Masuk Zona Merah, Warga Genteng Kompak Pantau Pendatang agar Disiplin Isolasi
Camat Kecamatan Genteng Firman Sunyoto mengatakan, dalam menghadapi penyebaran virus Covid-19, berbagai elemen di wilayahnya semua bergerak melakukan berbagai upaya sesuai kapasitas masing-masing. Mulai dari tingkat kecamatan, desa, maupun kegiatan yang diinisiasi sendiri oleh warga setempat.
Berbagai elemen di Kecamatan Genteng kompak melakukan sinergi kegiatan antisipatif penanganan virus Corona (Covid-19) di wilayahnya. Apalagi Kecamatan Genteng merupakan masuk zona merah dengan kasus 2 orang positif Covid-19 dari total 4 yang ada di Banyuwangi.
Camat Kecamatan Genteng Firman Sunyoto mengatakan, dalam menghadapi penyebaran virus Covid-19, berbagai elemen di wilayahnya semua bergerak melakukan berbagai upaya sesuai kapasitas masing-masing. Mulai dari tingkat kecamatan, desa, maupun kegiatan yang diinisiasi sendiri oleh warga setempat.
-
Apa yang dibangun di Banyuwangi? Pabrik kereta api terbesar se-Asia Tenggara, PT Steadler INKA Indonesia (SII) di Banyuwangi mulai beroperasi.
-
Bagaimana cara Banyuwangi memanfaatkan insentif tersebut? “Sesuai arahan Bapak Wakil Presiden, kami pergunakan insentif ini secara optimal untuk memperkuat program dan strategi penghapusan kemiskinan di daerah. Kami juga akan intensifkan sinergi dan kolaborasi antara pemkab dan dunia usaha. Dana ini juga akan kami optimalkan untuk kegiatan yang manfaatnya langsung diterima oleh masyarakat,” kata Ipuk.
-
Kenapa Banyuwangi mendapatkan insentif lagi? Ini merupakan kali kedua mereka mendapatkan insentif karena dinilai sukses menekan laju inflasi serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
-
Apa yang diserahkan oleh Presiden Jokowi di Banyuwangi? Total sertifikat tanah yang diserahkan mencapai 10.323 sertipikat dengan jumlah penerima sebanyak 8.633 kepala keluarga (KK).
-
Di mana Bandara Banyuwangi berlokasi? Bandara Banyuwangi menjadi bandara pertama di Indonesia yang berkonsep ramah lingkungan.
-
Apa penghargaan yang diraih Banyuwangi? Diserahkan Presiden RI Joko Widodo kepada Bupati Ipuk Fiestiandani di Istana Negara, Kamis (31/8/2023), Banyuwangi berhasil mempertahankan predikat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Terbaik 2022 se-Jawa dan Bali.
"Alhamdulillah semua elemen menyadari jika penangan corona ini harus dilakukan bersama tidak bisa hanya satu pihak saja. Seperti memastikan para pemudik agar patuh isolasi mandiri, aksi sosial pembagian 2.000 sembako bagi warga terdampak, hingga edukasi pemulasaran jenazah Covid-19," kata Firman, Rabu (6/5).
Salah satu aktivitas yang rutin dilakukan yakni memastikan pendatang dari luar kota di wilayah Genteng mau melakukan isolasi mandiri. Petugas gabungan dari kecamatan, tiga pilar desa dan Satgas Covid-19 rutin memantau setiap rumah pemudik agar isolasi mandiri selama 14 hari. Seperti di Desa Kaligondo, Desa Setail dan Desa Genteng Kulon.
"Sebelumnya, informasi tentang mereka kami dapat dari data gate check point di aplikasi Smart Kampung. Lalu kami pastikan pemudik untuk menaatinya dan disiplin 14 hari. Kami juga mendata nomor kontak mereka dan keluarganya. Mereka akan menerima konseling via telepon atau kunjungan rutin dari petugas puskesmas terdekat. Rutin puskesmas melakukan ini," jelasnya.
Selain memastikan pemudik disiplin isolasi mandiri, Kecamatan Genteng juga menggelar edukasi publik tentang pemulasaran dan penguburan jenazah bagi PDP maupun Pasien positif Corona yang diikuti aparat dan relawan.
"Penanganan jenazah selama Covid-19 ini kan ada protapnya khusus, nah ini perlu diketahui warga. Harapannya, masyarakat bisa tahu apa yang boleh dan tidak dilakukan terkait penanganan jenazah covid 19. Biar warga juga tidak perlu takut yang berlebihan terhadap jenazah positif Corona selama ada petugas yang menangani," tuturnya.
Kecamatan Genteng sendiri juga membuka Posko Percepatan Penanggulangan Covid-19 yang menerima donasi dari masyarakat, termasuk juga dari ASN. Mulai dari sembako hingga masker diserahkan warga ke posko untuk didistribusikan kepada yang membutuhkan.
"Ada 2.021 sembako yang telah kami bagikan hasil dari donasi ribuan sembako dari para ASN dan donasi ribuan sembako lainnya dari berbagai elemen masyarakat lainnya di wilayah Genteng. Selama bulan Ramadan, beberapa desa juga melakukan aksi berbagi masker, nasi bungkus dan takjil buka puasa yang melibatkan para pemuda setempat. Salah satunya di Desa Kembiritan," ujarnya.
Sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono mengumumkan terdapat satu orang lagi yang positif Covid-19 asal Kecamatan Genteng, sehingga total pasien positif di Banyuwangi berjumlah 4 orang. Dari 4 orang tersebut, satu di antaranya sembuh dan satu lainnya meninggal, kemudian dua orang dalam perawatan.
"Pasien terkonfirmasi nomor 04 tersebut adalah perempuan dari Kecamatan Genteng. Dia memiliki kontak dekat dengan pasien 02," katanya.
Pasien 04 ini merupakan istri dari pasien 02 Banyuwangi yang meninggal 9 April lalu. Saat pasien 02 meninggal, Dinas Kesehatan langsung melakukan tracing dan rapid test kepada 40 orang yang kontak dekat dengan 02, salah satunya adalah istrinya.
"Saat di-rapid test awal pada tanggal 11 April, 40 orang ini hasil rapid testnya menunjukkan non reaktif. Lalu kami ulang lagi, pada 21 April dan hasilnya satu orang reaktif, yakni beliau yang pasien 04. Lalu langsung kami lakukan uji swab, dan hasilnya keluar sore tadi," jelas Rio.
Selama ini, kata dia, pasien 04 melakukan isolasi mandiri di rumahnya karena tidak mengajalami gejala apapun. Pasien ini bisa digolongkan sebagai Orang Tanpa gejala (OTG). Namun, saat ini pasien telah dirawat di RSUD Blambangan.
(mdk/hhw)