Panduan Lengkap Mendaftar SPPI Batch 3 2025, Berikut Syarat dan Jadwal Terbaru
Program ini memberikan kesempatan untuk menjadi ASN melalui pelatihan intensif serta prospek karier yang menjanjikan.
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia telah membuka kembali pendaftaran untuk program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch 3 tahun 2025. Program ini memberikan peluang besar bagi lulusan dari jenjang D4 hingga S2 dari berbagai disiplin ilmu untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Dengan sejumlah manfaat, termasuk kesempatan untuk diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), SPPI bertujuan untuk mencetak generasi profesional yang terampil dan berkomitmen. Pada batch kali ini, peserta yang berhasil melewati seleksi akan mengikuti pelatihan intensif di bidang kemiliteran dan manajerial.
-
Kapan sidang perdana sengketa pilpres 2024? Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono menegaskan, sidang perdana sengketa pilpres 2024 yang akan digelar perdana esom hari hanya dihadiri depalan hakim MK tanpa Anwar Usman.
-
Siapa yang diterima kuliah S3 di UI? Inilah momen saat Sabrina Chairunnisa diterima untuk melanjutkan kuliah S3 di Universitas Indonesia.
-
Apa yang dilakukan para pelaku terhadap siswi SMP itu? Para buron adalah D, HR, RF, dan FB. D diketahui sebagai otak kejahatan yang membawa korban ke TKP dan mengawali perkosaan disaksikan sembilan temannya.
-
Apa yang diciptakan oleh siswa SDN 3 Kota Tangerang? Sejumlah pelajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Kota Tangerang, berinovasi menciptakan cairan abate dari daun jeruk.
-
Di mana Andika Perkasa menyelesaikan pendidikan S3-nya? Setelah itu, Andika Perkasa melanjutkan studi S3 dan meraih gelar PhD di jurusan The Trachtenberg School of Public Policy and Public Administration, The George Washington University, Washington D.C.
-
Kapan HUT TNI 2023 diperingati? 5 Oktober ditandai sebagai peringatan Hari Ulang Tahun TNI.
Pelatihan ini dirancang untuk mempersiapkan mereka dalam mengelola program-program strategis, seperti penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak di sekolah. Ini sejalan dengan inisiatif pemerintah untuk membangun generasi yang sehat dan memiliki daya saing yang tinggi.
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan), Letjen TNI Jonni Mahroza, telah mengonfirmasi bahwa pendaftaran untuk program ini telah dibuka. Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, syarat, dan prosedur pendaftaran, silakan merujuk pada artikel ini.
Apa Itu SPPI dan Siapa yang Bisa Mendaftar?
Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) adalah sebuah program yang diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan untuk menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu mengelola berbagai proyek pembangunan strategis. Dalam program ini, peserta tidak hanya mendapatkan status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga akan menjalani pelatihan militer yang diselenggarakan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Pendaftaran untuk program ini dibuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia maksimal 30 tahun. Semua lulusan dari program D4, S1, atau S2, tanpa memandang jurusan, memiliki kesempatan yang sama, asalkan ijazah mereka telah diakui oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Bagi mereka yang memiliki ijazah dari luar negeri, perlu dilakukan penyesuaian melalui Panitia Penilaian Ijazah Luar Negeri.
Selain itu, pelamar diwajibkan memenuhi sejumlah syarat administratif, seperti tidak memiliki catatan kriminal, serta dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Mereka juga harus bersedia untuk ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
- Cara Pendaftaran ASN SPP Indonesia Badan Gizi Nasional, Berikut Dokumen yang Harus Disiapkan
- Panduan Lengkap Cara Mengisi PDSS untuk SNBP, Simak Langkah-Langkahnya
- Cara Membeli Pelatihan Prakerja dengan Mudah, Simak Panduan Lengkapnya
- Pendaftaran Seleksi PPPK 2024 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Daftar Lewat SSCASN
Persyaratan dan Dokumen yang Harus Disiapkan
Calon peserta diwajibkan untuk menyiapkan berbagai dokumen penting saat melakukan pendaftaran, seperti salinan KTP, kartu keluarga, ijazah, dan transkrip nilai. Di samping itu, dokumen tambahan yang diperlukan mencakup Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surat kesehatan, serta surat bebas narkoba.
