Aksi BRI Berjalan Bersama UMKM Lewati Krisis Ekonomi
Merdeka.com - Goncangan ekonomi akibat pandemi Covid-19 menjadi krisis terberat sejak Indonesia merdeka. Beruntung, usaha menengah kecil dan mikro (UMKM) muncul sebagai juru selamat.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui, peran UMKM sangat besar untuk pertumbuhan perekonomian Indonesia. Karenanya, Jokowi meminta agar perbankan selalu memberikan dukungan usaha.
"Saya hanya ingin agar dukungan terhadap sektor UMKM itu diberikan perhatian yang lebih, karena kekuatan kita ada di sini jangan dilupakan yang kecil-kecil," ujarnya dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2023 di Jakarta, 6 Februari 2023.
-
Bagaimana UMKM bisa bertahan di masa pandemi? Lewat jalur digital itu, IniTempe bertahan, bisa bertahan selama pandemi. Omzet bulanan Benny bahkan bisa mencapai puluhan juta dari dunia digital itu.
-
Apa kontribusi besar UMKM terhadap ekonomi nasional? Jadi kalau melihat data ini UMKM kita ini sumbangsinya terhadap ekonomi nasional kita sangat besar. Bayangkan 97 persen tenaga kerja ini di-supply dari UMKM kita,' ucapnya.
-
Bagaimana Jokowi mendorong investasi di IKN? Jokowi juga menegaskan pentingnya dukungan investasi saat ini untuk mewujudkan visi pembangunan Ibu Kota Nusantara.'Jadi kalau mau investasi, sekali lagi, sekarang,' tegasnya.
-
Kenapa Presiden Jokowi mengajak investor Tiongkok berinvestasi di Indonesia? Mengingat sejumlah indikator ekonomi di Indonesia menunjukkan capaian positif, antara lain pertumbuhan ekonomi yang konsisten di atas 5 persen, neraca dagang yang surplus 41 bulan berturut-turut, Purchasing Manager Index (PMI) berada di level ekspansi selama 25 bulan berturut-turut, dan bonus demografi.
-
Mengapa Jokowi mendorong investasi di IKN? 'Investasi di IKN Nusantara ini adalah membeli masa depan,' ujar Jokowi di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (4/6). Oleh sebab itu, Jokowi menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol dan bandara untuk mendukung aksesibilitas ke IKN.
-
Bagaimana UMKK bisa menguasai kekuatan ekonomi Indonesia? Bergabung di Katalog Elektronik itu menguntungkan karena pasarnya sangat besar.
Bank Rakyat Indonesia (BRI), sebagai salah satu bank negara, bergerak mengimplementasikan arahan presiden. Direktur Utama BRI, Sunarso mengakui, dampak pandemi menghantam hampir seluruh sektor baik UMKM hingga korporasi. Maka dari itu, BRI mengedepankan upaya penyelamatan UMKM nasional ketimbang mengejar laba.
Sunarso melanjutkan, pihaknya gencar menyalurkan beragam upaya pemulihan usaha-usaha kecil dan aktivitas di sektor informal. Mulai dari memberikan restrukturisasi kredit, subsidi bunga hingga Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
BRI juga memiliki program pendampingan dan konsultasi bisnis dari tenaga pemasar BRI. Saat ini, BRI memiliki lebih dari 38.000 tenaga pemasar (Relationship Manager) yang tersebar di seluruh Indonesia.
Himbauan pemerintah agar masyarakat melakukan jaga jarak selama pandemi mempengaruhi penjualan pelaku UMKM. Menyiasati itu, Bank BRI membantu para pelaku UMKM binaannya untuk terhubung dengan ekosistem sehingga mampu berjualan secara online.
Salah satunya melalui Indonesia Mall. Indonesia Mall merupakan platform digital yang bertujuan untuk memfasilitasi UMKM binaan BRI dalam memperluas jangkauan penjualan produk mereka.
Dalam membantu UMKM bangkit, BRI turut menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan online yang dilakukan melalui aplikasi UMKM Smart.
