Warga Thailand Pakai Boneka Doraemon untuk Ritual Panggil Hujan, Ternyata Begini Filsofinya
Warga Thailand Pakai Boneka Doraemon untuk Ritual Panggil Hujan, Begini Filsofinya

Karakter manga dari anime Jepang itu jadi andalan penduduk desa untuk mendatangkan hujan.

Warga Thailand Pakai Boneka Doraemon untuk Ritual Panggil Hujan, Ternyata Begini Filsofinya
Di tengah musim kemarau berkepanjangan di Thailand, warga di tiga desa di Provinsi Nakhon Sawan berkumpul untuk menghidupkan kembali ritual tradisional mengarak kucing untuk mendatangkan hujan ke desa-desa yang kekeringan.
Ritual yang secara tradisional melibatkan kucing ini dilakukan pada akhir April dengan menggunakan boneka Doraemon sebagai pengganti hewan hidup.
Doraemon adalah karakter manga dan anime Jepang populer, yang sering kita tonton setiap hari Minggu di televisi.
Dilansir laman the Straits Times, Kamis (2/5), adaptasi ini menarik perhatian global setelah diunggah di X oleh Dr Tarin Clanuwat, seorang ilmuwan peneliti dengan gelar PhD di bidang Sastra Jepang dari Universitas Waseda.

Unggahannya tentang ritual tradisional Thailand tersebut menjadi viral, ditonton lebih dari 16 juta kali, mendapat 219.000 like, dan lebih dari 39.000 repost pada 2 Mei.
Sumber lokal di Thailand melaporkan upacara yang dikenal dengan Upacara Hae Nang Maew (Upacara Parade Kucing) merupakan praktik adat di kalangan petani Thailand.
Dipercaya mengarak kucing, binatang yang secara tradisional tidak menyukai air, akan memikat para dewa hujan untuk mendatangkan hujan yang penting bagi tanaman dan hidup mereka.
Dalam ritual aslinya, tangisan kucing selama prosesi dipandang sebagai pertanda akan segera turunnya hujan.
Kali ini yang melaksanakan upacara memilih menggunakan boneka Doraemon dibandingkan kucing hidup.
Beberapa netizen yang mengomentari unggahan Dr Clanuwat mencatat pergantian tersebut memastikan esensi upacara tetap terjaga tanpa membuat kucing benar-benar terkena bahaya.
Ritual ini tentunya masih berkaitan dengan gelombang panas yang menerjang Thailand sepanjang April, dengan lebih dari puluhan distrik di 77 provinsi mengalami suhu tertinggi.

Menurut data dari Departemen Meteorologi, suhu udara di Thailand mencapai 40 derajat Celcius di 26 provinsi pada bulan lalu.