Peserta yang sudah memiliki pekerjaan harus melampirkan surat izin dari tempat kerja dan bersedia mengakhiri kontrak kerja jika dinyatakan berhasil dalam seleksi. Selain itu, wanita yang sedang hamil tidak diperkenankan untuk mengikuti seleksi offline hingga tahun pertama masa penempatan berakhir.
Untuk dokumen tambahan, pastikan semua file yang diunggah telah dalam format yang tepat dan diunggah melalui situs resmi pendaftaran. Selain itu, penting untuk memastikan kualitas dokumen yang diunggah agar mengurangi kemungkinan terjadinya diskualifikasi.
Cara Pendaftaran SPPI Batch 3 Tahun 2025
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi SPPI di https://spp-indonesia.com. Calon peserta diwajibkan mengisi formulir dengan data pribadi yang akurat, seperti nama lengkap dan NIK yang sesuai dengan KTP.
Pertama-tama, peserta perlu mengunggah pas foto formal dengan latar belakang putih, lalu memeriksa kembali semua informasi sebelum mengirimkan formulir tersebut. Setelah menyelesaikan pendaftaran, peserta akan menerima email konfirmasi yang berisi petunjuk selanjutnya.
Penting untuk diperhatikan bahwa melakukan login ke platform sebelum menerima email konfirmasi dapat mengakibatkan masalah teknis. Jika peserta mengalami kesulitan, mereka bisa menghubungi helpdesk melalui email di admin@seleksisppi.com untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Tahapan Seleksi dan Jadwal Penting
Proses seleksi SPPI Batch 3 tahun 2025 akan dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu seleksi administrasi, psikotes, dan wawancara. Berikut adalah jadwal penting yang harus diperhatikan:
- Pendaftaran secara online berlangsung dari 27 Desember 2024 hingga 15 Maret 2025.
- Pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilakukan pada 20 Maret 2025.
- Tes offline akan dilaksanakan dari 6 April hingga 3 Mei 2025, yang dibagi menjadi dua gelombang.
- Gelombang pertama akan mengikuti tes antara 6 hingga 19 April 2025, sedangkan gelombang kedua dijadwalkan pada 20 April hingga 2 Mei 2025.
Peserta yang berhasil lolos dari kedua gelombang tersebut akan berkumpul pada tanggal 3 Mei untuk mengikuti pelatihan dasar kemiliteran. Proses seleksi ini dirancang untuk menjaring calon yang berkualitas dan siap untuk menjalani pelatihan lebih lanjut.
Keuntungan dan Peluang Karier bagi Lulusan SPPI
Lulusan dari SPPI akan ditugaskan di Badan Gizi Nasional untuk mengelola berbagai program strategis, termasuk penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak di sekolah. Pelatihan yang mereka jalani mencakup pengembangan kemampuan manajerial dan teknis yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tugas tersebut.
Dengan status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), para peserta akan menikmati berbagai fasilitas, seperti gaji tetap serta peluang karier yang menjanjikan. Di samping itu, pengalaman yang diperoleh dari program ini dapat menjadi langkah awal yang baik untuk meraih posisi strategis lainnya di masa mendatang.
Apa yang dimaksud dengan program SPPI?
SPPI merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk menghasilkan sarjana berkualitas tinggi. Para lulusan dari program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung berbagai program pembangunan strategis, termasuk menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Gizi Nasional.
Siapa yang berhak mendaftar SPPI Batch 3 2025?
Program ini ditujukan bagi Warga Negara Indonesia yang berusia tidak lebih dari 30 tahun. Peserta diharapkan memiliki latar belakang pendidikan minimal Diploma 4 (D4) hingga Strata 2 (S2) dari berbagai jurusan.
Apa langkah-langkah untuk mendaftar SPPI Batch 3?
Pendaftaran dapat dilakukan dengan mengunjungi situs resmi di https://spp-indonesia.com. Calon peserta harus mengikuti prosedur yang terdapat dalam panduan pendaftaran untuk memastikan bahwa semua langkah terpenuhi dengan baik.
Apa saja manfaat yang didapatkan dari mengikuti program SPPI?
Peserta akan memperoleh status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), mengikuti pelatihan yang intensif, serta mendapatkan peluang untuk mengelola program-program strategis nasional. Dengan demikian, prospek karier mereka akan semakin menjanjikan.