Terlihat sepele, sering pakai sandal simpan bahaya ini buat tubuh!
![Terlihat sepele, sering pakai sandal simpan bahaya ini buat tubuh!](https://cdns.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2017/03/23/825510/540x270/terlihat-sepele-sering-pakai-sandal-simpan-bahaya-ini-buat-tubuh.jpg)
Merdeka.com - Sandal jepit bisa dibilang merupakan alas kaki yang paling sederhana dan nyaman untuk digunakan. Meski terlihat aman dan nyaman, beberapa penelitian kesehatan menemukan bahwa pemakaian sandal jepit pun bisa membahayakan kesehatan.
"Karena sandal jepit minim akan pelindung, maka risiko kaki untuk terekspos bakteri, virus, maupun jamur akan bertambah dibandingkan dengan mereka yang jarang memakai sandal jepit," terang penelitian yang dilansir dari boldsky.com.
Berikut adalah bahaya lainnya dari pemakaian sandal jepit untuk kesehatan kakimu.
-
Bagaimana sandal jepit dapat merusak kesehatan? Tahukah kamu bahwa terlalu sering pakai sandal jepit juga bisa merusak kesehatan tubuh?
-
Apa dampak langsung sepatu tidak nyaman pada kaki? Sepatu yang terlalu ketat atau berbahan kasar dapat menyebabkan gesekan terus-menerus pada kulit kaki. Ini sering mengakibatkan luka lecet (blister), kapalan, atau bahkan luka yang sulit sembuh.
-
Kenapa sepatu yang tidak nyaman bisa menyebabkan postur tubuh buruk? Sepatu yang tidak memberikan dukungan yang tepat, seperti sepatu hak tinggi, dapat mengubah keseimbangan tubuh dan menyebabkan postur yang buruk.
-
Apa yang menyebabkan rasa sakit pada kaki? Kolesterol tinggi di darah bisa berujung penyakit arteri periferal yang bisa menurunkan atau menghadang aliran darah di kaki dan lengan dan menimbulkan rasa sakit.
-
Apa dampak sepatu yang tidak tepat? Aktivitas fisik seperti berlari atau berolahraga berisiko tinggi mengakibatkan cedera jika kita tidak memilih sepatu yang tepat.
-
Apa masalah kaki yang bisa muncul saat berdiri lama? Pada saat berdiri seharian, besar kemungkinan munculnya sejumlah masalah kesehatan pada kaki. Kesehatan kaki merupakan suatu hal yang tidak boleh kita abaikan.
Menyebabkan nyeri otot
Pemakaian sandal jepit untuk aktivitas sehari-hari bisa menyebabkan nyeri otot dan nyeri sendi. Dimulai dari pergelangan kaki yang sakit dan kemudian menjalar ke semua bagian kaki. Selain nyeri otot, sandal jepit juga bisa menyebabkan tumit sakit dan menimbulkan penyakit tendonitis.
Berisiko tersandung
Tak hanya alas kaki dengan hak tinggi saja yang bisa membuatmu tersandung. Tali pada sandal jepit sangatlah rendah tingkat stabilitasnya. Hal ini berarti kamu berada pada risiko yang lebih tinggi untuk tersandung.
Membuat kaki melepuh
Biasanya pemakaian sepatulah yang membuat kaki melepuh. Namun penggunaan sandal jepit juga akan menyebabkan munculnya risiko yang sama. Lecet dan kulit yang melepuh bisa terjadi diantara jari-jari kakimu. Kemudian kulit yang lecet menciptakan luka dan luka yang terbuka memungkinkan bakteri masuk dan berkembang biak di dalam kulit.
Merusak postur tubuh
Tak hanya sepatu hak tinggi yang mampu merusak postur tubuh. Pemakaian sandal jepit juga akan memberikan bahaya yang sama. Sebabnya alas sandal jepit yang terlalu datar bisa membuat sakit punggung dan tidak memberikan dukungan pada stuktur tulang belakang. Jika hal ini dibiarkan maka lama-kelamaan postur tubuhmu akan rusak.Lalu, solusi apa yang bisa dilakukan?"Well, pilihlah alas kaki dengan hak sekitar 2-3 cm serta tertutup. Alas kaki jenis ini akan memberikan dukungan untuk punggung serta melindungi kaki dari kotoran maupun risiko untuk tersandung."
