Satelit Telkom-3 dipastikan tak dapat digunakan

Merdeka.com - PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) telah menetapkan rencana cadangan untuk satelit Telkom-3 yang gagal orbit dari Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan, Selasa dini hari (7/8). Telkom telah mendapat penjelasan dari pihak ISS Reshetnev selaku perusahaan pembuat satelit Telkom-3.
Head of Corporate Communication and Affair Telkom Slamet Riyadi mengungkapkan, saat ini satelit Telkom-3 melayang di ketinggian maksimum 5.014 kilometer. Ketinggian tersebut masih jauh dari ketinggian orbit yang diharapkan, yaitu 36.000 kilometer.
"Dengan demikian satelit tersebut kemungkinan besar tidak akan dapat digunakan," ungkap Slamet di Jakarta, Kamis (9/8).
Slamet mengatakan, sebelum hasil preliminary calculation diterima, pihaknya telah mengambil langkah penanganan kondisi darurat dan prioritas untuk menjamin pelayanan dan operasional telekomunikasi bagi pelanggan tidak akan terganggu. "Karena Telkom saat ini menggunakan dan mengoperasikan beberapa satelit," tegasnya.
Selain itu, dari sisi keuangan, kejadian anomali peluncuran satelit Telkom-3 juga tidak memberikan dampak signifikan. "Karena telah diasuransikan secara penuh," katanya.
Menurutnya, rencana cadangan merupakan bagian dari prosedur operasional di Telkom. Tidak terkecuali untuk transponder satelit. Untuk Satelit Telkom-3, langkah cadangan sudah dilakukan sebelum satelit diluncurkan. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang sudah mendaftar dan mengantisipasi permintaan, Telkom melakukan penyewaan satelit yang cakupannya kurang lebih sama dengan Telkom-3. (mdk/oer)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya