Mengenal Fungsi Desa dan Ciri-cirinya, Perlu Diketahui
Merdeka.com - Manusia adalah makhluk sosial yang mustahil bisa hidup sendiri. Setiap orang yang hidup di dunia ini pasti membutuhkan pertolongan dari orang lain. Sikap saling bergantung satu sama lain inilah yang kemudian menjadikan manusia hidup berkelompok dan bermasyarakat.
Masyarakat desa merupakan kelompok manusia atau individu yang secara bersama-sama tinggal di suatu tempat dan saling berhubungan. Biasanya, di dalam masyarakat desa akan terjadi interaksi yang dilakukan secara teratur atau terstruktur.
Melansir dari Encyclopedia Britannica, desa adalah kelompok atau komunitas yang tidak padat penduduk, dengan kegiatan ekonomi utama berupa produksi pangan dan bahan-bahan mentah. Sedangkan, menurut Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat.
-
Dimana struktur sosial berlaku? Struktur sosial mencakup semua hubungan sosial antarindividu pada saat tertentu.
-
Bagaimana interaksi budaya terjadi dalam masyarakat? Apa itu interaksi sosial budaya dapat dipahami sebagai hubungan atau interaksi timbal balik antar individu dan masyarakat dalam hal kebudayaan dan saling memengaruhi. Interaksi ini lantas menjadi suatu budaya tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat di kelompok itu.
-
Bagaimana warga di kampung itu? Selain memiliki pemandangan yang indah dengan hamparan rumput, warga di kampung tersebut dikenal ramah.
-
Bagaimana struktur sosial menjaga ketertiban? Dengan demikian, individu senantiasa menyesuaikan diri dengan ketertiban dan keteraturan yang ada.
-
Dimana desa ini berada? Dalam sejarah kuno India yang penuh dengan kisah keagungan, mistis, dan praktik kebudayaan yang unik, desa Shani Shingnapur menjadi sorotan karena fakta yang menarik – rumahnya tidak memiliki pintu dan kunci.
-
Kenapa struktur sosial penting untuk masyarakat? Struktur sosial penting untuk penciptaan dan pemeliharaan proses sosial agar senantiasa berjalan dengan selaras.
Desa yang dihuni oleh sebagian masyarakat Indonesia memiliki berbagai fungsi dan manfaat. Berikut beberapa fungsi desa dan penjelasannya yang dilansir dari umap.ac.id:
Mengenal Pengertian Desa
©happytrips.com
Desa secara etimologi berasal dari Bahasa sansekerta, deca yang berarti tanah air atau tanah kelahiran. Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), desa adalah satu kesatuan wilayah yang dihuni oleh sejumlah keluarga yang memiliki sistem pemerintahan sendiri.
Secara umum, desa adalah kesatuan hukum yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul atau adat istiadat setempat. Desa juga dapat dikatakan sebagai hasil dari perpaduan antara kegiatan sekelompok manusia dan lingkungannya.
Desa sendiri terbentuk atas prakarsa beberapa kepala keluarga yang sudah bertempat tinggal menetap dengan memerhatikan asal-usul wilayah dan keadaan bahasa, adat, ekonomi, serta sosial budaya orang-orang setempat yang akhirnya terbentuklah desa. Adapun pengertian desa menurut para ahli adalah sebagai berikut:
Rifhi Siddiq
Desa adalah suatu wilayah yang memiliki tingkat kepadatan rendah yang dihuni oleh penduduk dengan interaksi sosial yang bersifat homogen. Dengan kata lain, masyarakat desa cenderung bermata pencaharian di bidang agraris dan mampu berinteraksi dengan wilayah lain di sekitarnya.
Sutardjo Kartodikusumo
Desa adalah satu kesatuan hukum yang bertempat tinggal di dalam suatu masyarakat dan berkuasa mengadakan pemerintahan sendiri.
R. Bintarto
Desa adalah perwujudan atau kesatuan geografi, sosial, politik, budaya, dan ekonomi yang terdapat di suatu daerah dalam hubungan dan pengaruhnya secara timbal balik dengan daerah lain. Desa juga mencakup semua segmen dari politik, ekonomi, dan budaya.
Ciri-ciri Desa
Desa memiliki beberapa karakteristik yang cukup berbeda dengan perkotaan, adapun ciri-ciri desa adalah sebagai berikut:
1. Kehidupan masyarakat desa dianggap sangat erat dengan alam. Sehingga pekerjaan yang dimiliki bersifat homogen dan bergantung pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
2. Kepadatan penduduk tergolong rendah dengan rasio antara luas wilayah penduduknya kecil.Hal ini bisa dilihat dari rumah di desa yang masih punya pekarangan yang tidak menempel dengan tetangganya.
