Dipersunting pria Batak, Kahiyang bakal dapat marga Siregar
Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kahiyang Ayu akan dipersunting Muhammad Bobby Afief Nasution, pria asal Sumatera Utara, 8 November 2017. Usai menggelar upacara adat Jawa di kota kelahiran, Solo, Jawa Tengah, Sarjana Pertanian UNS itu akan diboyong ke tanah kelahiran Bobby, Medan, Sumatera Utara.
Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kahiyang Ayu akan dipersunting Muhammad Bobby Afief Nasution, pria asal Sumatera Utara, 8 November 2017. Usai menggelar upacara adat Jawa di kota kelahiran, Solo, Jawa Tengah, Sarjana Pertanian UNS itu akan diboyong ke tanah kelahiran Bobby, Medan, Sumatera Utara.
Sesuai adat dan tradisi setempat, Kahiyang otomatis menjadi orang Batak dan akan mendapatkan marga. Marga akan diberikan dalam upacara adat yang akan digelar di Medan. Marga yang akan diberikan kepada anak kedua Jokowi itu, mengikuti marga ibu mertua (ibu kandung Bobby).
"Setelah acara resepsi di Solo 8 November nanti, pihak keluarga pengantin pria juga akan menggelar acara di Medan. Ayang (Kahiyang) akan diberi marga Siregar, ikut ibunya Bobby," ujar juru bicara keluarga Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming, saat ditemui di kafe Markobar SGM, Penumping, Solo, Kamis (19/10).
Gibran menjelaskan dia dan keluarga besar akan berada di Medan selama beberapa hari. Ada sekitar 100 anggota keluarga yang akan ikut terbang ke Medan. Acara resepsi sendiri akan dilakukan pada 26 November.
"Kita akan berangkat ke Medan tanggal 22 atau 23 November. Kami di sana sampai tanggal 26 November. Semuanya ikut kok, anak-anak juga," katanya.
Sebelum acara resepsi itu, keluarga Bobby juga akan menggelar acara adat yang berlangsung selama dua hari. Namun Gibran tak mengetahui seperti apa bentuk acaranya. Hanya saja dia kembali memastikan, adiknya tersebut akan dianugerahi marga sesuai marga ibu kandung Bobby.
Bobby Afif Nasution, anak bungsu dari tiga bersaudara, lahir di Medan Sumatera Utara pada 5 Juli 1991. Ia merupakan putra pasangan almarhum Erwin Nasution dan Ade Hanifah Siregar. Erwin diketahui pernah menjabat sebagai Dirut PT Perkebunan Nusantara IV.