Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Goenawan Mohamad bela Anies Baswedan soal Frankfurt Book Fair

Goenawan Mohamad bela Anies Baswedan soal Frankfurt Book Fair Goenawan Mohamad. merdeka.com/Facebook Goenawan Mohamad

Merdeka.com - Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan penyimpangan penggunaan dana pameran Frankfurt Book Fair 2015. Saat itu Anies menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Anies dilaporkan oleh Andar Mangatas Situmorang pada Kamis (9/3).

Budayawan Goenawan Mohamad yang ikut terlibat dalam pameran buku di Frankfurt pun ikut menanggapi laporan tersebut. Menurut GM, bukan Anies yang harus disalahkan. Anies hanya melanjutkan program menteri sebelumnya.

Ini kata Goenawan Mohamad seperti dikutip dari akun Facebooknya.

Ikuti berita Anies Baswedan di Liputan6.com

Soal Frankfurt Book Fair

Hari-hari ini, saya dengar ada orang yang melaporkan Anies Baswedan ke KPK dengan tuduhan korupsi ketika Indonesia hadir sebagai "negeri kehormatan" di Frankfurt International Book Fair.

Saya adalah Ketua Komite Nasional untuk acara besar selama 2014-2015 di Frankfurt, Leipzig, Bologna dan London itu.

Maka jika ada yang perlu dilaporkan ke KPK, itu adalah saya, bukan Anies Baswedan.

Bukan karena saya mau pasang badan buat Anies, yang bukan pilihan saya untuk pilkada kali ini. Tapi karena tak adil bagi dia.

Keputusan Indonesia untuk bersedia diminta jadi "negeri kehormatan" ditandatangani bukan oleh Anies Baswedan, melainkan oleh Menteri sebelumnya, Moh. Nuh. Juga besarnya anggaran disiapkan dan diajukan di masa Moh. Nuh.

Anies melanjutkan agenda ini, dan saya senang bekerja bersama dia: saya memimpin team profesional, dia aparat Kementerian.

Hasilnya bisa dilihat dari kesaksian dan liputan media terkemuka Jerman.

Bahwa sampai ada orang melapor hal ini, tanpa menelaah kejadiannya lebih dulu, membuat saya sedih dengan pilkada ini. Siasat fitnah dan kabar bohong yang dulu diarahkan ke Capres Jokowi kini ditujukan ke Anies -- dan sebelumnya ke Ahok, yang karena fitnah harus diproses di pengadilan. Bahkan hari ini Ahok difitnah ikut terima suap dalam kasus E-KTP.

Saya sedih dengan pilkada ini. Begitu banyak kebencian dilontarkan, tak mau tahu bahwa ini hanya cara memilih orang yang kita kontrak untuk mengurus kota selama paling lama lima tahun.

Jika fitnah dan kebencian diteruskan, apa lagi dengan mengobarkan sentimen agama dan etnis, sehabis ini kehidupan politik macam apa yang akan menyertai kita?

Luka hati. Perpanjangan saling curiga. Dan kepercayaan yang rusak berat kepada proses demokrasi.

Goenawan Mohamad (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
VIDEO: Anies Akui Berjasa Garap RUU Kebudayaan Tapi Diberhentikan Jokowi dari Mendikbud
VIDEO: Anies Akui Berjasa Garap RUU Kebudayaan Tapi Diberhentikan Jokowi dari Mendikbud

Usulan itu dibahas ketika dirinya masih menjabat menteri pendidikan

Baca Selengkapnya
Sosok Mohammad Nasroen, Pelopor Kajian Filsafat Indonesia yang Menjadi Gubernur Sumatra Tengah Pasca Kemerdekaan
Sosok Mohammad Nasroen, Pelopor Kajian Filsafat Indonesia yang Menjadi Gubernur Sumatra Tengah Pasca Kemerdekaan

Sosok Mohammad Nasroen, cendekiawan filsafat dari Sumatra yang pernah menjabat sebagai Gubernur Sumatra Tengah.

