Doa Setelah Pulang Haji dan Umrah, Lengkap Beserta Artinya
Setelah pulang haji, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa.
Setelah pulang haji, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa.
Doa Setelah Pulang Haji dan Umrah, Lengkap Beserta Artinya
Setiap awal bulan Dzulhijjah, beberapa umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Tentunya tidak semua umat Muslim mampu menjalankan ibadah ini, sebab perjalanan ke Tanah Suci memerlukan banyak tenaga, mental, dan materi yang tidak sedikit.
Menurut bahasa diartikan sebagai "pergi menuju". Adapun menurut pengertian yang lebih luas, haji memiliki arti perjalanan menuju ke Ka'bah untuk melaksanakan amalan-amalan tertentu pada waktu bulan haji, yaitu Syawwal, Dzulhijjah, atau sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
-
Kapan doa untuk pergi haji sebaiknya dipanjatkan? Doa ini dibaca agar harapan untuk bisa berhaji bisa terwujud sesegera mungkin.
-
Apa yang dimaksud dengan doa setelah sholat tahajud? Doa setelah sholat tahajud dilafalkan untuk melengkapi ibadah sunah yang satu ini.
-
Apa saja kata-kata doa yang sering diucapkan untuk orang yang akan berangkat haji? Berikut ucapan doa berangkat haji yang penuh makna mendalam: Ucapan Doa Berangkat Haji yang Penuh Doa 1. "(nama orang), hati-hati di jalan, alhamdulillah akhirnya berhasil menuju ke tempat di mana di sana dapat melihat langsung makam nabi Muhammad dan beribadah dengan khusyuk di rumah Allah. Semoga setelah ini hatimu makin ikhlas."
-
Apa saja contoh doa yang bisa dititipkan ke orang yang naik haji? Ada beragam contoh titip doa ke orang yang naik haji untuk referensi. Beberapa di antaranya yakni ulasan berikut ini.
-
Apa saja contoh doa yang bisa dititipkan saat Haji? Contoh Titip Doa Saat Haji I 1. Selamat menjalankan ibadah haji pak, semoga lancar dan menjadi mabrur, saya nitip doa semoga saya dan keluarga saya diberi kesempatan untuk bisa datang ke Masjid Al Haram dan Masjid Nabawi, Aamiin Ya Rabb.
Sementara itu, perbedaan haji dan umrah bisa dilihat dari pengertiannya. Umrah secara bahasa dapat diartikan berziarah ke tempat ramai atau berpenghuni. Sementara itu, umrah menurut istilah adalah menyengaja menuju Ka’bah untuk melaksanakan ibadah tertentu.
Banyak sekali keutamaan yang didapatkan seorang Muslim apabila melaksanakan ibadah umrah. Salah satu keutamaan ibadah umrah, yaitu sebagai penghapus dosa. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam hadis, yang artinya:
Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penggugur (dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (bagi pelakunya) melainkan surga” (HR al-Bukhari dan Muslim).
Setelah pulang haji, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa.
Berikut doa setelah pulang haji yang merdeka.com lansir dari Liputan6.com dan sumber lainnya:
Doa Setelah Pulang Haji untuk Jemaah Haji
Bismillahir rahmaanir rahiim. Alhamdulillahi rabbil 'aalamiin. Allahumma shalli wa sallim wabaa rik'alaa sayyidina muhammadin sholaatan tuballighuna bihaa hajja baitikal haraami waziyaarati qabri nabiyyika muhammadin.
Artinya:
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah limpahkanlah sholawat, salam dan berkah kepada junjungan kami nabi Muhammad, dengan sholawat yang bisa menyampaikan kami untuk berhaji ke baitil haram dan ziarah ke makam nabi Muhammad."
Doa Setelah Pulang Haji agar Mabrur
"Alhamdulillahi rabbil 'alaamiin, wash-shalatu wassalamu 'alaa asyrafil mursaliin. Sayyidina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa ash habihi ajma'iin. Allahumma antubaligha yaa rabbiyal hadhiniina ziyaaratal masjidil haraami wa masjidin nabiyyi shalallahu 'alaihi wa sallam.
Allahummaj 'al hajjanaa hajjan mabruran wa sa' yan masykuran wadzan ban maghfuran wa 'amalan shalihan maqbulan watijaaratan lan tabuur. Innaka 'alaa kulli syai in qadiir. Rabbanaa aatinaa fiddun yaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa 'adzabannaar. Walhamdulillahi rabbil'alamiin."
