cisarakan.
Di tengah jalan sepi pelaku menodongkan senjata api ke korban. Karena korban mempertahankan sepeda motor, pelaku menembak betis korban.
Pelaku menjalankan aksinya bersama seorang rekannya yang baru saja dari tempat hiburan di lokasi Pantai Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.
Awalnya, pelaku meminta korban mengantarnya ke wilayah Badak Putih, tapi di tengah jalan meminta korban agar memutar arah ke Cisarakan yang merupakan daerah cukup sepi.
Usai menjalankan aksinya dengan merampas motor Sujono yakni Honda Blade F 2546 VQ, korban terluka di bagian betis harus berjalan sekitar satu kilometer untuk sampai ke daerah permukiman warga. Warga yang melihat pria paruh baya ini terluka langsung dilarikan ke RSUD Palabuhanratu.
"Korban memang belum laporan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit, tetapi kami sudah menugaskan anggota untuk memburu dua tersangka itu," tambahnya.
Sujono awalnya tidak curiga dengan gerak-gerik kedua pemuda itu, tetapi setelah diantar dan berputar-putar tanpa arah yang jelas, tepatnya di wilayah Cisarakan kedua pemuda itu langsung meminta motor miliknya. Karena melawan dan mempertahankan kendaraannya itu, kedua begal itu menembakan senjata apinya ke arah betis.
"Setelah saya tidak berdaya keduanya langsung kabur dengan menggunakan sepeda motor yang digunakan untuk mencari nafkah dengan cara mengojek," katanya.