Tips Penting Menyimpan Daging Mentah Agar Tetap Segar dan Tahan Lama
Pelajari metode penyimpanan daging mentah yang tepat agar tetap segar dan tahan lama saat disimpan di kulkas atau freezer.

Daging sapi merupakan sumber protein yang kaya akan zat besi, zinc, vitamin, dan yodium, yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Namun, menyimpan daging mentah dalam jumlah besar dapat menjadi tantangan jika tidak dilakukan dengan cara yang tepat. Menyimpannya dalam bentuk utuh dapat menyulitkan proses pencairan, meningkatkan risiko kerusakan, dan memakan banyak ruang di dalam freezer. Untuk mengatasi masalah ini, terdapat metode yang lebih efisien dan menghemat ruang, yaitu dengan mengiris daging menjadi potongan tipis sebelum disimpan. Dengan cara yang tepat, daging yang diiris tidak hanya lebih tahan lama tetapi juga lebih praktis saat digunakan. Berikut ini adalah panduan lengkap mengenai cara menyimpan daging mentah agar tetap segar, awet, dan hemat ruang di dalam kulkas. Dilansir dari Liputan6.com, Selasa (25/3/2025).
Daging Mentah Tidak Disarankan Disimpan dalam Bentuk Utuh
Membekukan daging dalam bentuk utuh dapat menjadi tantangan karena distribusi suhu yang tidak merata. Akibatnya, bagian dalam daging mungkin tetap hangat sementara bagian luar sudah membeku. Selain itu, menyimpan daging utuh memerlukan ruang penyimpanan yang lebih besar dan proses pencairan yang rumit, yang dapat meningkatkan kemungkinan pertumbuhan bakteri. Oleh karena itu, ada beberapa alasan mengapa menyimpan daging dalam bentuk utuh sebaiknya dihindari:
- Distribusi suhu yang tidak merata saat dibekukan.
- Memerlukan ruang penyimpanan yang lebih luas.
- Proses pencairan yang sulit, berisiko meningkatkan pertumbuhan bakteri.
- Alternatif yang lebih baik adalah menyimpannya dalam bentuk irisan.
Keuntungan Menyimpan Daging dalam Bentuk Irisan Tipis
Menyimpan daging dalam bentuk irisan tipis memberikan sejumlah keuntungan yang sangat bermanfaat.
- Yang pertama, daging yang diiris tipis akan lebih cepat membeku, sehingga perkembangan bakteri dapat dihindari.
- Kedua, irisan daging juga lebih mudah untuk dicairkan, sehingga menghemat waktu saat proses memasak.
Selain itu, terdapat beberapa keuntungan lain dari menyimpan daging dalam bentuk irisan tipis, antara lain:
- Lebih hemat ruang, karena daging dapat ditata dengan lebih rapi dalam wadah atau kantong plastik ziplock.
- Mempermudah proses memasak, terutama untuk hidangan cepat saji seperti suki, shabu-shabu, atau tumisan.
- Lebih praktis saat digunakan, karena irisan sudah dalam ukuran yang pas untuk sekali masak.
Teknik Tepat Mengiris Daging Mentah Agar Lebih Mudah Disimpan
Agar daging dapat diiris dan disimpan dengan baik, terdapat beberapa langkah penting yang harus diikuti. Pertama, bekukan daging selama 24 jam sebelum memotongnya. Proses pembekuan ini akan membuat daging menjadi lebih padat dan lebih mudah untuk dipotong. Selanjutnya, pastikan untuk menggunakan pisau yang sangat tajam agar mendapatkan hasil yang optimal. Selain itu, penting untuk memperhatikan arah serat daging saat mengiris; lakukan pemotongan berlawanan dengan arah serat agar tekstur daging tetap lembut. Untuk ketebalan potongan, usahakan sekitar 2 mm agar daging mudah dimasak saat waktu memasak tiba.
''Beef slice atau daging irisan tipis biasanya bisa kita dapatkan di supermarket. Cara pemotongannya pun dengan menggunakan mesin khusus slice, kali ini saya akan mencontohkan cara mengiris tipis daging lokal dengan cara manual,'' -- Yunerrr Channel.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda akan mendapatkan irisan daging yang ideal untuk berbagai keperluan memasak. Memastikan bahwa daging diiris dengan benar tidak hanya mempengaruhi cita rasa, tetapi juga kemudahan dalam proses memasak selanjutnya.
Mengapa Daging Perlu Dibekukan Sebelum Dipotong?

Untuk mendapatkan potongan daging yang rapi, sebaiknya bekukan daging sebelum diiris. Metode ini tidak hanya mempermudah pemotongan, tetapi juga membantu mengurangi kehilangan cairan yang dapat membuat daging cepat kering. Dengan membekukan daging, kamu dapat menghindari pertumbuhan bakteri yang mungkin terjadi jika daging terlalu lama dibiarkan pada suhu ruangan. ''Mengiris daging yang kondisinya masih beku tak hanya memudahkan prosesnya, tapi juga mencegah munculnya bakteri.'' -- Epicurious.com.
Cara Mengatur Daging Slice di Freezer agar Lebih Efisien dalam Penyimpanan
Setelah daging diiris, langkah selanjutnya adalah menyimpannya dengan cara yang efisien. Gunakan wadah kedap udara atau kantong plastik ziplock untuk menyimpan irisan daging tersebut. Agar daging tidak saling menempel, susunlah secara bertingkat dengan menyisipkan lapisan plastik di antara irisan. Pastikan untuk menghindari udara berlebih dalam kemasan agar tidak terjadi freezer burn, yang dapat menyebabkan daging menjadi kering dan kehilangan rasa. Selain itu, penting untuk menandai kemasan dengan tanggal penyimpanan agar kamu bisa menggunakan daging mengikuti prinsip FIFO (First In, First Out).
Berapa Lama Daging Slice Dapat Disimpan di dalam Freezer?
Penyimpanan daging slice sebaiknya dilakukan pada suhu di bawah -18°C. Dengan cara penyimpanan yang tepat, daging slice dapat bertahan selama 3 hingga 6 bulan. Namun, untuk mendapatkan rasa dan tekstur yang optimal, disarankan agar daging tersebut digunakan dalam rentang waktu 1 hingga 2 bulan setelah penyimpanan.
- Suhu penyimpanan yang dianjurkan: -18°C
- Ketahanan daging slice:
- Dapat bertahan 3-6 bulan jika disimpan dengan benar.
- Disarankan untuk digunakan dalam 1-2 bulan demi rasa terbaik.
Apakah Daging Slice Dapat Dimasak Langsung Tanpa Perlu Dicairkan Terlebih Dahulu?

Daging slice dapat segera dimasak untuk berbagai menu seperti shabu-shabu, suki, dan tumisan cepat. Namun, jika Anda berencana untuk mengolahnya menjadi steak atau hidangan yang memerlukan bumbu meresap, disarankan untuk mencairkannya terlebih dahulu di dalam kulkas selama beberapa jam sebelum proses memasak.