Artinya:
"Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Segala puji bagi Allah Pemelihara semesta alam. Sholawat dan salam semoga atas yang paling mulia dari para Rasul, Nabi Muhammad SAW dan segenap keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah perkenankan Engkau untuk menyampaikan orang-orang yang hadir di sini, mohon dapat menziarahi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Ya Allah, jadikan haji kami haji yang mabrur, sa'i yang disyukuri dosa yang terampuni dan amal shaleh yang diterima, perdagangan yang tidak merugi, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu. Ya Allah berikan kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jauhkan kami dari siksa api neraka. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan Pemelihara seluruh alam.”
- Dirut PNM: Sebuah Kebahagiaan dan Rasa Syukur PNM Berangkatkan 233 Jamaah Umrah
- 27 Ucapan Tahun Baru Islam 2023, Penuh Harapan dan Doa Kebaikan
- Ucapan Selamat Tahun Baru Hijriah 2023 Singkat, Sambut dengan Ungkapan Bermakna
- Perbedaan Umroh dan Haji yang Wajib Diketahui, Berikut Penjelasan Lengkapnya
Doa Menyambut Jemaah Haji
Selain itu, ada juga doa menyambut jemaah haji yang pulang dari Tanah Suci. Berikut doa menyambut jemaah haji:
قَبَّلَ اللهُ حَجَّكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَأَخْلَفَ نَفَقَتَكَ
Qabballallâhu hajjaka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa nafaqataka.
Artinya: “Semoga Allah menerima ibadah hajimu, mengampuni dosamu, dan mengganti pengeluaranmu.”
Doa Setelah Pulang Umrah dan Artinya
“Allahummaj’al hajjana hajjan mabruron, wa ‘umrotana ‘umrotan mabruron, wasa’ yana sa’yan masykuro, wa dzambanaa dzanban maghfuro, wa ‘amalana ‘amalan sholihan maqbula, watija rotana tijaarotan lan tabuur, ya ‘aalima maa fis shuduur, akhrijna mina dzulumaati ilannuur.”
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah haji kami haji yang mabrur, umroh kami umroh yang mabrur, sa’i kami sa’i yang syukur, dosa kami dosa yang diampuni, amal kami amal yang diterima, dan perdagangan kami perdagangan yang tidak merugi. Wahai Dzat Yang Maha Mengetahui apa yang ada dalam hati, keluarkanlah kami dari kegelapan menuju cahaya.”
Perbedaan Haji dan Umrah
Perbedaan haji dan umrah dari waktu pelaksanaan. Sebab, umrah bisa kapan pun tanpa ada ikatan waktu, sedangkan haji harus dikerjakan di bulan Syawal, Zulkaidah, dan Zulhijjah. Selain itu, ada beberapa perbedaan haji dan umrah lainnya, di antaranya:
Berdasarkan Kewajibannya
Perbedaan haji dan umrah dari kewajibannya. Sebagaimana kita tahu, haji merupakan rukun Islam yang kelima, dan hukumnya wajib dilaksanakan bagi seluruh umat Islam yang memenuhi syarat. Kewajiban melaksanakan haji bagi yang mampu ini didasarkan pada firman Allah SWT pada QS Ali Imran ayat 98.“Dan bagi Allah subhanahu wata’ala, wajib bagi manusia untuk melaksanakan haji ke Baitullah.” (QS Ali Imran 98).
Sementara itu, hukum ibadah umroh masih menjadi perdebatan di antara para ulama. Dari ayat QS Al-Baqarah 196, umat Islam diperintahkan untuk menyempurnakan ibadah haji dan umroh untuk Allah.
Berdasarkan Hukumnya
Perbedaan haji dan umrah yang pertama dapat dilihat berdasarkan hukum yang mendasarinya. Haji diketahui sebagai rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi seluruh umat Islam yang memenuhi syarat wajib untuk melaksanakannya. Kewajiban berhaji bagi yang mampu ini didasarkan pada firman Allah SWT pada QS Ali Imran ayat 98.
ولِلهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ
"Dan bagi Allah subhanahu wata’ala, wajib bagi manusia untuk melaksanakan haji ke Baitullah." (QS Ali Imran 98).
Berdasarkan Rukunnya
Perbedaan haji dan umrah yang kedua dapat dilihat berdasarkan rukunnya. Rukun dalam ibadah menjadi penentu keabsahan ibadah yang dilakukan.
Hal tersebut juga berlaku untuk ibadah haji dan umrah. Rukun dalam ibadah haji dan umroh bersifat batal bila tidak dilakukan dan tidak bisa diganti dengan denda.
Seperti yang diketahui, terdapat lima rukun dalam haji yaitu niat ihram, wuquf di Padang Arafah, tawaf, sa’i, dan memotong rambut. Ke lima rukun ini harus dilakukan seluruhnya guna memenuhi keabsahan ibadah haji yang dilakukan.