(mdk/feb)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
![4 Dampak Buruk dari Kebiasaan Telanjang Kaki atau Nyeker di Rumah](https://cdns.klimg.com/mav-prod-resized/480x/ori/newsCover/2024/8/26/1724657914566-rj03w.jpeg)
Kebiasaan jalan telanjang kaki atau nyeker di rumah bisa menimbulkan berbagai dampak buruk pada kaki.
Baca Selengkapnya![5 Cara Cegah Kaki Sakit dan Pegal saat Berdiri Seharian](https://cdns.klimg.com/mav-prod-resized/480x/ori/newsCover/2023/7/16/1689505519684-ahwok.jpeg)
Rasa sakit dan nyeri di kaki mungkin muncul ketika berdiri seharian. Ikuti cara ini untuk mengatasinya.
Baca Selengkapnya![Ini Tanda Saatnya Perlu Ganti Sepatu Baru yang Penting Diperhatikan, Segera Ganti Sebelum Terjadi Cedera](https://cdns.klimg.com/mav-prod-resized/480x/ori/newsCover/2024/12/12/1733986482994-q47skf.jpeg)
Ganti sepatu lari secara rutin merupakan hal penting untuk mencegah cedera. Kenali tandanya:
Baca Selengkapnya![Dampak Menggunakan Sepatu Tidak Nyaman atau Sepatu KW untuk Olahraga Sehari-hari](https://cdns.klimg.com/mav-prod-resized/480x/ori/newsCover/2024/7/19/1721402640655-03ygg.jpeg)
Penggunaan sepatu tidak nyaman dan sepatu KW bisa menyebabkan berbagai dampak buruk yang bisa dialami di kaki:
Baca Selengkapnya![Demi Kesehatan Kaki, Lebih Baik Mana antara Menggunakan Sepatu yang Sama atau Sering Berganti Sepatu?](https://cdns.klimg.com/mav-prod-resized/480x/ori/newsCover/2024/8/19/1724076986876-6zfz4.jpeg)
Demi kondisi kesehatan kaki, lebih baik menggunakan sepatu yang sama atau berganti yang baru?
Baca Selengkapnya![Penyebab Kaki Kapalan dan Cara Mengatasinya, Dijamin Efektif](https://cdns.klimg.com/mav-prod-resized/480x/ori/newsCover/2023/12/30/1703924903438-mouul.jpeg)
Kapalan tidak hanya bersifat estetis, tetapi juga dapat menjadi sumber ketidaknyamanan dan bahkan rasa sakit.
Baca Selengkapnya![Gejala Saraf Kejepit, Penyebab, dan Cara Mencegahnya](https://cdns.klimg.com/mav-prod-resized/480x/ori/newsCover/2023/7/5/1688541573775-ic7vl.jpeg)
Gejala saraf kejepit bisa bermacam-macam, namun umumnya kondisi ini menyebabkan nyeri, mati rasa, hingga otot melemah.
Baca Selengkapnya![Kebiasaan Penyebab Saraf Kejepit, Wajib Tahu dan Ubah](https://cdns.klimg.com/mav-prod-resized/480x/ori/newsCover/2023/12/21/1703138058663-z8oee.jpeg)
Saraf kejepit adalah kondisi di mana saraf tertekan oleh jaringan di sekitarnya, seperti otot, tulang, atau ligamen.
Baca Selengkapnya![Penyebab Otot Kaki Ketarik dan Cara Mengatasinya, Baca Lebih Lanjut](https://cdns.klimg.com/mav-prod-resized/480x/ori/newsCover/2024/3/27/1711513720673-xneieh.jpeg)
Otot kaki ketarik umumnya terjadi ketika otot atau tendon terlalu meregang atau robek.
Baca Selengkapnya