Terakhir ialah program CSR. Khusus untuk beberapa program CSR, BRI melibatkan pelaku UMKM sehingga roda perputaran usaha mereka tetap berjalan.
Selain bantuan UMKM, BRI mencatat sebagai bank milik negara yang menyalurkan bantuan sosial terbesar selama pandemi. Per 2021, penyaluran Bansos PKH oleh BRI mencapai Rp11 triliun.
Selain itu, Bansos Sembako Reguler senilai Rp16,6 triliun, Bansos Sembako PPKM senilai Rp2,4 tiliun dan Bansos penanganan kemiskinan ekstrim senilai Rp236,9 miliar.
Restrukturisasi Kredit Turun Jauh, UMKM RI Makin Tangguh
Ketangguhan UMKM nasional semakin teruji dalam menghadapi krisis. Pasca pandemi Covid-19, kinerja UMKM terus menggeliat.
Terlihat dari restrukturisasi kredit Covid BRI yang terus menurun, di mana hingga akhir Kuartal I 2023 tercatat tersisa Rp 99,8 triliun dari akumulasi restrukturisasi sebesar Rp 263,4 triliun.
Sekretaris Perusahaan BRI, Aestika Oryza Gunarto mengatakan, BRI akan terus melakukan restrukturisasi bagi nasabah yang benar-benar terdampak namun memiliki prospek dan beritikad baik untuk membayar, serta memiliki cashflow.
"Apabila tidak, akan didorong ke penyelesaian," ujarnya kepada Merdeka.com di Jakarta, Senin (22/5).
Disamping itu, lanjutnya, BRI juga terus memberdayakan UMKM khususnya segmen mikro dan ultra mikro melalui pendirian Ekosistem Ultra Mikro pada September 2021 lalu. Tujuannnya yakni untuk mendekatkan akses keuangan kepada pelaku Usaha Ultra Mikro.
"Dengan semakin mudahnya akses keuangan bagi para pelaku usaha ultra mikro, maka kami tentu berharap memberikan dampak positif dari sisi sosial dan ekonomi masyarakat," jelasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya
Presiden Jokowi meminta agar perbankan mempermudah pemberian kredit kepada UMKM.
Baca SelengkapnyaDirektur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa semakin membaiknya perekonomian dan prospeknya ke depan juga ditunjukkan oleh Indeks bisnis UMKM.
Baca SelengkapnyaJokowi menegaskan, pembukaan akses tersebut yang perlu didorong pada UMKM. Sehingga menciptakan peluang-peluang pasar baru bagi produknya.
Baca SelengkapnyaPembiayaan UMKM harus dipermudah, karena penyaluran kredit perbankan ke UMKM baru 21 persen dari total kredit yang ada.
Baca SelengkapnyaBRI terus menunjukkan komitmen dalam menopang perekonomian nasional melalui pemberdayaan UMKM.
Baca SelengkapnyaPara pelaku usaha mengeluh ke Jokowi soal makin keringnya perputaran uang.
Baca SelengkapnyaHIPMI menyoroti berbagai aspek penting terkait isu ekonomi pada Pilpres 2024, salah satunya transformasi UMKM melalui digitalisi.
Baca SelengkapnyaPadahal, lanjut Jokowi, dukungan kredit perbankan amat diperlukan pelaku UMKM dalam menjalankan maupun mengembangkan skala bisnisnya.
Baca SelengkapnyaErick mengatakan BUMN dan UMKM harus terus berkolaborasi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Baca SelengkapnyaSebanyak 29,2 juta pelaku UMKM saat ini belum memperoleh akses pembiayaan dari perbankan.
Baca SelengkapnyaDirektur Utama BRI Sunarso mengungkapkan dukungan BRI kepada segmen UMKM menjadi prioritas utama
Baca SelengkapnyaMenurut Sunarso terdapat lima hal yang perlu diedukasi kepada UMKM.
Baca Selengkapnya