Hujan Deras, Banjir dan Longsor Landa 11 Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya
Kecamatan yang mengalami bencana adalah longsor di Parungponteng, banjir di Bojongasih, longsor di Salopa, banjir di Cipatujah, longsor dan banjir di Sodonghilir, serta longsor di Jatiwaras. Longsor juga terjadi di Kecamatan Sukaraja, Bantarkalong, Gunungtanjung, Tanjungjaya, dan banjir di Karangnunggal.
Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Tasikmalaya sejak Minggu (11/10) malam. Akibatnya, 11 kecamatan terdampak banjir dan longsor.
"Saat ini BPBD masih melakukan penanganan di lokasi kejadian. Kita bagi beberapa tim untuk melakukan penanganan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Nuraedidin, Senin (12/10).
-
Kapan banjir dan longsor terjadi di Pesisir Selatan? Untuk diketahui 9 dari 19 Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat (Sumbar) terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan yang menguyur wilayah tersebut pada Kamis, (7/3).
-
Kapan tanah longsor terjadi di Banjar Dinas Ngis Kaler? Tanah longsor menimpa sebuah rumah di Banjar Dinas Ngis Kaler, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali, pada Jumat (7/7) pagi.
-
Kapan tebing tol di Bintaro longsor? Lurah Bintaro Riza Fauzi mengatakan, longsoran dinding pembatas tol setinggi enam meter tersebut terjadi pada pukul 13.25 WIB saat hujan deras mengguyur Jakarta.
-
Dimana banjir dan longsor terjadi di Pekalongan? Sepanjang hari Minggu (3/3), Desa Sidomulo, Kecamatan Lebakbarang, Pekalongan terus diguyur hujan deras. Akibatnya, banjir dan tanah longsor terjadi di beberapa titik.
-
Mengapa banjir dan longsor terjadi di Pesisir Selatan? Untuk diketahui 9 dari 19 Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat (Sumbar) terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan yang menguyur wilayah tersebut pada Kamis, (7/3).
-
Di mana saja lokasi yang terdampak banjir dan longsor di Pesisir Selatan? "Paling parah terjadi di Kecamatan XI Koto Tarusan, Kecamatan IV Jurai, Kecamatan Batang Kapas, Kecamatan Lengayang dan Kecamatan Sutera," tuturnya.
Data sementara yang dimilik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, akibat bencana yang terjadi satu orang warga Kecamatan Gunungtanjung meninggal dunia. Korban tertimbun longsor saat berada di dalam rumahnya. Longsor dan banjir di Kabupaten Tasikmalaya juga merusak sejumlah warga dan memutus sejumlah akses jalan.
"Kecamatan yang mengalami bencana adalah longsor di Parungponteng, banjir di Bojongasih, longsor di Salopa, banjir di Cipatujah, longsor dan banjir di Sodonghilir, serta longsor di Jatiwaras. Longsor juga terjadi di Kecamatan Sukaraja, Bantarkalong, Gunungtanjung, Tanjungjaya, dan banjir di Karangnunggal," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya, Atep Sumardi, mengatakan bahwa akses jalan yang sempat terputus akibat bencana, yang menghubungkan Tasikmalaya-Pangandaran via Salopa-Cikatomas kini sudah bisa dilalui kembali. Meskipun masih diberlakukan sistem buka tutup.
"Kita masih bersihkan agar tak licin, tapi nanti sora insya Allah bisa dilewati kendaraan normal," katanya.
Atep menjelaskan bahwa jalur Salopa-Cikatomas bukan satu-satunya jalan yang terputus akibat bencana di Kabupaten Tasikmalaya pada Senin. Setidaknya, terdapat lima titik jalan yang terputus, diantara titik lain di Kecamatan Salopa yang menghubungkan dengan Kecamatan Manonjaya.
"Untuk pembersihan material, kita fokuskan di sini (Salopa-Cikatomas). karena ini merupakan jalan utama. Jalan lainnya ada juga yang terkena longsor dan banjir," tutupnya.
(mdk/lia)