Baca Selengkapnya
Anies Soal 5 Cawapres Disodorkan Para Kiai NU: Pada Saatnya Nanti Diumumkan
Anies Soal 5 Cawapres Disodorkan Para Kiai NU: Pada Saatnya Nanti Diumumkan

Anies juga menerima dukungan 200 kiai dan gus se-Jawa Timur selain mendapat rekomendasi cawapres.

Baca Selengkapnya
Cerita Anies Direshuffle Jokowi ketika Perjuangkan UU Kebudayaan
Cerita Anies Direshuffle Jokowi ketika Perjuangkan UU Kebudayaan

Anies mengaku tidak bisa menyaksikan dari dekat saat UU Kebudayaan disahkan

Baca Selengkapnya
VIDEO: Pendukung Ganjar Tajam Cecar Desak Soal IKN, Anies Lugas Jawab Menohok
VIDEO: Pendukung Ganjar Tajam Cecar Desak Soal IKN, Anies Lugas Jawab Menohok

Momen mengejutkan ketika salah seorang pendukung Ganjar-Mahfud turut hadir dan bertanya nasib IKN.

Baca Selengkapnya
UGM Buka Suara Terkait Anies Dilarang Jadi Pembicara Diskusi
UGM Buka Suara Terkait Anies Dilarang Jadi Pembicara Diskusi

Ketua Panitia Khalid Muhammad mengatakan Anies batal menjadi pembicara ini dikarenakan Rektorat UGM tidak memberikan izin kegiatan.

Baca Selengkapnya
Penuh Bahaya, Kisah Kakek Anies Baswedan Bawa Surat 'Sakti' dari Mesir ke Tanah Air
Penuh Bahaya, Kisah Kakek Anies Baswedan Bawa Surat 'Sakti' dari Mesir ke Tanah Air

Dua tahun pascakemerdekaan Indonesia, Menteri Muda Penerangan AR Baswedan, Menteri Muda Luar Negeri H Agus Salim dan rombongan delegas berangkat ke sejumlah negara timur tengah untuk mencari dukungan dan pengakuan negara lain atas kemerdekaan Indonesia.

Baca Selengkapnya
Hadiri Haul KH M Bishri Syansuri, Anies Janji Lanjutkan Perjuangan untuk Indonesia
Hadiri Haul KH M Bishri Syansuri, Anies Janji Lanjutkan Perjuangan untuk Indonesia

Anies hadir dalam acara Haul KH M Bishri Syansuri di Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar di Jombang.

Baca Selengkapnya
Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Anies Baswedan Berduka
Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Anies Baswedan Berduka

Kabar duka datang dari mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca Selengkapnya
Mengenal Sosok Pahlawan Nasional Abdurrahman Baswedan, Sang Cucu Kini Jadi Calon Presiden
Mengenal Sosok Pahlawan Nasional Abdurrahman Baswedan, Sang Cucu Kini Jadi Calon Presiden

Sosok pahlawan nasional ini membawa pengaruh besar kepada sang cucu yang kini jadi calon Presiden Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya
Profil dan Agama Anies Baswedan, Mantan Gubernur DKI Jakarta yang Menjadi Calon Presiden RI 2024
Profil dan Agama Anies Baswedan, Mantan Gubernur DKI Jakarta yang Menjadi Calon Presiden RI 2024

Anies Baswedan, seorang figur yang akrab di dunia politik Indonesia, telah mencuri perhatian masyarakat dengan karir gemilang.

Baca Selengkapnya
Dukung Anies, 200 Kiai dan Gus se-Jatim Sodorkan 5 Cawapres dari Yenny Wahid hingga AHY
Dukung Anies, 200 Kiai dan Gus se-Jatim Sodorkan 5 Cawapres dari Yenny Wahid hingga AHY

Membalas dukungan itu, Anies berjanji akan meningkatkan perhatian kepada santri dan dunia pesantren.

Baca Selengkapnya