3. Ciri-ciri desa selanjutnya yaitu interaksi masyarakat desa lebih intensif. Selain itu, komunikasinya juga bersifat personal sehingga antara satu dengan yang lainnya saling mengenal dan membantu.
4. Masyarakat desa juga memiliki solidaritas yang sangat kuat. Hal ini terjadi karena penduduk desa mempunyai kesamaan ekonomi, budaya, serta tujuan hidup.
5. Mobilitas masyarakat desa juga cenderung lebih rendah. Sebab, pekerjaan dan ikatan masyarakat yang terbatas membuat penduduk desa jarang sekali bepergian atau pergi ke tempat jauh.
Fungsi Desa
pinterest.com
Setiap manusia atau individu, tentunya akan menggunakan perasaan, pikiran, dan hasrat untuk berinteraksi terhadap lingkungannya. Hal inilah yang kemudian menjadikan seorang manusia saling membutuhkan satu sama lain. Secara umum, fungsi desa adalah sebagai berikut:
Desa sebagai Hinterland
Salah satu fungsi desa yaitu sebagai hinterland atau daerah dukung yang memberi bahan pokok seperti padi, jagung, hingga ketela. Tak hanya itu, desa juga menyediakan beragam makanan lain seperti kacang, kedelai, sayur-sayuran, dan jenis buah-buahan.
Di samping itu, desa ditinjau dari sudut potensi ekonomi berfungsi sebagai lumbung bahan mentah dan tenaga kerja. Adapun dari segi kegiatan kerja, desa merupakan agraris, desa manufaktur, desa nelayan, dan desa industri.
Sebagai Pelestari Kearifan Lokal
Fungsi desa selanjutnya yaitu sebagai pelestari kearifan lokal. Banyak sekali kebudayaan lokal yang hingga kini tetap lestari di masyarakat pedesaan. Dengan adanya desa, maka kebudayaan lokal akan senantiasa terjaga dan terus berkembang.
Selain itu, desa juga sebagai sumber penghasil makanan. Penghasil makanan ini didapatkan karena wilayah desa lebih banyak tersedia bahan mentah dan lahan pertanian. Sementara itu, pengelolaannya dilakukan di kota karena mudahnya transportasi dan teknologi yang lebih memadai.
Sumber Tenaga Kerja
Masyarakat desa yang hidup berdasarkan gotong royong menjadi kekuatan berproduksi dan kekuatan membangun atas dasar kerja sama dan saling pengertian. Selain itu, desa juga termasuk sumber tenaga kerja bagi kota. Tidak bisa dimungkiri bahwa masyarakat yang berasal dari desa dipekerjakaan di kota sebagai buruh atau di sektor informal.
Mitra Pembangunan
Tak hanya sebagai sumber tenaga kerja, masyarakat desa juga berfungsi sebagai mitra pembangunan wilayah kota. Mitra ini akan diperoleh dalam waktu cepat maupun lambat, tergantung dengan hubungan atau kerja sama yang dilakukan masyarakat di dalamnya. (mdk/jen)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Struktur sosial penting untuk penciptaan dan pemeliharaan proses sosial agar senantiasa berjalan dengan selaras.
Baca SelengkapnyaPerumahan dan permukiman memiliki perbedaan dalam hal fungsi, kriteria, serta dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan.
Baca SelengkapnyaLa Ode menerangkan bahwa sebagai pengampu desa harus bersyukur atas tanggung jawab besar ini.
Baca SelengkapnyaMenteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menggelar pertemuan dengan para kepala desa dan tokoh-tokoh masyarakat di Desa Kembangbelor
Baca SelengkapnyaKeluarga adalah lembaga sosial terkecil yang berperan penting.
Baca SelengkapnyaZaman dulu rumah antar warga di perkampungan Betawi masih berjauhan satu sama lain.
Baca SelengkapnyaDusun Tempel di Boyolali yang berdampingan dengan Dusun Bentrokan di Magelang memiliki keunikan.
Baca SelengkapnyaGotong royong telah mnejadi budaya yang kental di Indonesia.
Baca SelengkapnyaMasyarakat Sijunjung di Sumatera Barat mengemas prinsip gotong royong menjadi sebuah tradisi yang disebut Batobo.
Baca SelengkapnyaKampung batik merupakan sebuah nama untuk wilayah di Desa Nyalindung yang menjadikannya destinasi wisata.
Baca Selengkapnya